7 Cara Mengatasi Rasa Insecure yang Mendalam Menurut Terapis

Reporter

Tempo.co

Editor

Yunia Pratiwi

Kamis, 2 Juni 2022 12:15 WIB

Ilustrasi wanita merasa insecure. Freepik.com/Cookie_studio

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak dari kita telah hidup dengan insecure begitu lama sehingga merasa seperti bagian dari diri sendiri. Tapi sedalam insecure yang dirasakan, ada cara untuk mengatasinya dan hidup lebih terbuka dan percaya diri. 

"Otak kita secara alami terhubung untuk lebih memperhatikan yang negatif daripada yang positif," kata psikoterapis Liz Kelly. "Di dunia modern, terlalu banyak memperhatikan pikiran negatif kita dapat menghalangi kebahagiaan, produktivitas, dan kemampuan kita untuk terhubung dengan orang lain."

Pikiran negatif kita sering kali tentang diri kita sendiri, bagaimana perasaan kita tentang hidup kita, identitas kita, dan pencapaian kita. Ketika membandingkan diri dengan orang lain, cenderung menemukan diri kita kurang, yang menciptakan perasaan insecure. Media sosial, tentu saja, memicu insecure, beberapa di antaranya dapat ditelusuri kembali ke masa anak-anak.

Cara mengatasi insecure dan self-esteem yang rendah

"Insecure pada akhirnya adalah perasaan tidak cukup baik," kata psikoterapis Whitney Goodman. "Itu menyebabkan kita merasa seperti kita tidak akan diterima oleh orang lain dan tidak akan mencapai tujuan kita." Memang benar bahwa rasa insecure terkadang berakar pada kebenaran dan membutuhkan sejumlah penerimaan. Jika Anda merasa insecure tentang tinggi badan Anda, misalnya, mungkin tidak ada gunanya melawan kenyataan itu sepanjang hidup Anda.

Mengatasi insecure yang mendalam bukanlah proses dalam semalam, tetapi ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan harga diri Anda. Berikut ini beberapa cara mengatasinya menurut terapis.

1. Ambil napas dalam-dalam beberapa kali jika Anda berada dalam pikiran negatif

Ketika Anda mendapati diri Anda berputar-putar menjadi kritik diri, berhentilah dan bernapaslah," kata Navarro. Coba tarik napas selama lima detik, tahan selama lima detik, lalu hembuskan selama lima detik. Ini akan mematahkan pola berpikir negatif Anda sambil menenangkan tubuh dan kecemasan Anda.

2. Dekati rasa insecure Anda dengan rasa ingin tahu

Setelah Anda merasa tenang, tanyakan pada diri sendiri apa yang memicu rasa insecure Anda. "Biarkan diri Anda memperhatikan emosi spesifik yang muncul dan apa yang mungkin menjadi katalisatornya," kata mindfulness coach Katy Oberle. Mungkin Anda sedang menelusuri media sosial, melihat foto seseorang yang terlihat "sempurna", merasa bahwa Anda tidak cukup baik, dan menjadi sedih atau cemas.

"Pada saat itu, Anda dapat mengingatkan diri sendiri bahwa Anda unik dan berharga, dan mungkin media sosial tidak melayani Anda dengan baik pada saat itu," kata Oberle. Anda kemudian dapat membuat pilihan untuk keluar dari aplikasi dan meletakkan ponsel Anda. Anda juga dapat mempertimbangkan untuk menonaktifkan akun yang membuat Anda merasa tidak aman atau membatasi waktu di aplikasi yang membuat Anda merasa kurang percaya diri.

3. Sampaikan kritik batin Anda secara langsung

Anda dapat mencoba mengeksternalisasi rasa insecure Anda dengan berpura-pura bahwa suara kritis Anda adalah orang yang dapat Anda ajak bicara secara langsung. "Gunakan self-talk positif untuk mengatakan hal-hal seperti 'Saya melakukan yang terbaik yang saya bisa,' 'Saya cukup,' atau 'Nilai saya tidak tergantung pada produktivitas saya,'" kata Kelly. "Saya sering menyarankan klien saya untuk memberi kritikus batin mereka nama yang lucu untuk membantu mereka menyadari bahwa pikiran bukanlah fakta."

4. Jauhkan diri Anda dari pikiran negatif

"Otak kita dapat memikirkan segala macam hal, tetapi itu tidak berarti semua hal itu benar," kata Stephani Bradford. Dia menawarkan trik sederhana untuk mengingatkan diri sendiri bahwa sebuah pemikiran hanyalah sebuah pemikiran — tidak lebih kuat atau benar daripada yang lain. Cukup katakan, "Saya berpikir bahwa ..." sebelum hal negatif yang Anda pikirkan. Bandingkan pemikiran awal ("Saya gagal") dengan frasa baru ("Saya berpikir bahwa saya gagal"), dan perhatikan betapa berbedanya reaksi Anda terhadap masing-masing kalimat tersebut. "Ini mungkin terasa seperti pikiran lebih jauh atau teredam dan tidak intens," kata Bradford.

5. Identifikasi beberapa hal favorit tentang diri Anda

"Melatih self-compassion, menggunakan afirmasi diri yang positif, dan mengenali nilai dari hal-hal yang membuat mereka tidak aman dapat membantu meningkatkan harga diri seseorang dan membantu mereka merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri dan apa yang mereka tawarkan kepada orang lain," kata Holly Schiff, PsyD.

Perlu dicatat juga, bahwa belas kasih diri "bukanlah mengasihani diri sendiri atau memanjakan diri sendiri," kata psikolog Houyuan Luo, PhD. "Sebaliknya, ini tentang memiliki kebaikan dan pengertian untuk diri sendiri."

6. Buat jurnal tentang rasa insecure Anda

Akan sangat membantu untuk berbicara dengan orang lain tentang rasa insecure Anda, tetapi melakukan hal itu mungkin menakutkan. Mungkin terasa lebih aman untuk memulai dengan menulis tentang mereka di jurnal, kata terapis Rhonda Boyd.

7. Cobalah terapi

Jika Anda masih berjuang dengan rasa insecure yang terus-menerus atau merasa bahwa rasa insecure Anda menghalangi kehidupan sehari-hari Anda, pertimbangkan untuk menghubungi terapis untuk mendapatkan dukungan, kata terapis Kailey Hockridge. Dalam terapi, Anda memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan untuk membantu mengatasi emosi Anda, menjelajahi sejarah Anda, dan terlibat dalam hubungan Anda dengan cara yang terasa baik untuk Anda.

POPSUGAR

Baca juga: Adele Masih Merasa Insecure Setelah Berat Badan Turun 45 Kg

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Selimut Pemberat, Apakah Bermanfaat untuk Mengatasi Gangguan Tidur?

7 hari lalu

Selimut Pemberat, Apakah Bermanfaat untuk Mengatasi Gangguan Tidur?

Selimut pemberat itu dirancang untuk manfaat terapeutik


Butterfly Hug, Terapi Mandiri untuk Meringankan Kecemasan

10 hari lalu

Butterfly Hug, Terapi Mandiri untuk Meringankan Kecemasan

Butterfly hug atau pelukan kupu-kupu merupakan bentuk stimulasi mandiri yang berguna untuk meredam rasa cemas dan menenangkan diri


5 Cara Mengubah Kecemasan Menjadi Produktivitas

11 hari lalu

5 Cara Mengubah Kecemasan Menjadi Produktivitas

Kecemasan bisa dimanfaatkan dan dimanfaatkan sebagai emosi positif


Mengenal Gejala Ryziphobia, Fobia Makan Nasi

14 hari lalu

Mengenal Gejala Ryziphobia, Fobia Makan Nasi

Ryziphobia atau fobia nasi dialami oleh sebagaian orang. Bagaimana tanda-tandanya?


Apa Itu Butterfly Hug dan Bagaimana Cara Melakukannya?

16 hari lalu

Apa Itu Butterfly Hug dan Bagaimana Cara Melakukannya?

Butterfly hug atau pelukan kupu-kupu merupakan bentuk stimulasi mandiri yang berguna untuk meredam rasa cemas dan menenangkan diri


Masalah Kesehatan Otot, Apa Perbedaan Atrofi dan Distrofi?

23 hari lalu

Masalah Kesehatan Otot, Apa Perbedaan Atrofi dan Distrofi?

Atrofi otot merujuk kondisi penyusutan dan kelemahan otot. Kekurangan aktivitas fisik, cedera, gizi buruk rentan berakibat atrofi otot


6 Metode Pengobatan Atrofi Otot

24 hari lalu

6 Metode Pengobatan Atrofi Otot

Asupan nutrisi yang buruk termasuk salah satu penyebab berbagai gangguan kondisi kesehatan, termasuk atrofi otot


Kenali Gejala dan Cara Cegah Penyakit Kuning Pada Bayi Baru Lahir

24 hari lalu

Kenali Gejala dan Cara Cegah Penyakit Kuning Pada Bayi Baru Lahir

Bila penyakit kuning parah tidak segera diobati, bisa menyebabkan kondisi kerusakan otak akibat dari tingginya kadar bilirubin dalam darah bayi.


Cara Sadie Sink Mengatasi Insecure dan Sindrom Imposter yang DIhadapinya

28 hari lalu

Cara Sadie Sink Mengatasi Insecure dan Sindrom Imposter yang DIhadapinya

Selain tekanan sebagai aktor muda di industri hiburan, Sadie Sink juga dipaksa untuk menghadapi standar kecantikan yang tidak realistis.


Takut Jomblo atau Lajang? Hati-Hati Efek Anuptafobia

30 hari lalu

Takut Jomblo atau Lajang? Hati-Hati Efek Anuptafobia

Anuptafobia adalah fobia melajang. Waspada, takut jomblo atau lajang ini dapat menimbulkan tindakan irasional. Seperti apa?