Tip Mira Lesmana Lahirkan Ide Kreatif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mira Lesmana produser film berpose dengan teaser film AADC kedua di rumah produksi film Miles Productions di Jakarta, 11 Februari 2016.  TEMPO/Nurdiansah

    Mira Lesmana produser film berpose dengan teaser film AADC kedua di rumah produksi film Miles Productions di Jakarta, 11 Februari 2016. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Ada Apa Dengan Cinta? 2 atau AADC 2 meraih sukses dengan jumlah penonton tembus 700 ribu orang di hari ketiga penayangannya. Bagaimana tangan dingin Mira Lesmana melahirkan alur cerita anak muda dengan usia yang tak lagi muda?

    Dalam penggarapan AADC 2, Mira Lesmana bertindak sebagai penulis cerita, skenario, dan produser. Soal ide cerita, istri aktor senior Mathias Muchus itu mengaku tidak menemui kesulitan, meski kini umurnya sudah 51 tahun.

    Menurut Mira Lesmana, semakin berumur, orang semakin memiliki banyak pengalaman. Jika berbicara soal anak, orang hanya perlu mengingat kembali masa kanak-kanaknya. Demikian pula jika ingin berbicara masa remaja atau masa muda di kampus.

    Berita terkait:
    Begini Cerita Awal Dibuatnya AADC 2
    Ternyata Ini Alasan AADC 2 Diputar Perdana di Yogyakarta
    Ini Puisi Lengkap yang Dibacakan Rangga di AADC 2 

    Video terkait: Pertahanan Mira Lesmana

    Selanjutnya, cara membuat sebuah cerita menjadi kekinian ialah banyak berinteraksi dengan perkembangan zaman. Menurut dia, sulit jika pekerja kreatif tidak lagi berinteraksi dengan buku-buku, film, dan musik terbaru. Hal itu yang mungkin menjadi kendala. Sebab, pekerja kreatif akan berhenti pada masa tertentu. "Selama terus membaca, seseorang akan semakin kaya," kata Mira Lesmana.

    Ketika memasuki proses penggarapan naskah, Miles banyak berinteraksi dengan sutradara, co-writer, dan para aktor dan aktris. Bagi dia, menulis skenario adalah menulis ulang, memperdalam, dan menyajikan masukan yang telah diberikan. Lalu apakah cerita Cinta dan Rangga juga tidak jauh dari masa mudanya?

    "Tentu saja. Saya mulai dari hal-hal yang ada di sekitar kita agar orang merasa hadir di dalamnya," ucapnya.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Ada 2 Juta Buku di The Big Bad Wolf Book Sale 
    Dituding GP Ansor Anti-Pancasila, HTI: Kami Cinta NKRI
    Ahok: Pejabat Mau Mundur, Terima Kasih, Mungkin Sudah Kaya

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.