7 Ciri-ciri Kecanduan Belanja atau Shopaholic, Anda Termasuk?

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Confessions-of-Shopaholic

    Confessions-of-Shopaholic

    TEMPO.CO, Jakarta - Apakah Anda adalah seseorang yang shopaholic? Ada sebuah kata yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang suka dan kecanduan dengan aktivitas berbelanja, yaitu Shophaholic. Meskipun masih dapat diterima secara sosial, kecanduan berbelanja dapat menciptakan masalah serius dalam kehidupan seseorang.

    Apa saja gejala seorang kecanduan belanja? Melansir dari Verywellmind.com, dalam budaya populer, citra pembelanja kompulsif adalah seorang wanita muda yang ceria yang sangat mengikuti trend sepatu dan tas tangan. Popularitas buku dan film "Confessions of a Shopaholic" menunjukkan daya tarik gambar ini.

    Penelitian menemukan bahwa terdapat gambaran yang berbeda dari kondisi para Shopaholic. Namun, penting untuk diingat bahwa kecanduan belanja dapat terbentuk karena sejumlah alasan. Inilah 7 ciri-ciri Shophaolic dilansir dari Huffpost.com:

    1. Anda memiliki banyak item yang belum dibuka
    Shophaholic sering membeli barang, bahkan mungkin akan lupa dengan barang-barang yang telah mereka beli sehingga barang tersebut masih tersegel rapih dengan label harganya.

    2. Sering membeli barang yang tidak dibutuhkan
    Ciri-ciri shopaholic yang kedua yaitu sering membeli barang yang tidak diperlukan dan tidak memiliki rencana untuk membeli barang tersebut sebelumnya. Mereka akan sangat rentan jika mereka mengaku memiliki "obsesi" terhadap suatu barang, seperti tas dan sepatu. 

    3. Frustasi memicu keinginan untuk berbelanja
    Belanja kompulsif adalah upaya untuk mengisi kekosongan emosional, seperti kesepian, atau kurang percaya diri. Shopaholic juga memiliki kecenderungan untuk menderita gangguan mood, gangguan makan, atau masalah penyalahgunaan zat. Jadi, jika Anda cenderung makan makanan yang menenangkan setelah hari yang buruk, penelitian menunjukkan bahwa Anda mungkin juga lebih cenderung menikmati belanja.

    4. Mengalami kegembiraan saat membeli suatu barang
    Para ahli mengatakan dopamin, zat kimia otak yang terkait dengan kesenangan sering dilepaskan saat pembeli melihat barang yang diinginkan dan telah mempertimbangkan untuk membelinya. Namun, perasaan kegembiraan ini bisa menyebabkan adiktif.

    5. Perasaan menyesal setelah membeli barang
    Rasa bersalah ini tidak hanya muncul setelah membeli barang mahal, namun juga barang yang sedang diskon. Terlepas dari penyesalan apa pun yang mengikutinya, para shopaholic mahir merasionalisasi hampir semua barang yang telah mereka beli.

    6. Anda mencoba menyembunyikan kebiasaan belanja Anda
    Orang yang telah kecanduan berat dengan aktivitas berbelanja mungkin akan melakukan penyembunyian pada barang-barang yang telah mereka beli. Hal ini juga merupakan tanda bahwa Anda mengorbankan banyak uang hanya untuk berbelanja.

    7. Merasa cemas apabila tidak berbelanja
    Para shopaholic telah melaporkan bahwa mereka merasa "tidak nyaman" jika mereka tidak memperbaiki belanjaan mereka, dan bahkan mengaku akan belanja online jika mereka tidak dapat berbelanja secara langsung.

    VALMAI ALZENA KARLA 

    Baca: 7 Tanda Seorang Penggila Belanja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.