Operasi Terbaru buat Si Pemalas Pakai Kacamata Baca

Reporter

mobilitysite.com

TEMPO.COJakarta - Kesulitan membaca tanpa alat bantu adalah hal yang lumrah buat mereka yang berusia di atas 40 tahun. Kacamata baca adalah kebutuhan penting buat orang-orang paruh baya. Namun perkembangan teknologi akan membuat kesulitan saat membaca itu teratasi.

Pengobatan terbaru itu diberi nama operasi KAMRA. Donna Glenn, 51 tahun, pasien yang pernah menjalani operasi dengan cara memberi lapisan seperti lensa kontak pada bola matanya, sangat puas dengan hasilnya. "Saya harus menggunakan kacamata baca untuk berbagai urusan dan sering meletakkan kacamata itu di tempat yang keliru," kata Glenn dalam acara bincang-bincang Good Morning America.

Adalah spesialis mata di TLC Laser Eye Center in Rockville, Maryland, Amerika Serikat, Andrew Holzman, yang melakukan operasi pada Glenn. Metode operasi yang dilakukan sang dokter sudah mendapat persetujuan dari badan obat-obatan dan makanan (semacam BPOM) di negerinya.

"Teknologi ini memang ditujukan bagi mereka yang memiliki masalah dengan penglihatan rabun dekat, yang dimulai pada usia 40-an, berlanjut hingga umur 50 dan 60-an. Operasi KAMRA ini menggunakan cakram seperti plastik kecil, berukuran sepertiga lensa kontak, dengan ketebalan seperempat rambut manusia, jadi ukurannya benar-benar kecil," ujar Holzman.

Cakram mungil itu diletakkan di kornea mata dengan cara implan. Cakram kecil tersebut akan melindungi mata dari sinar yang tak fokus dan hanya membuka jalan buat sinar yang fokus, sehingga penglihatan menjadi lebih jelas, baik jauh maupun dekat. Operasi implan ini hanya berlangsung 20 menit.

"Kami meminta pasien pulang, tidur, dan menggunakan obat tetes mata. Bila mereka tidak menyukainya, cakram tersebut bisa diperbaiki lagi," tutur Holzman.

Kelemahan dari operasi itu adalah tak bisa membuat mata normal lagi. Biayanya mencapai US$ 5.000 atau Rp 65 juta, dan bukan tipe pengobatan yang bisa di-cover asuransi atau dibiayai oleh tempat bekerja. Padahal, untuk sepasang kacamata baca yang diresepkan dokter saja, harganya tak lebih dari US$ 200.

PIPIT

Baca juga:
Pemerkosa Yuyun: Dibui 10 Tahun, Rok Jadi Bukti, Ini Mereka!

Inilah 5 Hal  yang Amat Mengerikan di Balik Tragedi Yuyun dan Feby






4 Cara Mencegah Kolesterol Naik

13 jam lalu

4 Cara Mencegah Kolesterol Naik

Salah satu cara mencegah kolesterol naik dengan menerapkan pola hidup sehat dan menghindari beberapa jenis makanan yang dapat memicu kadar kolesterol.


Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

8 hari lalu

Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

Anak yang tidak diberi imunisasi lengkap dan tepat waktu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatannya.


5 Manfaat Melihara Ikan Hias untuk Kesehatan

10 hari lalu

5 Manfaat Melihara Ikan Hias untuk Kesehatan

Tidak hanya enak dilihat, Ikan hias memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh.


6 Jenis Kecambah yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

14 hari lalu

6 Jenis Kecambah yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Selain enak dimakan, kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

14 hari lalu

5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

Selain enak dimakan, ternyata kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


Mengenal Manfaat Kesehatan Ekstrak Mimba

16 hari lalu

Mengenal Manfaat Kesehatan Ekstrak Mimba

Meski namanya masih asing buat orang Indonesia, sejak dulu tanaman mimba sudah dipercaya punya manfaat kesehatan yang luar biasa.


9 Manfaat Air Tebu bagi Kesehatan Tubuh

18 hari lalu

9 Manfaat Air Tebu bagi Kesehatan Tubuh

Air tebu mengandung natrium, kalium, kalsium, magnesium, dan zat besi yang baik untuk kesehatan tubuh.


Manfaat Gerak Lokomotor untuk Anak-Anak

18 hari lalu

Manfaat Gerak Lokomotor untuk Anak-Anak

Banyak manfaat gerak lokomotor untuk tumbuh dan berkembang anak-anak


Pakar Kesehatan: Senyawa BPA Berbahaya untuk Kemasan Pangan

29 hari lalu

Pakar Kesehatan: Senyawa BPA Berbahaya untuk Kemasan Pangan

Pakar kesehatan dan lingkungan dari Universitas Hasanuddin, menekankan kembali bahaya bahan kimia Bisphenol A (BPA) yang digunakan untuk campuran kemasan makanan dan minuman.


Inilah 4 Alasan Cukai Rokok Naik 10 Persen Menurut Sri Mulyani

33 hari lalu

Inilah 4 Alasan Cukai Rokok Naik 10 Persen Menurut Sri Mulyani

Tarif cukai rokok naik 10 persen disetujui Jokowi dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu. Alasannya, selain karena faktor kesehatan, juga untuk meningkatkan pendapatan negara.