Kiat Mengenalkan Menstruasi pada Anak Perempuan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu berbicara dengan putrinya. feminiya.com

    Ilustrasi ibu berbicara dengan putrinya. feminiya.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendidikan seks untuk anak harus dimulai sejak dini, Agar anak tidak mendapatkan informasi yang kurang tepat dari orang lain. Psikolog Rosemini mengungkapkan “Informasi utama dan pertama seharusnyalah dari orang tua. Jangan sampai anak tahu setelah mengalami sendiri, anak bisa salah tangkap. Di sini pentingnya komunikasi dengan anak."

    Membicarakan masalah pendidikan seks kepada anak memang gampang-gampang sulit. Budaya masyarakat Indonesia yang masih menganggap membahas masalah seks sebagai hal yang tabu tak pelak menimbulkan perasaan risi dan menakutkan.

    Padahal pendidikan seks, kata Romi, panggilan akrab Rosemini, tidak melulu berkaitan soal seks itu sendiri. "Tapi juga menyangkut soal anatomi, organ reproduksi, intercourse, dan perilaku seksual manusia."

    Karena itu, Romi menambahkan, pendidikan seks bisa dimulai sedini mungkin. "Sejak usia 18 bulan, yaitu dengan mengajarkan nama dan fungsi organ yang benar," katanya.

    Pendidikan seks yang benar dan jelas dapat mencegah anak remaja dari risiko negatif, seperti perilaku seksual sebelum waktunya, kehamilan di luar nikah, pelecehan seksual, dan penyakit menular seksual.

    Pengenalan pendidikan seks diberikan sesuai dengan tingkat kematangan anak. Sebelum masa puber, misalnya, sudah harus tahu nama asli dan fungsi organ reproduksinya, termasuk semua perubahan yang terjadi dalam tubuhnya.

    Pertimbangkan bahwa gizi yang baik pada anak-anak zaman sekarang membuat organ reproduksi sebagian anak cepat berkembang. Menstruasi bisa terjadi pada usia 9 – 15 tahun. Begitu pula mengalami mimpi basah pada anak lelaki padahal dia baru kelas II SD.

    Kalau si upik menanyakan masalah menstruasi, umpamanya, jelaskan dengan baik sebelum dia mengalami sendiri. "Jangan tinggalkan anak dengan tanda tanya besar, tanpa penjelasan langsung dari orang tuanya. Tapi cukup ceritakan hanya sebatas yang anak-anak tanyakan," Romi menegaskan.

    Idealnya anak diberikan pengetahuan tentang menstruasi ini sebelum anak mendapatkannya. Usia 8 tahun .

    Informasikan pada anak , jangan panik saat haid pertama datang. Bila ada darah keluar. Awalnya bercak lama kelamaan deras. Haid pertama biasanya bersamaan dengan mulai tumbuhnya payudara, rambut kemaluan, dan rambut ketiak.

     Jelaskan juga pada anak periode menstruasi dimulai, siklus panjang dan pendek, apa itu premenstrual syndrome (PMS) dan bagaimana cara mengatasinya.  Siapkan juga pembalut dan informasikan bagaimana cara pemakaiannya.

    KORAN TEMPO | PARENTING| DINA ANDRIANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.