Pilih-pilih Daging

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi daging sapi. TEMPO/Imam Sukamto

    Ilustrasi daging sapi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernah 'tersesat' di lorong daging di pasar modern atau supermarket tanpa tahu cara memilih daging yang tepat? Selamat, Anda tidak sendiri. Banyak orang yang merasa -- walau sudah berkali-kali berbelanja -- selalu membeli daging yang salah. Terlalu alot, sudah tidak segar, atau bahkan salah jenis.

    Bagaimana untuk mengetahui daging yang akan kita beli benar-benar berkualitas baik? Tentu saja, cara terbaik adalah dengan membeli dari tukang daging yang baik. Mereka yang berpengalaman akan menjual yang terbaik bagi pelanggannya.

    Tukang daging yang terampil akan tahu bagian sapi mana untuk keperluan apa. Biasanya, dia akan bertanya kepada kita untuk keperluan apa daging yang akan dibeli: oseng-oseng, rendang, steak, atau sop. Dengan alat khusus, dia akan memotong daging dengan rapi di bagian yang sesuai dengan keperluan kita.

    Namun jika kesulitan menemukan tukang daging yang baik, maka perhatikan dengan seksama hal-hal berikut:

    Warna
    Warna dapat bervariasi tergantung pada varietas hewan yang dipotong. Tetapi secara umum, daging yang segar harus berwarna cerah dan tidak kusam. Lupakan walaupun murah jika warna daging cenderung gelap. Menurut Jamie Purviance, penulis Weber's Way to Grill, "Daging harus memiliki warna merah muda yang segar, tulang harus putih terang, dan gumpalan  lemak putih harus merata."

    Hindari warna coklat keunguan atau gelap, yang berarti daging sudah lama dipotong atau berasal dari hewan yang terlalu tua, sehingga akan alot saat dimasak. Tanda-tanda daging yang kurang segar adalah tulang gelap dan lemak menguning, kata Purviance.

    Tekstur
    Lihatlah arah serat otot dan tekanlah. Jika serat rusak, sangat longgar, atau tidak rata, hal ini bisa menjadi tanda dari penanganan yang buruk atau daging berkualitas rendah.

    Waspadai harga diskon
    Jangan tergiur melihat daging dengan harga murah. Secara teknis mungkin lebih murah, tetapi Anda bisa jadi mendapatkan produk yang lebih rendah. Misalnya, pemotongan yang serampangan, daging sudah di ambang kadaluwarsa, atau lebih sial lagi, daging dicampur dengan jenis lain yang lebih murah harganya.

    Pilih yang berada dalam kemasan
    Usahakan untuk membeli daging tidak di tempat terbuka atau pilih daging yang berada dalam kemasan. "Daging akan  kehilangan kelembaban dan rasa begitu terpapar udara untuk jangka waktu yang lama," kata Ray Venezia dari Fairway Market di New York City.

    INDAH P | DAILY MEAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.