Makanan yang Baik dan yang Harus Dihindari Setelah Usia 40  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi beras. TEMPO/Asrul Firga Utama

    Ilustrasi beras. TEMPO/Asrul Firga Utama

    TEMPO.COJakarta - Memasuki usia 40 tahun bukanlah sesuatu yang menakutkan. Namun perlu juga diingat bahwa di usia tersebut, gaya hidup juga harus diperbaiki. Terutama pilihlah makanan yang lebih sehat untuk menghindari penyakit yang biasanya menyerang mereka yang sudah berusia paruh baya, yakni jantung dan osteoporosis.

    Mengkonsumsi makanan yang tepat juga akan membuat tubuh selalu berenergi dan terasa lebih muda. Jenis makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi memasuki usia 40-an, dan apa yang harus dihindari?

    1. Karbohidrat
    Ucapkan selamat tinggal pada karbohidrat, atau setidaknya kurangi konsumsinya. Karbohidrat bisa memicu naiknya gula darah sehingga selalu menimbulkan rasa lapar dan lelah. Bila Anda terbiasa makan roti putih dari terigu, gantilah dengan roti gandum yang berwarna cokelat, serta gantilah beras putih dengan beras merah atau hitam.

    2. Produk susu berlemak
    Sebenarnya susu sangat dibutuhkan mereka yang berusia 40-an karena baik untuk kesehatan dan kaya kalsium yang baik untuk tulang sehat dan kuat. Yang menjadi masalah adalah lemak yang terkandung di dalamnya karena bisa menaikkan kadar kolesterol dalam darah yang bisa mengakibatkan penyakit jantung. Karena itu, gantilah produk tersebut dengan susu tanpa lemak dan gantilah yogurt manis dengan yang tanpa gula.

    3. Soda diet
    Hindari minuman bersoda walaupun itu soda diet karena mengandung asam yang tinggi serta bisa merusak enamel gigi dan membuatnya berlubang. Di usia 40-an, gigi makin banyak mengandung dentin, zat berwarna kuning di bawah enamel. Karena asam merusak enamel, gigi akan terlihat lebih kuning. Lupakan soda dan biasakan minum air putih.

    4. Sup yang mengandung banyak sodium
    Sodium banyak terdapat dalam garam serta bisa menghilangkan kalsium dari jaringan tulang dan meningkatkan risiko terserang osteoporosis. Akibat lainnya adalah naiknya tekanan darah. Sodium juga bisa membuat kita terlihat lelah, menyebabkan kembung, dan membuat kulit dehidrasi sehingga terlihat lebih tua. Tambahkan lebih banyak bumbu atau herbal untuk menggantikan garam dan membuat sup tetap lezat.

    5. Margarin
    Margarin dipilih karena dianggap lebih sehat dari mentega. Namun tetap saja margarin mengandung lemak trans yang bisa meningkatkan kadar kolesterol dan meninggikan risiko terkena serangan jantung. Gantilah margarin dengan mentega kelapa yang bisa dibeli di toko makanan sehat dan memasak atau menggoreng dengan minyak kelapa. 

    6. Daging olahan
    Lupakan makanan dari daging olahan seperti sosis atau peperoni karena mengandung sodium tinggi dan lemak jenuh yang bisa menghambat pembuluh darah. Daging olahan juga mengandung nitrat yang bisa membuat kulit dehidrasi dan terlihat lebih tua dan lelah. Sudah saatnya kini mengkonsumsi ayam, kalkun, tuna, dan salmon yang juga kaya protein seperti daging olahan tapi minus sodium dan lemak trans.

    EHOW | PIPIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.