Moskow Fashion Week Digelar, Desainer Kerepotan Menyiasati Mahalnya Bahan Impor

Reporter

Editor

Mila Novita

Tiga orang model memperagakan kreasi busana dalam ajang Moscow Fashion Week di Moskow, Rusia, Selasa, 21 Juni 2022. (ANTARA FOTO/Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr/wsj)

TEMPO.CO, Jakarta - Industri fashion Rusia menghadapi masa depan yang tidak pasti. Sejumlah label fashion Barat meninggalkan negara itu setelah Moskow mengirim pasukan ke Ukraina sejak Februari lalu. Kini, industri fashion Rusia didominasi desainer lokal. 

Para desainer Rusia memamerkan karya mereka di Moscow Fashion Week pada 20-26 Juni 2022. Peragaan pertama selama konflik tidak mudah karena banyak keterbatasan yang muncul akibat perang. 

“Kami perlu mengembangkan produksi kain karena kain dan aksesoris kami semua diimpor,” kata Yulia Lavrichenko, fashion stylist yang mengikuti acara tersebut, pekan lalu. “Sayangnya, desainer kami menderita karena ini untuk saat ini.”

Para desainer perancang busana Rusia sangat bergantung pada Italia yang menyediakan bahan eksklusif digunakan untuk pakaian klien kaya mereka. Italia mengambil bagian dalam sanksi Uni Eropa yang membuat perdagangan barang mewah menjadi sangat sulit. Tapi untuk pakaian siap pakai atau pasar massal, mereka bisa mendapatkan bahan-bahannya dari nergara lain, seperti Cina, Bangladesh, Belarusia, dan Turki. 

Olga Sinitsyna, yang mendesain topi dan aksesori mereknya sendiri, SCORA, mengatakan bisnisnya baru saja muncul dari keterkejutan pandemi ketika kampanye militer Rusia dimulai, membuat mata uang negara itu jatuh dan harga impor meroket.

Rubel sejak itu bangkit kembali, tetapi logistik 10 kali lebih mahal. Para desainer tak punya pilihan selain menerima penjual menetapkan harga mahal. Merek tidak punya pilihan selain menaikkan harganya.

“Anda harus memahami bahwa semua yang Anda lihat di sini tidak terbuat dari bahan mentah Rusia,” katanya. “Ini, tentu saja, mempengaruhi biaya … Tapi di sini pilihannya adalah apakah Anda melakukannya atau menangis dan tidak melakukan apa-apa. Saya memilih untuk melakukannya.”

Untuk desainer Albina Akkulova, yang dikenal dengan gaun yang terinspirasi dari dongeng yang disulam dengan manik-manik dan benang emas, kendala yang berkembang akan memaksa desainer untuk datang dengan solusi kreatif dan inovator.

“Kami akan menciptakan sesuatu dari kami sendiri, mengembangkan industri fashion kami sendiri.”

Baca juga: Desainer Rusia Valentin Yudashkin Dicoret dari Jadwal Paris Fashion Week

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Rusia Hentikan Pasokan Gas, Jerman Dapat Ganti dari Uni Emirat Arab

8 jam lalu

Rusia Hentikan Pasokan Gas, Jerman Dapat Ganti dari Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab sepakat memasok gas alam cair dan diesel ke Jerman, setelah Rusia menghentikan pasokannya akibat konflik Ukraina


Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

11 jam lalu

Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

Presiden Volodymyr Zelensky kesal karena Israel enggan memberikan sistem anti-rudal untuk membantu Ukraina melawan serangan Rusia


Editor RT.com Protes Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

12 jam lalu

Editor RT.com Protes Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

Memobilisasi militer ke Ukraina ke menuai protes, salah satunya dari editor kanal berita asal Rusia, RT.com


Sekutu Putin Keluhkan Mobilisasi Wajib Militer yang Berlebihan

12 jam lalu

Sekutu Putin Keluhkan Mobilisasi Wajib Militer yang Berlebihan

Kedua anggota parlemen Rusia yang merupakan sekutu dekat Putin, secara eksplisit mengungkapkan bahwa kemarahan publik terhadap mobilisasi meningkat


Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

23 jam lalu

Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

Sebanyak 211 kapal dengan 4,7 juta ton produk pertanian telah meninggalkan Ukraina di bawah kesepakatan yang di tengahi oleh PBB dan Turki.


Mazda Pertimbangkan untuk Mengentikan Produksi di Rusia

1 hari lalu

Mazda Pertimbangkan untuk Mengentikan Produksi di Rusia

Toyota yang merupakan pesain Mazda telah menghentikan produksi mobil di Rusia karena kesulitan pasokan suku cadang.


Teheran Sesalkan Kyiv Marah Drone Iran Dipakai Rusia Serang Ukraina

1 hari lalu

Teheran Sesalkan Kyiv Marah Drone Iran Dipakai Rusia Serang Ukraina

Teheran menyesalkan keputusan Kyiv menurunkan hubungan diplomatik kedua negara gara-gara drone Iran digunakan Rusia untuk perang di Ukraina


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

1 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Australia: China Punya Kekuatan Besar Bantu Akhiri Perang Ukraina

1 hari lalu

Australia: China Punya Kekuatan Besar Bantu Akhiri Perang Ukraina

Australia minta China menggunakan pengaruhnya sebagai kekuatan besar untuk membantu mengakhiri perang di Ukraina.


Kunjungi UNS Solo, Duta Besar Ukraina Beberkan Kondisi di Medan Perang

1 hari lalu

Kunjungi UNS Solo, Duta Besar Ukraina Beberkan Kondisi di Medan Perang

Acara itu merupakan bagian dari kunjungan kerja Duta Besar Ukraina ke beberapa perguruan tinggi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.