5 Gejala Ketidakseimbangan Hormon pada Wanita, Sering Diabaikan

Reporter

Tempo.co

Editor

Mila Novita

Selasa, 17 Mei 2022 09:27 WIB

Ilustrasi perempuan stres/depresi. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak wanita menghadapi ketidakseimbangan hormon. Dari stres, gaya hidup tidak banyak gerak, hingga diabetes dan kebiasaan makan yang tidak sehat jadi beberapa penyebab kondisi tersebut. Namun, banyak yang mengabaikan tanda-tanda ketidakseimbangan hormon yang mencolok, membuat kondisi seperti Polycystic Ovarian Disease (PCOD), masalah tiroid, dan infertilitas menjadi hal biasa.

“Ketidakseimbangan hormonal dapat menyebabkan kecemasan dan depresi bersamaan dengan kesehatan usus yang buruk, kekurangan nutrisi, ketidaksuburan, dan banyak lagi,” dokter yang juga ahli pengnobatan Ayurveda Dixa Bhavsar.

Dia berbagi beberapa tanda awal ketidakseimbangan hormon yang perlu diwaspadai.

1. Perubahan suasana hati

Jika merasa bahagia suatu saat dan sangat marah atau sedih atau cemas pada saat berikutnya, jangan abaikan itu. "Ini adalah tanda khas ketidakseimbangan hormon," kata Bhavsar.

2. Lemah

Apakah pernah merasa lemah secara fisik di pagi hari meskipun tidur nyenyak? Kelemahan di pagi hari adalah tanda lain dari ketidakseimbangan hormon.

3. Rambut rontok

Menurut Bhavsar, rambut rontok meski sehat menunjukkan ketidakseimbangan hormon.

4. Kenaikan berat badan secara tiba-tiba

Kenaikan berat badan adalah salah satu gejala gangguan hormonal yang paling umum. Jika berolahraga secara teratur, makan sehat dan tidur nyenyak, tapi berat badan tetap naik, segara berkonsultasi dengan dokter.

5. Masalah kulit

Kondisi kulit seperti jerawat, pigmentasi pada wajah dan lipatan kulit, kulit kusam, kekeringan, dan kulit yang terlalu berminyak merupakan tanda ketidakseimbangan hormon.

6. Haid tidak teratur dan nyeri haid

Jika mengalami menstruasi lebih awal atau terlambat dan mengalami rasa sakit yang berlebihan atau tak tertahankan saat menstruasi, itu adalah tanda ketidakseimbangan hormon.

7. Gangguan pencernaan

“Sembelit, kehilangan nafsu makan, kembung, asam lambung, perasaan tidak enak setelah makan adalah tanda-tanda kesehatan usus yang buruk,” katanya.

Masalah tidur, insomnia, tidur terganggu, dan merasa lelah meskipun tidur lebih dari sembilan jam, adalah indikator kesehatan hormonal yang buruk.

Bhavsar mengatakan ketidakseimbangan hormon bisa diperbaiki dengan perubahan gaya hidup, olahraga, teknik pernapasan, mengelola stres, dan obat-obatan herbal.

INDIAN EXPRESS

Baca juga: 3 Kebiasaan untuk Menjaga Keseimbangan Hormon

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






6 Khasiat Petai bagi Kesehatan Tubuh

9 jam lalu

6 Khasiat Petai bagi Kesehatan Tubuh

Petai menyimpan segudang manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja?


5 Manfaat Olahraga Pound Fit untuk Tubuh

10 jam lalu

5 Manfaat Olahraga Pound Fit untuk Tubuh

Pound fit mirip seperti berlatih aerobik, tapi ciri utamanya menggunakan Ripstix, stik drum yang dirancang khusus untuk berolahraga


Bagaimana Meredakan Risiko Lanjutan Delusi?

14 jam lalu

Bagaimana Meredakan Risiko Lanjutan Delusi?

Delusi gangguan psikotik yang tak bisa membedakan peristiwa nyata dan khayal


Delusi, Kondisi Apa yang Mempengaruhi Gangguan Psikotik Ini?

15 jam lalu

Delusi, Kondisi Apa yang Mempengaruhi Gangguan Psikotik Ini?

Orang yang delusi menganggap khayalannya sebagai kejadian yang benar terjadi


Mengapa Wanita Sering Mengalami Gangguan Tidur setelah Menopause?

1 hari lalu

Mengapa Wanita Sering Mengalami Gangguan Tidur setelah Menopause?

Sleep apnea yang sering dialami wanita setelah menopause bisa mempengaruhi kesehatan, terutama jantung dan tekanan darah.


Jangan Kucilkan Penderita Kusta, Penyakit Kusta Bisa Disembuhkan

1 hari lalu

Jangan Kucilkan Penderita Kusta, Penyakit Kusta Bisa Disembuhkan

Penyakit kusta merupakan penyakit infeksi yang disebabkan Mycobacterium leprae dan banyak menyerang kulit dan sistem saraf. Bisakah disembuhkan?


Ahli Jelaskan Penyebab Jumlah Kolagen Semakin Berkurang Setiap Tahun

2 hari lalu

Ahli Jelaskan Penyebab Jumlah Kolagen Semakin Berkurang Setiap Tahun

Berapa banyak kolagen yang Anda hilangkan setiap tahun dipengaruhi oleh beberapa faktor


Kista Korpus Luteum Muncul Saat Siklus Menstruasi atau Awal Kehamilan, Bagaimana Gejalanya?

2 hari lalu

Kista Korpus Luteum Muncul Saat Siklus Menstruasi atau Awal Kehamilan, Bagaimana Gejalanya?

Kista korpus luterum bisa muncul selama siklus menstruasi atau awal kehamilan. Perlu perhatian serius karena bisa menyebabkan rasa sakit yang parah.


3 Manfaat Ekstrak Bunga Melati

2 hari lalu

3 Manfaat Ekstrak Bunga Melati

Ekstrak melati pun digunakan antara lain untuk produk parfum, sabun mandi, lulur


5 Kiat untuk Mengatasi Brain Fog

3 hari lalu

5 Kiat untuk Mengatasi Brain Fog

Tidur yang buruk menyebabkan brain fog juga mempengaruhi kemampuan seseorang membuat keputusan, memecahkan masalah, dan mengendalikan emosi