Belanjalah Kalau Mau Mental Anda Lebih Sehat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita berbelanja. aboutsamui.ru

    Ilustrasi wanita berbelanja. aboutsamui.ru

    TEMPO.CO, Los Angeles - Perasaan senang seusai Anda berbelanja mungkin bukan sekadar ilusi. Berbelanja justru baik bagi kepercayaan diri Anda. Sebuah riset menunjukkan bahwa membeli barang yang menarik dapat memperbaiki kepercayaan diri, membuka pikiran terhadap pilihan lain, bahkan cara pandang.

    Claudia Townsend, asisten dosen pemasaran di University of Miami School of Business, dan Sanjay Sood dari University of California, Los Angeles, meneliti perasaan pelanggan setelah membeli satu dari dua tipe lampu. Orang yang membeli lampu dengan tampilan estetika yang lebih menarik daripada orang yang membeli lampu dengan fungsi yang lebih baik dilaporkan mengalami peningkatan rasa percaya diri.

    Yang mengejutkan, dampak berbelanja pada kepribadian seseorang tidak berhenti di situ. Pelanggan yang membeli lampu yang berpenampilan menarik juga merasa lebih terbuka terhadap cara pandang lain, termasuk pendapat yang mengatakan bahwa mereka salah membeli barang itu. Peneliti mengatakan, keterbukaan ini sebagian besar dipengaruhi oleh peningkatan kepercayaan diri yang muncul ketika mereka membeli barang tersebut

    Dalam riset yang dipublikasikan di Journal of Consumer Research, Townsend mengatakan ahli ekonomi dan psikolog perilaku telah lama mengetahui bahwa orang cenderung terus mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tak pernah berhasil atau tetap mengerjakan sesuatu meski sulit. "Itu berarti mereka akan terus berinvestasi pada sesuatu kendatipun investasi awal itu tidak memberi efek yang sesuai dengan harapan mereka," katanya.

    Penelitian yang dikerjakan Townsend dan timnya memperlihatkan bagaimana membeli suatu benda yang menarik menyebabkan orang merasa dirinya lebih baik. "Efek afirmasi ini membebaskan mereka, menaikkan mereka secara mental, untuk menerima kekeliruan cara yang mereka lakukan," kata Townsend.

    "Hasilnya, mereka tak perlu lagi mempertahankan investasi awal mereka yang buruk dengan tambahan dana dan konsekuensinya membuat keputusan yang lebih baik."

    LIVE SCIENCE | JOURNAL OF CONSUMER RESEARCH | AMRI MAHBUB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.