Rahasia Cantik dari Buah dan Sayur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memeriksa sayur dan buah di pusat perbelanjaan Hypermart Mal Panakukang, Makassar, Sulsel, Senin (23/7). ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memeriksa sayur dan buah di pusat perbelanjaan Hypermart Mal Panakukang, Makassar, Sulsel, Senin (23/7). ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    TEMPO.CO, Jakarta - Mentimun, jeruk, apel, alpukat, kacang kedelai, biji wijen adalah sederet buah dan sayur. Peran mereka sangat perkasa dalam merawat dan memperindah kulit manusia. Kandungan alami sejumlah buah, sayur-sayuran, biji-bijian, madu, dan “sayur” laut (rumput laut) dipercaya memiliki khasiat hebat bagi kulit. Bahan alami di dalamnya mampu mengurangi dampak negatif radikal bebas terhadap sel tubuh, misalnya penuaan dini atau kulit keriput.

    Kandungan air di dalam buah dan sayur bisa memberikan kelembapan. Antioksidannya amat luas, dari vitamin C (dalam jeruk, kiwi, atau stroberi) hingga vitamin E (minyak inti biji gandum, minyak zaitun, dan kacang-kacangan). Anti-radikal-bebas juga terdapat pada unsur beta-karoten dalam wortel, tomat, sayuran hijau, serta kandungan selenium pada biji-bijian utuh dan seng (makanan laut).

    Kalau Anda merasa sudah cukup memasukkan makanan ke dalam perut tapi stok sayuran dan buah-buahan masih menumpuk di kulkas, silakan dipakai untuk anggota tubuh lain yang juga amat penting, kulit. Kontak langsung makanan dengan kulit memberikan multiefek positif.

    Baca juga:

    Ingin Sehat? Batasi Konsumsi Kafein

    Cara Mudah Hilangkan Tumit Retak

    Sejak sebelum zaman Mesir kuno, perempuan telah memanfaatkan bahan-bahan makanan untuk kecantikan kulit, dari masker minyak zaitun sampai ritual mandi susu dan tumbukan kacang-kacangan. Tak semua resep tradisional terbukti secara ilmiah.

    Tapi sejumlah penelitian modern justru memperkuat alasan menggunakan bahan makanan untuk kecantikan, bahkan pengobatan. Stroberi yang biasa kita makan adalah satu contoh. Buah ini merupakan tumbuhan obat-obatan karena sarat vitamin C dan memiliki kandungan antioksidan tinggi.

    Anggur kaya kandungan mineral, kalsium, potasium, magnesium, vitamin B kompleks, serta senyawa flavonoid (pembentuk zat warna merah, ungu, biru, dan kuning yang ditemukan dalam tumbuhan).

    Semua jenis anggur bisa digunakan untuk losion kulit. Caranya, hancurkan, saring, dan oleskan cairannya ke wajah, lalu bilas dengan air mawar. Cairan ini bisa digunakan setiap hari untuk berbagai jenis kulit. Jeruk atau lemon yang kaya vitamin C cocok untuk kulit, terutama yang berminyak. Bisa dicampur dengan putih telur atau madu agar kulit yang mengendur kembali kencang setelah diolesi campuran tersebut.

    Baca juga:

    Ingin Tubuh Bugar Seperti Pippa Middleton, Ini Rahasianya
    Kayu Manis Tak Hanya Turunkan Gula Darah, Ada 6 Manfaat Lain

    Madu berkhasiat sebagai antioksidan dan antibakteri, seperti antiseptik dalam kandungan daun teh. Peneliti Rosa Ana Perez dari Instituto Madrileno de Investigacion Desarrolo Rurakm Agrarui Alimentario di Madrid, Spanyol, menyebutkan madu mampu melawan bakteri dan memiliki kandungan antioksidan tinggi.

    Salah satu bahan yang amat populer dalam kecantikan tradisional Indonesia adalah beras putih tumbuk. Bahan ini mampu melembutkan dan menghaluskan kulit. Cara ini terbukti turun-temurun.

    Di Jepang, tepung beras tumbuk menjadi salah satu rahasia kecantikan selama berabad-abad. Para wanita di Korea menumbuk halus beras putih yang dicampur buah apel dan daun teh. Tujuannya mendapatkan kulit halus dan cerah alami serta mengecilkan pori-pori.  

    Umumnya buah-buahan, rumput laut, daun teh, dan sayuran dipakai untuk masker wajah. Industri kosmetik kemudian meramu bahan alami ini menjadi lebih bervariasi dalam bentuk krim, pelembap, dan produk perawatan kulit lain.

    MAJALAH TEMPO

    Berita lainnya:

    Ponsel Terkecil di Dunia Ini Disukai Para Napi

    Siarkan Gambar Nabi Muhammad, Begini Nasib Jurnalis Ini
    Pria Suriah Jual Kitab Taurat Berusia 600 Tahun, Harganya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.