Berharap Pasangan Berubah Jadi Lebih Baik Ikuti Saran Pakar Pernikahan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Pressfoto

    Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Pressfoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang mengharapkan pasangannya berubah menjadi lebih baik. Sangat mungkin ketika Anda ingin memperbaiki pernikahan, Anda akan menghadapi perlawanan dan kemungkinan besar itu akan datang dari satu orang yang ingin Anda ubah — pasangan Anda.

    Anda akan mendengar banyak alasan seperti "Terimalah aku apa adanya." "Kita bisa memperbaikinya sendiri." "Apakah ada gunanya semua itu?" atau "Saya tidak merasa seperti itu, hati saya tidak di dalamnya."

    Mungkin alih-alih alasan, Anda bisa merasakan bahwa pasangan Anda tidak lagi tertarik secara emosional, bahwa mereka tidak mau berusaha. Skenario terburuk, mereka tidak berpikir ada yang perlu diubah. Mereka mungkin berpikir semuanya baik-baik saja sementara Anda sangat tidak senang dengan hubungan Anda.

    Konselor pernikahan Nicola Beer mengaku kerap mendapat pertanyaan dari kliennya bagaimana agar pasangan mau berubah. "Saya mengerti rasa frustrasi Anda, tetapi Anda harus mendengarkan jawabannya sehingga Anda dapat bergerak maju dengan menyelamatkan pernikahan Anda," ujarnya seperti dilansir dari laman Your Tango. " Inilah masalahnya. Secara luas diyakini bahwa kita resisten terhadap perubahan. Tapi ini tidak benar. Kami selalu berubah, terutama jika kami telah memilih jalan baru."

    Jika Anda perhatikan lebih dekat, bukan perubahan yang ditolak, tetapi sifat manusia yang tidak suka perubahan. Ketika merasa dipaksa atau ketika merasa dimanipulasi ke dalam perubahan, banyak orang memilih untuk meningalkannya. Dibandingkan ketika kita memilih untuk melakukan perubahan, maka kita siap untuk menghadapinya secara langsung.

    Pasangan Anda harus berpikir bahwa perubahan adalah ide mereka. Bahwa mereka juga menginginkan pernikahan yang hebat. Tidak ada orang yang ingin sengsara atau berkonflik. Mereka ingin berubah tetapi hanya jika mereka dapat memulainya sendiri. Semakin Anda mendorong, semakin mereka akan berpaling.

    "Saya mengerti bahwa Anda tidak ingin duduk-duduk dan tidak melakukan apa-apa tetapi Anda harus membiarkan itu menjadi pilihan mereka," tambah Beer." Saya ingin Anda memperhatikan di sini! Saran saya adalah Mundur. Beri pasangan Anda ruang bernapas jika Anda sudah berusaha membuatnya berubah."

    Sebaliknya, mari fokus pada perubahan Anda dan bagaimana Anda akan menyelamatkan pernikahan. Anda akan fokus untuk membuat perubahan positif dalam hidup Anda yang akan tercermin dalam pernikahan dan menciptakan reaksi berantai dalam diri pasangan. Anda akan kagum betapa cepatnya mereka ingin bergabung dengan Anda dalam membuat perubahan ini untuk diri mereka sendiri dan kemudian Anda berdua dapat bergabung dan menciptakan pernikahan yang lebih bahagia dan penuh kasih bersama.

    Baca juga: Sering Menyimpan Rahasia dengan Pasangan Ini 5 Masalah yang Bakal Dihadapi

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.