Lupa Melepas Lensa Kontak saat Tidur Ini Efek Sampingnya pada Mata

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Jcomp

    Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Jcomp

    TEMPO.CO, Jakarta - Lensa kontak dapat membantu mengatasi masalah penglihatan. Selain itu lensa kontak juga dapat mengubah penampilan. Namun mengenakan lensa kontak membutuhkan banyak perawatan jika Anda ingin menjaga kesehatan mata Anda. Misalnya untuk membersihkan lensa kontak secara teratur, menggunakan larutan garam yang tepat, dan selalu mencuci tangan sebelum menyentuh mata Anda. Meski begitu kebanyakan orang lupa melepas lensa kontak mereka sebelum tidur.  

    Tidur dengan lensa kontak masih merupakan hal yang sangat umum dilakukan. Faktanya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan bahwa sekitar sepertiga dari semua pemakai lensa kontak tidur atau tidur siang dengan lensa mereka.

    Namun menurut dokter mata Jennifer Tsai, tidur dengan lensa kontak tidak aman. "Tidur dengan lensa kontak bukanlah ide yang baik, karena dapat meningkatkan risiko infeksi kornea," kata Jennifer seperti dilansir dari laman Allure. Dia menjelaskan bahwa tidur dengan lensa kontak Anda dapat menyebabkan bakteri tumbuh di bawah lensa.

    Sementara itu, dokter mata Cristen Adams OD, mengatakan meskipun ada jenis lensa kontak yang disetujui FDA untuk pemakaian jangka panjang, termasuk semalaman, lensa itu belum tentu cocok untuk semua orang. Menurut FDA, lensa kontak yang diperpanjang ini terbuat dari plastik fleksibel yang memungkinkan oksigen melewati kornea. Anda dapat memakai jenis ini dari satu hingga enam malam, atau hingga 30 hari, tergantung cara pembuatannya. Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang jenis kontak ini, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter Anda.

    Kornea, yang didefinisikan oleh National Eye Institute (NEI) sebagai lapisan luar bening di bagian depan mata yang membantu Anda melihat dengan jelas, membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup. Dr Adams menjelaskan bahwa kornea mendapatkan sebagian besar oksigen ketika mata kita terbuka selama jam bangun. Meskipun lensa kontak benar-benar aman untuk dipakai bila digunakan dengan benar, dia mengatakan bahwa lensa kontak menahan jumlah oksigen normal yang biasanya didapat kornea. Dan di malam hari, ketika Anda menutup mata untuk waktu yang lama, itu memotong pasokan oksigen hingga sepertiga dari yang biasanya didapat saat mata kita terbuka. Mata tertutup dengan lensa kontak saat tidur menerima bahkan kurang dari itu, dan ini yang menyebabkan masalah.

    "Tidur dengan lensa kontak hanya menyebabkan mata kering. Tapi yang terburuk, dapat menyebabkan infeksi buruk pada kornea Anda yang menyebabkan jaringan parut atau, dalam kasus yang jarang terjadi, kehilangan penglihatan," kata Dr Tsai . "Ketika kelopak mata Anda tertutup, lensa kontak dapat mencegah oksigen mencapai kornea. Ini dapat menyebabkan hipoksia, atau kekurangan oksigen, yang mengarah pada risiko mata merah teriritasi, keratitis [atau iritasi], atau infeksi seperti bisul."

    Mata juga harus sehat untuk melawan berbagai bakteri berbahaya. Dia menjelaskan bahwa mata kita membentuk lapisan air mata, yaitu kelembaban yang mengandung zat antimikroba untuk menghancurkan bakteri. Saat Anda berkedip, Anda membuang partikel yang telah terbentuk di permukaan mata. Mengenakan lensa kontak secara umum menghambat proses tersebut, dan ketika Anda memakai lensa kontak saat mata tertutup, hal itu semakin menghambat proses menjaga mata tetap bersih dan sehat.

    Jika tidur siang tampaknya tidak berbahaya jika Anda hanya memejamkan mata untuk waktu yang singkat, Dr. Adams dan Dr. Tsai tetap berhati-hati agar tidak tidur dengan lensa kontak Anda, bahkan dalam waktu singkat. Dr Adams menjelaskan bahwa tidur siang juga membuat mata kekurangan oksigen, yang kemudian akan menyebabkan iritasi, kemerahan, dan kekeringan. Tak hanya saat tidur, Anda juga haris menghindari pakai lensa kontak saat mandi, cuci wajah dan berenang.

    Dr Tsai mengatakan mata Anda mungkin kering saat pertama kali bangun. Sebelum Anda melepas lensa, dia merekomendasikan untuk menambahkan beberapa tetes pelumas untuk membantu melonggarkannya saat dilepas. Dr. Adams menambahkan bahwa Anda dapat mencoba mengedipkan mata beberapa kali agar air mata kembali mengalir untuk melembabkan lensa saat mengeluarkannya, tetapi menggunakan larutan mata adalah pilihan terbaik. 

    Selanjutnya, untuk memulihkan mata setelah memakai lensa kontak, Dr Adams merekomendasikan memakai kacamata sebagai gantinya dan Dr Tsai mengatakan untuk waspada terhadap tanda-tanda infeksi potensial, yang meliputi kemerahan,, nyeri, penglihatan kabur, air yang berlebihan, dan sensitivitas cahaya.

    Cara paling aman untuk memakai lensa kontak adalah elalu mencuci tangan sebelum memasukkan atau mengeluarkannya, pastikan tangan Anda benar-benar kering untuk menghindari masuknya partikel berbahaya ke mata Anda. Selalu periksa untuk memastikan Anda memasukkan lensa Anda dengan cara yang benar untuk kenyamanan dan mengganti lensa kontak Anda seperti yang diinstruksikan.

    Baca juga: Risiko Pakai Lensa Kontak saat Pandemi Corona, Pilih Kacamata

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.