Tas Noken Terdaftar di UNESCO, Sarat Makna bagi Perempuan Papua

Reporter

Panita TPS membawa tas noken saat Pilkada serentak di TPS distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua, 9 Desember 2015. Pilkada serentak di Papua diikuti 11 kabupaten, yakni Yakuhimo, Nabire, Keerom, Asmat, Waropen, Merauke, Boven Digul, Pegunungan Bintang, Supiori, Memberamo Raya, dan Yalimo. TEMPO/Maria Hasugian

TEMPO.CO, JakartaNoken atau yang dikenal sebagai tas tradisionalnya orang Pupua adalah tas yang terbuat dari jalinan bahan serat kayu.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tas noken Papua terbuat dari kayu. Namun tidak sedikit pula noken yang terbuat dari bahan serat pohon atau daun yang diproses menjadi benang yang kuat, kemudian diikat atau dianyam menjadi satu.

Menurut kamusbesar.com, tas noken Papua selain merupakan tas tradisional dari Papua, tas ini juga dijadikan maskawin oleh masyarakat-masyarakat Papua. Selain itu, masyarakat Papua biasanya menggunakan tas Noken untuk membawa hasil-hasil pertanian seperti sayuran, umbi-umbian dan juga untuk membawa barang-barang dagang ke pasar.

Tas Noken juga memiliki keunikan lain yaitu cara pemakaiannya yabg di bawa atau diletakkan di kepala. Tidak hanya itu, tas Noken juga terdaftar pada UNESCO sebagai salah satu karya tradisional dan warisan kebudayaan dunia. Noken sudah masuk dalam warisan budaya dunia setelah disahkan UNESCO, hal ini telah diperjuangkan sejak 4 Desember 2012 dalam sidang UNESCO di Paris, Prancis.

Tas tradisional yang satu ini bukanlah sekedar tas biasa. Seperti yang kita ketahui pada pembahasan sebelumnya iya memiliki keunikan serta kegunaan yang luar biasa. Namun tahukah kamu, bahwa tas noken juga memiliki simbol atau filosofinya sendiri.

Simbol dari tas Noken sendiri menyimbolkan sebuah kehidupan yang baik, perdamaian, dan kesuburan bagi masyarakat di tanah Papua terutama kebanyakan di daerah Pegunungan Tengah Papua Seperti Mee atau Ekari, Damal, Suku Tapi, Dani, Suku Lani dan Bauzi.

Selain itu, Noken identik dengan perempuan Papua dan yang lebih menariknya noken ini hanya boleh dibuat oleh orang-orang Papua saja. Para perempuan-perempuan di Papua sejak kecil sudah harus belajar dalam membuat tas Noken tersebut.

Hal ini karena dalam membuat noken dari dulu hingga saat ini, dapat melambangkan kedewasaan si perempuan itu. Karena jika perempuan Papua belum bisa membuat noken dia tidak dianggap dewasa dan itu merupakan syarat untuk menikah.

ASMA AMIRAH

Baca: Perjuangan Noken Papua Menjadi Warisan Budaya Dunia yang Diakui UNESCO

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kemendikbud Upayakan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Lolos ICH UNESCO

10 jam lalu

Kemendikbud Upayakan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Lolos ICH UNESCO

Indonesia harus bisa memanfaatkan konvensi Intangible Cultural Heritage (ICH) 2003 untuk mendukung diplomasi budaya dengan negara-negara lain.


Komnas HAM Kecewa Atas Vonis Bebas Kasus Paniai

1 hari lalu

Komnas HAM Kecewa Atas Vonis Bebas Kasus Paniai

Komnas HAM menyatakan putusan Kasus Paniai membuat keluarga korban kehilangan harapan untuk mencari keadilan.


Hakim Vonis Bebas Terdakwa Pelanggaran HAM Kasus Paniai

1 hari lalu

Hakim Vonis Bebas Terdakwa Pelanggaran HAM Kasus Paniai

Terdakwa pelanggaran HAM kasus Paniai divonis bebas Pengadilan Negeri Makassar. Hakim menilai pelanggaran HAM tidak terbukti.


Sri Mulyani: Freeport adalah Aset yang Harus Kita Jaga Bersama

2 hari lalu

Sri Mulyani: Freeport adalah Aset yang Harus Kita Jaga Bersama

Sri Mulyani menyebut operasi penambangan bawah tanah PT Freeport Indonesia melalui Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) telah berkontribusi sebesar $2 miliar bagi penerimaan negara


Anies Baswedan Bakal Mengikuti Perayaan Natal Nasional di Papua

5 hari lalu

Anies Baswedan Bakal Mengikuti Perayaan Natal Nasional di Papua

Anies Baswedan akan mengikuti Perayaan Natal Nasional yang digelar DPW Partai NasDen Papua pada 8 - 9 Desember 2022.


Antisipasi Krisis Pangan, Bulog Papua dan Papua Baratkan Siapkan 100 Ton Beras

5 hari lalu

Antisipasi Krisis Pangan, Bulog Papua dan Papua Baratkan Siapkan 100 Ton Beras

Bulog Papua dan Papua Barat menjadi induk dalam menyalurkan beras saat bencana.


Anies Baswedan Safari ke Aceh, NasDem Targetkan Bisa Menang 85 Persen

6 hari lalu

Anies Baswedan Safari ke Aceh, NasDem Targetkan Bisa Menang 85 Persen

Anies Baswedan, menyambangi Aceh sejak Jumat 2 Desember hingga hari ini. i NasDem mengklaim sambutan masyarakat Aceh menyambut Anies luar biasa.


Ini Harapan Wapres Ma'ruf Amin Setelah DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

6 hari lalu

Ini Harapan Wapres Ma'ruf Amin Setelah DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Komisi I DPR telah menyetujui Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono menjadi calon panglima TNI baru.


Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Pastikan Gunakan Pendekatan Humanis Tangani Masalah Papua

7 hari lalu

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Pastikan Gunakan Pendekatan Humanis Tangani Masalah Papua

Laksamana Yudo Margono memastikan pendekatan humanis dalam menangani masalah Papua.


Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Digelar Siang Ini, DPR Bakal Dalami Isu Alutsista hingga Papua

7 hari lalu

Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Digelar Siang Ini, DPR Bakal Dalami Isu Alutsista hingga Papua

Komisi I DPR bakal menggelar uji kepatutan dan kelayakan alias fit and proper test terhadap calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono pukul 13.30