Cara Memasak Telur yang Paling Sehat Menurut Dokter

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi telur rebus (Pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Mengonsumsi makanan sehat untuk sarapan dapat memberikan tubuh nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan. Selain itu, makan makanan bergizi seimbang memberi energi, meningkatkan fungsi otak, dan memperkuat sistem kekebalan. Telur adalah salah satu makanan yang dianggap paling baik untuk sarapan. Makanan ini mengandung protein, kaya vitamin, dan memiliki sifat yang bahkan dapat membantu perkembangan otak.

Telur juga bisa disajikan dengan berbagai cara, mulai dari digoreng, orak-arik, telur mata sapi, dan banyak lagi. Kemungkinannya tidak terbatas. Tapi apa sebenarnya cara terbaik dan paling sehat untuk memasak telur? Dokter keluarga Yelena Deshko mengungkapkannya.

Deshko mengatakan telur adalah makanan pembangkit tenaga karena memiliki kepadatan nutrisi. Telur rata-rata mengandung sekitar tujuh gram protein dan sejumlah besar vitamin B, Vitamin D, dan mineral seperti fosfor dan selenium.

"Kandungan protein dalam telur membantu menstabilkan kadar glukosa darah dan meningkatkan rasa kenyang di antara waktu makan, yang berguna untuk mengendalikan keinginan makan," kata dia, dikutip dari She Finds, Sabtu, 11 Juni 2022. 

Jadi, jika mencari makanan yang bisa membuat merasa kenyang sambil menjaga gula darah tetap terkendali, memilih telur adalah cara yang paling cerdas.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, ada banyak cara untuk menyiapkan telur. Menurut Deshko, metode memasak yang paling sehat adalah tidak menambahkan minyak atau mentega ekstra karena telur secara alami mengandung lemak jenuh yang tinggi. “Proses memasak seperti merebus, poaching, atau memanggang membantu menuai manfaat nutrisi dari telur tanpa menambah lemak dan kandungan kalori,” kata dia.

Sebuah artikel yang diterbitkan oleh Insider melaporkan, telur yang dimasak dengan poaching mengandung lebih sedikit lemak dan lebih sedikit kalori daripada digoreng atau dipanggang, karena membutuhkan lebih sedikit panas dan minyak tambahan. “[Selain itu,] merebus telur membuat kuning telur tetap utuh, mengandung semua nutrisi dalam satu tempat yang stabil,” dia menambahkan.

Hal penting untuk diingat adalah menjaga kandungan lemak dan kalori telur seminimal mungkin. Saat memasak telur dengan bahan tambahan seperti minyak dan mentega, itu hanya akan memperburuk nilai gizinya. Jika benar-benar ingin meng-upgrade makanan, Anda dapat menambahkan bumbu pembakar lemak seperti saus pedas atau cabai rawit untuk twist. Bumbu itu dapat membantu meningkatkan upaya penurunan berat badan dan perut yang lebih rata.

Baca juga: Benarkah Diet Telur Rebus Efektif Menurunkan Berat Badan?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Kiat Memperlambat Berkurangnya Massa Otot Seiring Bertambah Usia

21 jam lalu

Kiat Memperlambat Berkurangnya Massa Otot Seiring Bertambah Usia

Massa otot dan fungsi kekuatannya akan berkurang terkait usia


Manfaat Bulu Babi bagi Kesehatan

1 hari lalu

Manfaat Bulu Babi bagi Kesehatan

Banyak orang mungkin tidak tahu bulu babi bisa dimakan dan sehat. Berikut manfaat mengonsumsi bulu babi untuk kesehatan.


Ayam dan Telur, Sumber Protein Ideal selain Daging Sapi

1 hari lalu

Ayam dan Telur, Sumber Protein Ideal selain Daging Sapi

Ahli gizi mengatakan ayam dan telur merupakan sumber protein yang ideal, baik dari sisi gizi, harga, hingga lingkungan.


Inilah 4 Makanan yang Dilarang Dikonsumsi Bersamaan dengan Susu

1 hari lalu

Inilah 4 Makanan yang Dilarang Dikonsumsi Bersamaan dengan Susu

Makanan-makanan berikut sebaiknya tak dikonsumsi bersamaan dengan susu.


Peneliti Sebut Kaitan Protein dan Penurunan Berat Badan?

1 hari lalu

Peneliti Sebut Kaitan Protein dan Penurunan Berat Badan?

Diet tinggi protein selain dapat membantu kenyang lebih lama juga menciptakan massa otot tanpa lemak dan mempertahankan penurunan berat badan.


6 Tips Aman Memperkenalkan Makanan yang Berpotensi Picu Alergi pada Anak

3 hari lalu

6 Tips Aman Memperkenalkan Makanan yang Berpotensi Picu Alergi pada Anak

Memperkenalkan alergen sejak dini dapat mengurangi risiko alergi makanan tertentu hingga 80 persen.


Faktor Risiko dan Sinyal Urine Mengandung Banyak Protein pada Wanita Hamil

3 hari lalu

Faktor Risiko dan Sinyal Urine Mengandung Banyak Protein pada Wanita Hamil

Wanita hamil dapat tidak mengalami gejala proteinuria atau bahkan tidak menyadarinya sebelum dokter melakukan tes urine.


Penyebab Tingginya Kadar Protein dalam Urine Wanita Hamil

3 hari lalu

Penyebab Tingginya Kadar Protein dalam Urine Wanita Hamil

Kadar protein urine wanita hamil dapat dikategorikan tinggi apabila berjumlah lebih dari 300 mg/hari.


Kemendag Klaim Harga Telur Stabil, Rp 27- 30 Ribu Per Kilogram

6 hari lalu

Kemendag Klaim Harga Telur Stabil, Rp 27- 30 Ribu Per Kilogram

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Syailendra mengklaim harga telur rata-rata mencapai Rp 27 ribu per kilogram.


4 Tips Mengatasi Edema dengan Perubahan Gaya Hidup

7 hari lalu

4 Tips Mengatasi Edema dengan Perubahan Gaya Hidup

Beberapa perubahan gaya hidup dan pola makan dapat membantu Anda mengatasi edema atau retensi cairan