Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jangan Nikahi Laki-laki dengan 10 Ciri Berikut

image-gnews
FPC.  Jodohku, Datanglah. Shutterstock
FPC. Jodohku, Datanglah. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pernikahan adalah fitrah manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Dan sebuah pernikahan merupakan hasil komitmen antara dua orang. Bagi perempuan, sangat dianjurkan untuk memilih laki-laki yang tepat sebagai pasangan hidup. Berikut 10 ciri laki-laki yang perlu dijauhi, bahkan jangan dinikahi melansir dari Medium:

1. Laki-laki yang tidak stabil secara finansial

Sebelum memutuskan untuk menikah, perlu untuk melihat bagaimana laki-laki ketika mengurus keuangan mereka. Membicarakan tentang keuangan sebelum menikah adalah hal yang penting karena terkadang masalah keuangan adalah penyebab utama perselisihan dalam pernikahan.

2. Anak Mami

Memang penting mencari laki-laki yang menyayangi ibunya, namun hindari laki-lai yang manja dan selalu memuja ibunya. Karena laki-laki seperti ini biasanya masih dikendalikan oleh sang ibu, sehingga ia tidak akan konsisten dengan keputusannya dan akan selalu berkonsultasi dengan ibunya.

3. Pria Manipulatif

Tidak butuh alasan untuk menghindari pria yang manipulatif, baik dalam tindakan, perasaan, dan perilaku hanya untuk keuntungan mereka dan merugikan orang lain.

4. Suka kekerasan

Baca : 3 Kiat Menemukan Pasangan Hidup yang Tepat 

Laki-laki yang suka melakukan kekerasan pasti akan berujung pada Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) jika terus melanjutkan hubungan dengan mereka.

5. Laki-laki yang terobsesi dengan pekerjaan

Memilih laki-laki yang rajin bekerja memanglah bagus. Namun terlalu berambisi dengan pekerjaan sampai menjadikan pekerjaan sebagai tujuan utama hidupnya tidaklah baik. Memang Kamu akan menikmati keamanan finansial setelah menikah, namun tidak dengan kenyamanan dalam rumah tangga.

6. Laki-laki narsistik

Sifat narsistik adalah sifat yang sangat membanggakan dirinya dengan rasa kekaguman yang mendalam. Pria dengan sifat ini hanya akan mementingkan dirinya sendiri dan akan menghujani Kamu dengan banyak hadiah agar Kamu tunduk dengannya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

7. Laki-laki pelit dan egois

Dalam sebuah pernikahan tentunya suami dan istri harus saling berbagi dan menghargai. Laki-laki yang pelit dan memiliki ego yang tinggi hanya akan membuat Kamu frustasi setelah menikah.

8. Playboy

Hindari laki-laki yang selalu tidak pernah puas dan selalu ingin mencari sensasi baru. Jangan cepat percaya hanya dengan kata-kata, karena laki-laki seperti ini bisa berkemungkinan berburu wanita lain dan berselingkuh dari Kamu ketika sudah mulai bosan.

9. Overprorektif

Pada dasarnya pria selalu ingin melindungi wanita yang dicintainya, namun terlalu jika melindungi bahkan sampai mengontrol kehidupan Kamu bahkan sampai mengintimidasi, akan lebih baik untuk tidak menikahinya.

10. Laki-laki yang fobia komitmen

Melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius adalah komitmen, namun jika dari awal saja ia enggan membuat komitmen, maka lebih baik untuk menyelesaikan hubungan dengannya.

Itulah 10 ciri laki-laki yang harus dihindari. Kita tidak bisa merubah seseorang, maka akan lebih baik untuk menghindari dan lebih selektif apalagi untuk mencari pasangan hidup

FANI RAMADHANI 

Baca : Bosan Sendiri, Simak Kiat Dapatkan Pasangan Hidup

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


OJK Cabut Izin Koperasi LKMA PUAP Mugi Rahayu, Minta Pengurus Bentuk Tim Likuidasi

1 hari lalu

Petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.)
OJK Cabut Izin Koperasi LKMA PUAP Mugi Rahayu, Minta Pengurus Bentuk Tim Likuidasi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan Mugi Rahayu (Koperasi LKMA PUAP Mugi Rahayu).


Panduan Memilih Tabungan Anak yang Tepat dan Menguntungkan

1 hari lalu

Pegawai bank memperkenalkan uang kepada siswa TK/Playgroup Khalifah Makassar dalam kunjungan ke Bank BNI Syariah, Makassar, 28 April 2016. Program menabung bagi anak ini memanfaatkan program tabungan khusus anak-anak. TEMPO/Fahmi Ali
Panduan Memilih Tabungan Anak yang Tepat dan Menguntungkan

Memilih tabungan anak yang tepat merupakan langkah penting dalam membantu anak memulai perjalanan mereka mengelola keuangan secara mandiri.


OJK Serukan Pembangunan Tatanan Multilateral yang Adil

5 hari lalu

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar. Tempo/Tony Hartawan
OJK Serukan Pembangunan Tatanan Multilateral yang Adil

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menyebut Indonesia terus menyerukan pentingnya membangun tatanan multilateral yang adil.


Dukung Ekosistem Industri Inklusif, OJK Optimalisasi Inovasi Sektor Keuangan

5 hari lalu

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi. Tempo/Yohanes Maharso Joharsoyo
Dukung Ekosistem Industri Inklusif, OJK Optimalisasi Inovasi Sektor Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan optimalkan inovasi teknologi sektor keuangan untuk dukung ekosistem industri inklusif.


5 Tips dari Enzy Storia Kelola Keuangan untuk Capai Impian Finansial

6 hari lalu

Enzy Storia/Wondr
5 Tips dari Enzy Storia Kelola Keuangan untuk Capai Impian Finansial

Di era digital ini, mengelola keuangan secara terencana menjadi semakin penting. Simak 5 tips aktris Enzy Storia mengelola keuangan


BI Catat Rp 8,34 Triliun Modal Asing Masuk RI di Pekan Pertama Juli

7 hari lalu

Karyawan melintas di area perkantoran Bank Indonesia, Jakarta, Selasa, 31 Mei 2022. Bank Indonesia (BI) mengakui, tingkat inflasi pada tahun 2022 akan berada di atas batas atas kisaran sasaran BI yang sebesar 4 persen year on year (yoy). TEMPO/Tony Hartawan
BI Catat Rp 8,34 Triliun Modal Asing Masuk RI di Pekan Pertama Juli

BI mencatat aliran modal asing yang masuk ke Indonesia pada pekan pertama Juli 2024 mencapai Rp 8,34 triliun.


Tingkat Literasi Keuangan Perempuan Lampaui Laki-laki

18 hari lalu

Ilustrasi pasangan merencanakan keuangan. Freepik.com/tirachardz
Tingkat Literasi Keuangan Perempuan Lampaui Laki-laki

OJK melaporkan tingkat literasi keuangan kelompok perempuan untuk pertama kalinya melampaui laki-laki.


Bos OJK Beberkan Tiga Anak Haram Keuangan: Pinjol Ilegal, Investasi Bodong, Judi Online

18 hari lalu

Tangkapan virtual Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Agustus 2023, di Jakarta, Selasa 5 September 2023. ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas
Bos OJK Beberkan Tiga Anak Haram Keuangan: Pinjol Ilegal, Investasi Bodong, Judi Online

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyebut ada sejumlah kerugian yang diakibatkan dari adanya digitalisasi keuangan


Benarkah Perempuan Lebih Mudah Kedinginan Dibanding Laki-laki?

19 hari lalu

Ilustrasi kedinginan. Shutterstock
Benarkah Perempuan Lebih Mudah Kedinginan Dibanding Laki-laki?

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dan laki-laki bereaksi terhadap perubahan suhu dengan cara yang sama.


Mengapa Pria Lebih Rentan Mengalami Buta Warna?

20 hari lalu

Seorang siswi sedang menjalani tes buta warna pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMK Negeri 6 Yogyakarta, 1 Juli 2015. Meski tak banyak berubah, Dinas Pendidikan tahun ini menerapkan kebijakan cukup ketat terhadap calon peserta didik. TEMPO/Pius Erlangga
Mengapa Pria Lebih Rentan Mengalami Buta Warna?

Karena diturunkan pada kromosom X, buta warna lebih sering terjadi pada pria.