Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Makan Air Lebih Baik daripada Minum Air

image-gnews
TEMPO/Prima Mulia
TEMPO/Prima Mulia
Iklan

TEMPO.COJakarta - Benarkah banyak minum air putih, terutama sebelum makan, bisa membantu menjaga atau menurunkan berat badan? Ada penelitian yang menyebutkan minum setengah liter air sebelum makan bisa membantu menurunkan berat badan karena setidaknya bisa mengurangi asupan hingga 40 kalori. 

Minum banyak air sebelum makan dipercaya bisa membuat perut terasa lebih kenyang sehingga porsi makanan pun bisa berkurang. Bahkan penelitian sebelumnya menyebutkan mereka yang minum cukup banyak air sebelum makan mengkonsumsi 200 kalori lebih sedikit dari mereka yang tidak minum dulu.

Namun, belakangan, juga muncul perdebatan soal mana yang lebih baik saat makan dengan munculnya pendapat bahwa mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak air lebih baik daripada hanya meminum air. Banyak minum air membuat vitamin dan mineral sekadar "numpang lewat" di tubuh karena tak lama kemudian langsung dikeluarkan lewat urine.

Hal itu tidak akan terjadi bila air itu "dimakan", bukan diminum. Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak air, seperti mentimun dan selada, membuat kebutuhan tubuh akan air tetap terpenuhi seraya vitamin dan mineral dari makanan tak cepat terbuang, melainkan disalurkan ke sel-sel tubuh.

"Hidrasi yang sehat adalah berapa banyaknya air yang terkandung dalam tubuh, bukan air yang diminum dan sekadar numpang lewat," ucap Howard Murad, profesor bidang kedokteran di Universitas California, Los Angeles, Amerika Serikat, yang juga penulis buku The Water Secret.

"Ketika kita mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak air, tubuh menyerap air dengan perlahan karena air itu terperangkap di dalam struktur makanan," katanya. Penyerapan secara perlahan itu berarti air di dalam makanan akan tinggal lebih lama di tubuh dan memberi lebih banyak manfaat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Rata-rata, dalam sehari, seperempat air yang ada di dalam tubuh berasal dari makanan. Hampir semua makanan sebenarnya mengandung air. Bahkan sepotong roti pun mengandung air, meski hanya 33 persen.

Faktanya, hasil penelitian menunjukkan buah dan sayuran bisa menghidrasi tubuh lebih banyak dibanding segelas air. Sebuah penelitian di Fakultas Kedokteran Universitas Aberdeen, Skotlandia, menyatakan gula alami, protein, garam mineral, dan vitamin dalam buah dan sayuran adalah suplemen dan pengganti nutrisi yang terbuang saat berolahraga.

DAILYMAIL l PIPIT

Berita lainnya:
5 Tanda Anda Sakit
7 Makanan yang Baik buat Meningkatkan Fungsi Otak
Begini Cara yang Benar Membersihkan Bulu Tersembunyi

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


7 Manfaat Makan Buah Semangka bagi Kesehatan Tubuh

3 hari lalu

Ilustrasi Semangka
7 Manfaat Makan Buah Semangka bagi Kesehatan Tubuh

Semangka menjadi buah yang pas sebagai pilihan di bulan Ramadhan. Pada kondisi tubuh yang mengalami dehidrasi, buah ini menjaga kesehatan dan keseimbangan nutrisi.


Benarkah Kolesterol Tinggi Bisa Menimbulkan Rasa lelah?

5 hari lalu

Ilustrasi kolesterol. Shutterstock
Benarkah Kolesterol Tinggi Bisa Menimbulkan Rasa lelah?

Tingginya tingkat kolesterol biasanya dibarengi dengan gejala yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya.


5 Manfaat Minum Air Kelapa Hijau saat Berbuka Puasa

9 hari lalu

Ilustrasi kelapa muda (Pixabay.com)
5 Manfaat Minum Air Kelapa Hijau saat Berbuka Puasa

Tidak hanya segar, air kelapa hijau juga memiliki sejumlah manfaat yang signifikan bagi kesehatan tubuh.


6 Bahaya Konsumsi Santan secara Berlebihan

10 hari lalu

Ilustrasi santan kelapa. shutterstock.com
6 Bahaya Konsumsi Santan secara Berlebihan

Penting untuk menyadari bahwa santan juga memiliki sejumlah bahaya yang perlu diwaspadai, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.


Penelitian Menunjukkan: Banyak Penyakit yang Bisa Timbul karena Kurang Tidur

12 hari lalu

Ilustrasi tidur. Pixabay
Penelitian Menunjukkan: Banyak Penyakit yang Bisa Timbul karena Kurang Tidur

Kekurangan waktu tidur akan menyebabkan tubuh seseorang mengalami beberapa masalah. Apa saja?


5 Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula bagi Tubuh

13 hari lalu

Ilustrasi gula di dalam wadah. Foto: Freepik.com
5 Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula bagi Tubuh

Mengurangi konsumsi gula dapat memberikan dampak yang baik untuk tubuh. Apa saja?


Ketahui Suhu AC untuk Bayi yang Ideal Berdasarkan Usianya

16 hari lalu

Suhu AC untuk bayi perlu disesuaikan sesuai dengan usianya. Hal ini agar suhu tidak terlalu dingin atau panas. Berikut ini informasinya. Foto: Canva
Ketahui Suhu AC untuk Bayi yang Ideal Berdasarkan Usianya

Suhu AC untuk bayi perlu disesuaikan sesuai dengan usianya. Hal ini agar suhu tidak terlalu dingin atau panas. Berikut ini informasinya.


5 Manfaat Makan Pepaya

16 hari lalu

Ilustrasi buah pepaya. Unsplash.com/Pranjall Kumar
5 Manfaat Makan Pepaya

Pepaya mengandung berbagai nutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan. Apa saja?


Bolehkah Makan Gorengan Saat Berbuka Puasa? Ini Penjelasannya

16 hari lalu

Bolehkah makan gorengan saat berbuka puasa? Jawabannya adalah boleh, namun tetap mempertimbangkan asupannya. Ini penjelasan lengkapnya. Foto: Canva
Bolehkah Makan Gorengan Saat Berbuka Puasa? Ini Penjelasannya

Bolehkah makan gorengan saat berbuka puasa? Jawabannya adalah boleh, namun tetap mempertimbangkan asupannya. Ini penjelasan lengkapnya.


Benarkah Olahraga Berlebihan Bisa Menyebabkan Disfungsi Ereksi?

21 hari lalu

ilustrasi olahraga treadmill (pixabay.com)
Benarkah Olahraga Berlebihan Bisa Menyebabkan Disfungsi Ereksi?

Meski dapat meningkatkan risiko kesehatan tertentu, namun olahraga berlebihan tidak menyebabkan impoten atau disfungsi ereksi (DE).