Normalkah Durasi Bercinta Anda?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi seks. queen.gr

    Ilustrasi seks. queen.gr

    TEMPO.CO, Jakarta - Membanjirnya informasi tentang banyak hal termasuk hubungan suami istri kerap membuat banyak pasangan bertanya-tanya tentang 'kenormalan' hubungan mereka berdua. Termasuk di dalamnya adalah tentang lamanya waktu bercinta.

    Padahal menurut Brendan Zietsch, seorang psikolog dari University of Queensland, kondisi masing-masing orang berbeda, begitu juga standar 'normal' untuk masing-masing orang. "Bercinta adalah hal yang sangat subjektif, sangat tidak konsisten, dan sering benar-benar tidak masuk akal," katanya.

    Berbagai survei yang dilakukan tentang durasi bercinta juga menghasilkan angka yang berbeda pada tiap-tiap pasangan. Studi terbaru yang diikuti 500 pasangan dari Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Spanyol, dan Turki, pada laki-laki di atas usia 18 tahun setidaknya menjelaskan tentang hal ini.

    Jika durasi bercinta dihitung mulai dari penetrasi hingga mencapai klimaks, maka masing-masing responden menyebut waktu antara 33 detik hingga 44 menit. Dari studi itu, durasi bercinta rata-rata adalah sekitar lima menit.

    ADVERTISEMENT

    Zietsch juga mengidentifikasi beberapa hal menarik lainnya tentang "seks yang normal," seperti fakta bahwa apakah yang bersangkutan disunat atau tidak, atau apakah memakai kondom atau tidak. Makin tua usia pasangan, katanya, durasi juga makin berkurang.

    "Jadi konsep 'seks yang normal' itu definisinya cukup luas dan apa yang Anda lakukan dengan pasangan Anda sudah benar, sepanjang Anda berdua menikmatinya dan puas berapapun waktunya," katanya.

    INDAH P | THE LOOP

    Berita lainnya:
    Cara Aman Memasak di Dapur
    Bekerja Freelance Memang Tidak Stres, tapi...
    Cantik Itu Tak Harus Putih, yang Penting...

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.