Diet ala Hilary Duff tanpa Menghindari Jenis Makanan Tertentu

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Aktris Hilary Duff menghadiriBing Summer of Doing Kickoff yang diselenggarakan oleh Bing dan DoSomething.org di Hola, Los Angeles, California. 1-6, Juni 2012. zimbio.com

    Aktris Hilary Duff menghadiriBing Summer of Doing Kickoff yang diselenggarakan oleh Bing dan DoSomething.org di Hola, Los Angeles, California. 1-6, Juni 2012. zimbio.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ikon Disney Channel Hilary Duff berkembang sebagai penyanyi dan aktris populer. Sebagai role model milenial, ibu tiga anak ini masih menyempatkan diri untuk mengatur karier aktingnya, serta menjaga gaya hidup sehat dan bahagia. Baru-baru ini, dia menceritakan kunci sehat dan bahagianya dalam cerita sampul majalah Women’s Health edisi Juni 2022.

    Dalam artikel tersebut, Duff menjelaskan bahwa dia mencintai tubuhnya, baik di luar maupun di dalam. Dia berbicara tentang gaya hidupnya dalam menyulap keluarga dan bisnis, termasuk pilihan makan. Ada satu kebiasaan yang sudah dia terapkan sejak dulu dan masih setia sampai saat ini, yakni dia tidak membatasi diri dari makanan.

    "Kami makan mentega di rumah ini, minyak zaitun, natrium, dan gula," kata Duff kepada Women's Health.

    Untuk menyeimbangkan kehidupan ibu dan pekerjaan, makanan penting untuk memastikan dia dan keluarganya puas. Misalnya, anak-anaknya diperbolehkan untuk makan setelah mereka makan sayuran. Dalam wawancara itu, dia juga terlihat menggigit sandwich kalkun, arugula, dan acar. Dia juga membuat deviled eggs versinya sendiri, yang dia sebut sebagai suguhan versi ibu.

    Pada malam hari, Duff memastikan anak-anaknya sudah di tempat tidur dan semuanya tenang di rumah. Dia kemudian akan berganti ke piyama yang nyaman, naik ke tempat tidur pukul 7:30, dan makan sushi takeout dengan suaminya sambil menonton di kamar.

    Duff yang tidak menerapkan diet ketat telah membantunya tumbuh sebagai pribadi, secara fisik, mental, dan emosional. Sebenarnya pembatasan makanan jangka panjang  terbukti tidak berkelanjutan bagi siapa pun.

    Menurut pakar dari University of California, Los Angeles, penelitian menunjukkan bahwa jika mencoba diet ketat dan kehilangan berat badan, seseorang akan mendapatkan berat badan kembali lagi dengan cepat setelah selesai berdiet. Para peneliti juga menjelaskan bahwa ada bukti yang menunjukkan bahwa penurunan dan penambahan berat badan berulang kali terkait dengan penyakit kardiovaskular, stroke, diabetes, dan perubahan fungsi kekebalan.

    Diet ketat telah dikaitkan dengan banyak kerugian, termasuk berdampak negatif pada kesehatan mental. Karena kesehatan fisik dan mental saling terkait, penting untuk dicatat bahwa jika tidak memberi makan tubuh dengan benar, itu akan mempengaruhi kesehatan lainnya.

    Membatasi asupan makanan juga akan membuat pola makan yang lebih tidak sehat, seperti mengidam karbohidrat atau makanan manis. Selalu memilih makanan untuk dimakan atau tidak akan membuat orang stres, juga membatasi makanan bisa lebih berbahaya bagi berat badan, seperti menyebabkan penurunan tingkat metabolisme dan berpotensi menyebabkan gangguan makan.

    Daripada membatasi diri, cobalah membuat rencana dengan semua jenis makanan yang disukai, dengarkan tubuh dan perlakukan dengan hati-hati, dan fokus pada kualitas makanan yang dimakan seperti Hilary Duff.

    WOMEN'S HEALTH | EATTHIS.COM

    Baca juga: Hilary Duff Ungkap Tradisi Hari Ibu dengan Hadiah Buatan Suami dan Anaknya

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

     

     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.