Benarkah Pil KB Menyebabkan Kenaikan Berat Badan?

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi wanita memegang pil KB. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak mitos tentang pil KB atau metode konterasepsi dengan pil yang dipercaya masyakarat. Salah satu yang populer adalah metode pencegah kehamilan ini bisa menyebabkan kenaikan berat badan. 

Menurut beberapa penelitian tentang hal ini, kenaikan berat badan bisa menjadi efek samping sementara yang terjadi karena retensi cairan dalam tubuh dan bukan karena kenaikan berat badan yang sebenarnya. Dokter spesialis kandungan dan kebidanan di India, Asha Hiremath, mengatakan kenaikan berat badan adalah masalah umum di antara banyak wanita yang mulai menggunakan pil kontrasepsi.

“Meskipun tidak biasa, beberapa wanita cenderung menambah sedikit berat badan, yang dipandang sebagai efek samping sementara dari pil. Berat badan kembali normal setelah tubuh menyesuaikan diri dengan pil kontrasepsi. Setelah memulai kontrasepsi hormonal, tubuh bisa merasa kembung, tetapi itu hanyalah retensi cairan sementara di tubuh Anda dan bukan penumpukan lemak ekstra," katanya kepada Indian Express, Senin, 3 Oktober 2022. 

Hiremath menjelaskan bahwa kontrasepsi hormonal kaya akan progestin, yang merupakan bentuk sintetis dari progesteron, salah satu hormon penting dalam tubuh wanita.

“Progestin dapat meningkatkan nafsu makan, yang mungkin membuat orang mengonsumsi lebih banyak makanan. Tingginya kadar estrogen dalam pil kontrasepsi berkontribusi terhadap retensi cairan yang berlebihan. Beberapa pil KB, di sisi lain, mengandung jumlah estrogen yang sangat kecil; kadar estrogen yang rendah adalah penyebab pasti kenaikan berat badan yang tidak terkendali," kata dokter.

Tapi kenaikan berat badan ini bisa dicegah. Hiremath mengatakan, setelah mulai minum pil kontrasepsi, lakukan latihan rutin 30 menit setiap hari. “Cobalah bergerak lebih dari biasanya di setiap kesempatan yang memungkinkan. Cobalah beralih ke diet berbasis protein yang penuh dengan buah-buahan, sayuran, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang bergizi. Mengkonsumsi produk susu rendah lemak akan membantu mengatur berat badan," kata dia. 

Perlu dipahami, dampak pil KB pada setiap orang berbeda. Ada yang mengalami kenaikan, ada juga yang mengalami penurunan dalam beberapa bulan setelah mulai minum pil KB. Namun, jika mengalami kenaikan berat badan tidak terkendali yang tidak berkurang di bulan-bulan berikutnya, konsultasikan dengan dokter kandungan untuk mengetahui akar masalahnya. Jika ternyata pil kontrasepsi tidak cocok, bisa diganti. "Hindari mengabaikan atau mengobati sendiri,” kata Hiremath.

Baca juga: Hailey Bieber Akui Minum Pil KB dan Idap Migrain jadi Pemicu Mini Stroke

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Jalan Kaki atau Berlari yang Lebih Baik untuk Menjaga Berat Badan dan Kesehatan Mental?

3 hari lalu

Jalan Kaki atau Berlari yang Lebih Baik untuk Menjaga Berat Badan dan Kesehatan Mental?

Jalan kaki dan berlari bentuk latihan kardiovaskular yang sangat baik dengan manfaat kesehatan yang luar biasa


Punya Risiko Penyakit Diabetes? Hindari 5 Makanan Ini

3 hari lalu

Punya Risiko Penyakit Diabetes? Hindari 5 Makanan Ini

jika mempunyai risiko penyakit diabetes beberapa jenis makanan harus dihindari karena dapat meningkatkan insulin dan gula dalam darah. Apa saja?


Ketahui 4 Bahaya Konsumsi Junk Food, dari Obesitas sampai Gangguan Reproduksi

5 hari lalu

Ketahui 4 Bahaya Konsumsi Junk Food, dari Obesitas sampai Gangguan Reproduksi

Junk food memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Berikut 4 bahaya konsumsi junk food berlebihan.


Bisakah Cuka Apel Membantu Menurunkan Berat Badan dan Membakar Lemak?

5 hari lalu

Bisakah Cuka Apel Membantu Menurunkan Berat Badan dan Membakar Lemak?

Selain mengonsumsi cuka apel, penting juga untuk mengikuti diet seimbang dengan kebiasaan gaya hidup sehat.


Seberapa Sering Latihan Plank Agar Otot Inti Kuat?

5 hari lalu

Seberapa Sering Latihan Plank Agar Otot Inti Kuat?

Plank menargetkan otot inti Anda, tetapi juga termasuk otot bahu, punggung, glutes, dan kaki Anda untuk dukungan


Pola Makan yang Dianjurkan buat Orang dengan Obesitas

6 hari lalu

Pola Makan yang Dianjurkan buat Orang dengan Obesitas

Banyak faktor penyebab obesitas. Bagi penderita obesitas, coba terapkan tips diet sehat berikut.


Inilah 4 Alasan Air Tebu Minuman Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

7 hari lalu

Inilah 4 Alasan Air Tebu Minuman Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

Air tebu dikenal memiliki gula alami yang dapat memberikan dorongan energi. Minum air tebu ternyata juga dipercaya dapat menurunkan berat badan.


Waktu Terbaik untuk Makan jika Ingin Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

9 hari lalu

Waktu Terbaik untuk Makan jika Ingin Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Ahli gizi mengungkapkan waktu terbaik makan untuk menurunkan berat badan dengan cepat beserta alasannya.


Penyebab dan Gejala Orthorexia, Obsesi Berlebihan terhadap Pola Makan Sehat

10 hari lalu

Penyebab dan Gejala Orthorexia, Obsesi Berlebihan terhadap Pola Makan Sehat

Jika penerapan pola makan sehat berlebihan menandakan orthorexia


Penyebab Pergelangan Kaki Bengkak dari Kehamilan Hingga Pembuluh Darah Rusak

10 hari lalu

Penyebab Pergelangan Kaki Bengkak dari Kehamilan Hingga Pembuluh Darah Rusak

Penyebab pergelangan kaki bengkak dapat berkisar dari yang tidak berbahaya hingga yang mengancam jiwa