Jenis Sayuran yang Mengandung Vitamin D Menurut Ahli

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi jamur shitake, Freepik.com/Devmaryna

    Ilustrasi jamur shitake, Freepik.com/Devmaryna

    TEMPO.CO, Jakarta - Makan sayur saja tidak akan cukup untuk mengonsumsi lebih banyak vitamin D. Ternyata satu-satunya sayuran yang mengandung vitamin pendukung kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh ini adalah jamur. Para ahli memaparkan kaitan antara jamur dan vitamin D. 

    Vitamin D adalah salah satu dari banyak vitamin esensial yang dibutuhkan setiap hari agar tubuh Anda berfungsi dan berkembang. Umumnya dikenal sebagai vitamin sinar matahari, nutrisi ini dapat dibuat di kulit Anda melalui paparan sinar matahari. Jenis fotosintesis manusia sendiri, proses sintesis vitamin D menarik, untuk sedikitnya, tetapi menimbulkan satu masalah besar. Saat ini, tidak ada dari kita yang menghabiskan cukup waktu di luar untuk menerima sinar matahari yang cukup untuk menghasilkan vitamin D dalam jumlah yang cukup.

    Lokasi, waktu, usia, dan warna kulit semuanya mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi vitamin di kulit (belum lagi fakta bahwa banyak dari kita mengoleskan tabir surya untuk melindungi kita dari kerusakan akibat sinar matahari dan tanda-tanda penuaan). Dan mengingat banyaknya fungsi D dalam tubuh, ini jelas bukan hal yang baik.

    Terlibat dalam serangkaian proses fisiologis, vitamin D tidak hanya penting bagi tubuh Anda untuk berfungsi dengan baik, tetapi juga merupakan komponen kunci dari tubuh yang berkembang. “Fungsi klasik vitamin D adalah menjaga kadar kalsium darah, yang berperan dalam kesehatan tulang. Meskipun, selama 20 hingga 30 tahun terakhir kita mulai memahami bahwa vitamin D mungkin memiliki fungsi non-kesehatan tulang. berperan dalam mengatur tekanan darah dan kadar glukosa dan terkait dengan fungsi otot," kata Sina Gallo, profesor ilmu nutrisi di University of Georgia, seperti dilansir dari laman Mind Body Green. 

    Mengingat pentingnya vitamin D, Anda mungkin bertanya-tanya apakah Anda sendiri dapat melihat tanda-tanda kekurangan vitamin D. Sementara kekurangan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih besar, tidak mendapatkan vitamin D yang cukup setiap hari dapat menyebabkan ketahanan imun kurang, brain fog, suasana hati yang buruk, kesehatan tulang yang kurang optimal. 

    Biasanya ketika berbicara tentang mendapatkan semua vitamin dan nutrisi penting, Anda disarankan untuk makan lebih banyak sayuran! Dan sementara sayuran kaya akan zat gizi mikro, menambahkan lebih banyak sayuran hijau ke dalam makanan Anda tidak akan ada gunanya jika menyangkut zat gizi mikro seperti vitamin D yang larut dalam lemak ini.

    Satu-satunya sayuran yang mengandung vitamin D yang sangat penting adalah jamur yang diiradiasi. “Jamur menghasilkan vitamin D2 dengan mengubah ergosterol dalam membrannya melalui reaksi fotokimia dengan cara yang sama seperti UV dari matahari mengubah kolesterol menjadi vitamin D3,” kata Robert Bruce Beelman, Ph.D., seorang ahli efek sinar UV pada jamur.

    Jamur mengandung jenis D yang berbeda dari yang terbentuk akibat paparan sinar matahari di tubuh kita (atau apa yang kita konsumsi dari ikan atau telur berlemak). Ketika terkena sinar UV yang cukup dan berkelanjutan, jamur menghasilkan D2, sedangkan tubuh kita menghasilkan D3. Vitamin D2 biasanya berasal dari sumber nabati seperti jamur dan D3 dari sumber hewani seperti salmon.

    Sementara, satu-satunya tanaman lain yang mengandung vitamin D adalah alga dan fitoplankton, yang sebenarnya mengandung D3 daripada D2. Meskipun sering dimasukkan ke dalam kategori "sayuran laut", ganggang sebenarnya bukan sayuran. Namun, tumbuhan laut ini menyediakan sumber D3 nabati yang kuat, dan sangat berkelanjutan. Sementara tubuh kita masih dapat menggunakan D2 (ergocalciferol), sejumlah besar ilmu pengetahuan menggarisbawahi inferioritasnya terhadap vitamin D3 (cholecalciferol). Memang, D3 jauh lebih unggul untuk konsumsi manusia berdasarkan bioaktivitas, stabilitas, dan bioefikasinya.

    Baca juga: Selain Meningkatkan Vitamin D, Ini 6 Manfaat Lain Berjemur Sinar Matahari

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.