Efek Terlalu Sering Menggunakan Sampo Kering Menurut Ahli

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi wanita menyisir rambut. Freepik.com/Nensuria

    Ilustrasi wanita menyisir rambut. Freepik.com/Nensuria

    TEMPO.CO, Jakarta - Sampo kering atau dry shampoo adalah salah satu produk jenius bagi para pencinta perawatan rambut. Produk ini membantu orang memiliki rambut indah di saat tidak memiliki waktu untuk keramas. Meskipun tidak membersihkan rambut atau kulit kepala, itu cukup membantu di saat-saat kritis.

    Penny James, trikologis bersertifikat, mengatakan bahwa sampo kering biasanya diformulasikan dengan bahan-bahan seperti pati, alkohol, atau bedak. Cara kerjanya adalah menyerap minyak dan lemak di kulit kepala dan di sepanjang batang rambut.

    Sampo kering tersedia dalam banyak pilihan, termasuk semprotan, bubuk, dan busa. Karena semakin banyak formula yang beredar di pasaran, banyak pertanyaan tentang keamanan sampo kering dan dampaknya pada rambut dan kulit kepala.

    Menurut William Gaunitz, ahli trikologi bersertifikat dan pendiri Advanced Trichology, sampo kering dapat mengubah mikrobioma kulit kepala dari waktu ke waktu. "Jika digunakan setiap hari, dapat menimbulkan masalah termasuk kekeringan, pengelupasan, kulit kepala meradang, dan memperburuk kondisi lain, seperti Demodex atau dermatitis seboroik jika sudah ada," katanya, seperti dilansir dari Real Simple, Rabu, 8 Desember 2021. 

    Selain itu, karena sampo kering tidak membersihkan kulit kepala, penggunaan sampo ini terus-menerus dapat menyumbat folikel rambut dan menyebabkan folikulitis, kata James. Folikulitis adalah kondisi kulit kepala di mana folikel rambut menjadi meradang. Ketika ini terjadi, kulit kepala jadi gatal dan muncul jerawat kecil berwarna merah atau putih.

    "Beberapa orang mungkin juga sensitif terhadap bahan kimia atau bahan dalam sampo kering, jadi mereka tidak boleh menggunakannya secara teratur," kata Gaunitz.

    Kedua ahli trikologi mengatakan bahwa sampo kering paling aman digunakan dua kali seminggu. "Saya biasanya tidak merekomendasikan menggunakan sampo kering secara teratur," kata Gaunitz. "Jika seseorang menggunakannya untuk kemudahan penggunaan dan aspek volume, sekali atau dua kali seminggu adalah rekomendasi maksimal saya."

    Masalah muncul ketika sampo kering diandalkan sebagai pengganti sampo biasa. Tapi, sampo ini aman digunakan sesekali, misalnya saat perlu perlu memperpanjang blowout, tidak ingin mencuci rambut, atau menginginkan efek volumizing.

    Baca juga: Cara Keramas Seperti Ini Bisa Sebabkan Rambut Kusut dan Rontok

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?