Anak Itu Unik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak bermain. Shutterstock.com

    Ilustrasi anak bermain. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang tua perlu mengobservasi kondisi anak mereka karena setiap anak itu unik. Orang tua adalah psikolog terbaik bagi anak. Sebab itu, mengenali karakter buah hati sangatlah penting.

    Psikolog Pendidikan dari Universitas Indonesia, Lucia RM Royanto mengatakan anak usia 7 sampai 12 tahun berada dalam masa eksplorasi. “Keinginan dan gerakan mereka berlimpah,” kata Lucia di Jakarta beberapa waktu lalu. Mereka ingin beraktivitas dan mencoba mengeksplorasi kemampuannya. Pada usia ini, anak memiliki potensi yang luar biasa baik secara kognitif, sosial, emosional maupun fisik.

    Lucia menambahkan pada tahap ini, sebagian besar anak dibesarkan dengan pola asuh yang tradisional, kekhawatiran untuk beradaptasi di dunia modern dan fokus pada pencapaian akademis. Pola asuh yang seperti ini bisa jadi membatasi keinginan dan kebutuhan anak untuk bereksplorasi. Padahal, Lucia menambahkan, kemampuan seorang anak untuk berkembang akan membawa mereka ke berbagai pengalaman sebagai dasar yang kuat untuk mengetahui minat dan bakat mereka.

    Asuhan dan bimbingan orang tua berperan bagi anak untuk mengetahui minat dan bakat mereka. Lucia mengingatkan, di sini seringkali orang tua melakukan tindakan bodoh. Misalnya menilai anak dari pencapaian akademik dan anak dipaksa mengikuti berbagai kegiatan atau les yang tidak sesuai minatnya. Orang tua, Lucia melanjutkan, semestinya mendorong anak untuk bergerak, memperkuat kemampuan berpikir, dan membekali mereka dengan kepercayaan diri.

    Berikut beberapa kegiatan yang dapat digunakan untuk mengetahui potensi anak:

    - Verbal Linguistik
    Story telling, menulis laporan perjalanan , membuat cerita pendek, menulis puisi

    - Logika Matematika
    Melatih hitungan, membuat program komputer, berpikir sebab-akibat

    - Visual spasial
    Fotografi, melukis, disain grafis, manga

    - Kinestetik
    Menari, olah raga dan kegiatan fisik lainnya

    - Interpersonal
    Sertakan anak dalam kegiatan organisasi, diskusi, debat opini

    - Intrapersonal
    Membuat jurnal, menulis diary, dan refleksi

    - Musikal
    Bermain alat musik, menyanyi, mengarang lagu

    - Naturalistik
    Memelihara binatang dan mengoleksi benda alam

    - Spiritual
    Melakukan kegiatan social

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:

    Cara Terbaik Merawat Pakaian

    Mau Cupcake Bouquette? Begini Resepnya
    Ini Kesalahan Umum Orang Indonesia soal Popok Bayi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.