Tak Ingin Wajah Keriput? Ada 6 Rahasia Mencegahnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tidur miring. Shutterstock.com

    Ilustrasi tidur miring. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Keriput di wajah biasanya lebih cepat muncul di garis senyum. Di area sekitar wajah yang tertarik saat Anda tersenyum, di situlah biasanya keriput halus lebih cepat muncul.

    Namun posisi tidur juga turut andil menimbulkan keriput halus. Tidur dalam posisi tertentu yang sama setiap malam membuat "garis tidur" lama-lama tidak memudar setelah Anda bangun.

    Biasanya, keriput muncul di pipi dan dagu. Bagi yang senang tidur tertelungkup, kerutan lebih sering muncul di dahi.

    "Karenanya, memilih bantal dan sarung bantal yang lembut sangat penting," kata pakar kesehatan kulit asal New York, Debra Jaliman. Menurut dia, sarung bantal dari kain satin atau sutera adalah yang terbaik. Bantal juga sebaiknya terbuat dari busa yang halus.

    Namun, ia mengingatkan, posisi tidur bukan satu-satunya penyebab keriput di wajah. Ada banyak faktor yang mempengaruhi, termasuk paparan sinar matahari dan kurangnya asupan makanan tertentu. Berikut ini beberapa kebiasaan baik yang akan menunda datangnya keriput di wajah.

    1. Perbanyak konsumsi ikan
    Ikan merupakan sumber protein dan lemak omega 3, nutrisi penting yang dibutuhkan kulit. Para ahli mengatakan asam lemak esensial memberi nutrisi pada kulit agar tetap kenyal dan segar serta membantu meminimalkan keriput.

    2. Jika perlu, pakai kaca mata
    Membuat ekspresi yang sama secara berulang--seperti menyipitkan mata karena silau atau membaca--membuat otot wajah bekerja keras. Akhirnya, terbentuk alur di bawah permukaan kulit dan menjadi kerutan. Karena itu, kenakan kacamata jika dibutuhkan, seperti kacamata hitam saat beraktivitas di luar rumah dan kacamata baca jika Anda membutuhkannya.

    3.Gunakan produk mengandung Alpha-hydroxy Acids (AHA)
    Asam alami mengangkat lapisan atas sel-sel kulit mati, meringkas pori-pori, garis-garis halus, dan kerutan, terutama di sekitar mata. Bentuk kuat dari AHA dapat membantu meningkatkan produksi kolagen. Namun menggunakan AHA dapat membuat kulit Anda lebih sensitif terhadap matahari. Jadi memakai banyak tabir surya setiap hari adalah jalan keluarnya.

    4. Jangan mencuci wajah secara berlebihan
    Air dan sabun bisa mengurangi kelembaban dan minyak alami yang melindungi kulit dari keriput. Jangan mencuci wajah Anda terlalu sering. Gunakan sabun wajah yang mengandung pelembab.

    5. Konsumsi kedelai
    Kedelai dapat memperbaiki penampilan kulit Anda dan melindunginya. Studi menunjukkan, kedelai dapat membantu melindungi atau bahkan menyembuhkan beberapa kerusakan kulit akibat matahari. Kedelai juga memperbaiki struktur dan kekencangan kulit serta membuat warna kulit berseri-seri.

    6. Ganti kopi dengan cokelat
    Dalam satu studi, peneliti menemukan kakao dengan dua antioksidan tingkat tinggi, epicatechin dan catechin, mampu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Selain itu, meningkatkan aliran darah ke sel-sel kulit membantu hidrasi kulit serta membuatnya tampak bercahaya dan lembut. 

    INDAH P | HUFFINGTON POST

    Baca juga:
    Telat, Jemaah Emosi, Ustad Solmed Sudah Terima Rp 25 Juta?

    Rupanya Jupe Asyik Lakukan Ini Saat Mobilnya Disundul Truk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.