Indonesia Tak Ikut Kompetisi Miss Universe di Israel, Ini Alasannya

Reporter

Editor

Mila Novita

Miss Meksiko Andrea Meza berhasil menyabet gelar ratu sejagad dalam malam puncak Miss Universe 2020. Meza menyingkirkan puluhan kontestan cantik lainnya dari berbagai negara. Instagram/@Andreamezamx

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia memutuskan tidak mengirimkan wakil ke pemilihan Miss Universe yang akan diselenggarakan pada 12 Desember 2021 di Kota Eliat, Israel. Keputusan tersebut diumumkan Yayasan Puteri Indonesia (YPI) selaku pemegang lisensi Miss Universe pada Minggu, 28 November 2021.

“Dengan berat hati kami ingin menginformasikan bahwa kami tidak akan dapat berpartisipasi dalam 70th Miss Universe Peagant. Waktu persiapan yang ketat dan aturan lokal tentang pembatasan Covid-19 menyebabkan kami memutuskan untuk tidak mengirimkan perwakilan Indonesia untuk kompetisi tahun ini,” demikian bunyi pengumuman yang diunggah di laman Instagram YPI, Minggu, 28 November 2021.

YPI berharap kompetisi ini berjalan sukses. Siapa pun yang terpilih sebagai Miss Universe berikutnya akan terus menginspirasi para perempuan di komunitasnya.

Meski tak mengikuti pemilihan Miss Universe 2021, YPI memastikan akan tetap melaksanakan pemilihan Puteri Indonesia. Saat ini YPI tengah menyelenggarakan pemilihan di sejumlah provinsi di Indonesia.

“Kami berharap dapat berpartisipasi lagi dalam kontes Miss Universe tahun depan,” mereka menambahkan.

Pada Juli 2021, Organisasi Miss Universe mengumumkan bahwa kompetisi Miss Universe diselenggarakan di Israel. Paula Shugart, presiden organisasi Miss Universe, mengatakan Israel telah masuk dalam daftar negara tuan rumah kontes Miss Universe selama beberapa tahun karena sejarahnya yang kaya.

Warganet memiliki pendapat beragam tentang lokasi penyelenggaraan Miss Universe 2021. Sebagian antusias dengan keputusan tersebut, sedangkan yang lainnya menyatakan tidak setuju dan bahkan mengusulkan untuk tidak mengirimkan perwakilan dari negaranya ke ajang kontes kecantikan dunia itu. "Pulang pulang yuk, kita enggak ikutan dulu, takut," ujar seorang netizen dari Indonesia. "Indonesia mundur," tulis netizen lain.

Selain Indonesia, beberapa negara lain juga tidak mengikuti kontes Miss Universe. Malaysia tidak mengikuti ajang ini karena tidak memiliki wakil terpilih. Situasi pandemi membuat mereka tidak menggelar pemilihan lokal. Pemerintah Afrika Selatan juga menarik dukungannya untuk wakil negara ke kompetisi ini.

Miss Greece, Rafaele Plastira juga mengumumkan bahwa dia tidak akan mengikuti ajang tahun ini karena alasan pelangaran hak asasi manusia Israel terhadap Palestina. Miss Universe Maroko  Fatima Zahra Khayat juga mengumumkan tak ikut kompetisi ini karena cedera kaki.

Baca juga: Miss Universe ke-70 Digelar di Israel Desember 2021, Netizen: Indonesia Mundur

 

MILA NOVITA | NIA PRATIWI 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

 





Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

6 jam lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Blinken ke Tepi Barat, Tegaskan Dukungan AS atas Solusi Dua Negara

7 jam lalu

Blinken ke Tepi Barat, Tegaskan Dukungan AS atas Solusi Dua Negara

Menlu AS Antony Blinken menegaskan kembali dukungan Washington untuk solusi dua negara atas konflik puluhan tahun antara Israel dan Palestina.


Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

15 jam lalu

Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

Korea Selatan adalah salah satu negara pertama yang melaporkan wabah Covid-19 pada awal 2020.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

16 jam lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

18 jam lalu

Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

Ada sekitar 69.323 kartu jaminan sosial atau Social Security Numbers (SSNs) yang digunakan untuk mendapatkan dana bantuan dari total USD 5,4 miliar


Jelang Kunjungan Israel - Palestina, Menlu AS Tegaskan Solusi Dua Negara

19 jam lalu

Jelang Kunjungan Israel - Palestina, Menlu AS Tegaskan Solusi Dua Negara

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken menyatakan akan mendesak warga Israel dan Palestina untuk meredakan ketegangan.


Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

21 jam lalu

Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

Toyota Motor Corp mencatat total penjualan global sebanyak 10,5 juta unit sepanjang 2022, mengalahkan Volkswagen yang hanya menjual 8,9 juta unit.


Deteksi Subvarian Baru seperti Kraken dengan Pengurutan Genom

1 hari lalu

Deteksi Subvarian Baru seperti Kraken dengan Pengurutan Genom

Peneliti mengingatkan pentingnya pengurutan genom menyeluruh untuk mendeteksi COVID-19 subvarian baru seperti Kraken.


Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

1 hari lalu

Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

Pasien demam yang berkunjung ke klinik akibat Covid-19 selama Imlek turun sekitar 40 persen.


Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

1 hari lalu

Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

Pemerintah Jepang menyatakan akan terus memantau situasi Covid-19 di China.