Linda Evangelista Ungkap Efek Menyakitkan dan Agarofopia setelah Sedot Lemak

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Linda Evangelista ((kanan) dan Naomi Campbell (Instagram/@lindaevangelista)

    Linda Evangelista ((kanan) dan Naomi Campbell (Instagram/@lindaevangelista)

    TEMPO.CO, Jakarta - Supermodel Linda Evangelista mengungkap efek samping menyakitkan setelah prosedur pengurangan lemak yang dia jalani lima tahun lalu. Dia mengklaim di beberapa bagian tubuhnya tumbuh massa mengeras setelah prosedur tersebut, membuat dia kesakitan, mengalami agarofobia, dan kehilangan pekerjaan. 

    Dilansir dari People, Kamis, 23 September 2021, model seangkatan Naomi Campbell itu melayangkan gugatan kepada ZELTIQ Aesthetics, perusahaan induk yang menawarkan prosedur penghilangan lemak yang disebut dengan CoolSculpting.

    Dalam keluhannya, dia menjelaskan beberapa hal terjadi setelah prosedur itu, kesulitan yang dia hadapi dalam operasi lanjutan, dan kondisi fisik dan mentalnya saat ini. Supermodel berusia 56 tahun itu juga merinci proses pengurangan lemak yang dilakukan di beberapa titik di tubuhnya, termasuk perut, panggul, punggung dan area bra, paha bagian dalam, dan dagu. Dia mengklaim selama beberapa bulan dia memiliki massa yang keras, menonjol, dan menyakitkan di bawah kulitnya.

    Menurut People, dia mengalami Paradoxical Adipose Hyperplasia atau PAH, yakni efek samping yang sangat jarang tetapi serius di mana sel-sel lemak yang ditargetkan di tempat perawatan tumbuh lebih besar, menurut Heathline. Model tersebut mengatakan bahwa dia tidak mengetahui hal ini menjadi risiko sebelum prosedurnya.

    Keluhan tersebut menuduh bahwa perusahaan itu mengetahui bahwa produk mereka dapat menyebabkan PAH pada tahun 2013 menurut laporan kepada investor. “Tetapi informasi tersebut tidak pernah dilaporkan dalam iklan dan/atau kampanye pemasarannya yang ditujukan kepada konsumen,” demikian tertulis di keluhan tersebut.

    Evangelista mengklaim bahwa perusahaan tersebut menawarkan membayar operasi sedot lemak korektif yang dia butuhkan setelah didiagnosis dengan PAH, tetapi pada malam operasi, dia ditagih pembayaran setelah menandatangani perjanjian kerahasiaan.

    Dia menolak, tetapi masih menjalani dua operasi sedot lemak korektif di seluruh tubuh, yang menurut dia proses pemulihannya lama dan menyakitkan, dan akhirnya tidak berhasil. Menurut dia, selain hiperplasia lemak kembali, operasi itu menyebabkan jaringan parut keloid yang besar,

    Di Instagram, supermodel itu mengatakan dia telah ditinggalkan, digambarkan media bahwa dia tidak dapat dikenali, dan menjadi seorang penyendiri. Dalam pengajuan pengadilan, dia juga mengklaim bahwa dia mengalami kecemasan parah dan agoraphobia setelah operasi dan dan telah kehilangan banyak kesempatan kerja, salah satunya termasuk berjalan di acara Versace 2017 bersama rekan-rekan modelnya.

    Dia menulis keluhannya itu di Instagram dengan tanda pagar #TheTruth dan #MyStory. "Hari ini saya mengambil langkah besar untuk memperbaiki kesalahan yang telah saya derita dan miliki. disimpan sendiri selama lebih dari lima tahun,” tulis dia membuka penjelasannya.

    "Kepada pengikut saya yang bertanya-tanya mengapa saya tidak bekerja sementara karier rekan-rekan saya berkembang pesat, alasannya adalah karena saya secara brutal dirusak oleh prosedur CoolSculpting Zeltiq yang melakukan kebalikan dari apa yang dijanjikan," lanjutnya dalam postingan tersebut.

    Dia berharap, dengan mengajukan gugatan, dia bisa maju dan menghilangkan rasa malunya dan mempublikasikan ceritanya. “Saya ingin keluar dari sini dengan kepala tinggi, meskipun tidak terlihat seperti diriku lagi."

    Postingannya disambut dengan dukungan oleh sesama supermodel dan selebritas. Naomi Campbell memuji kekuatan dan keberanian temannya.

    "Kamu tahu aku mencintaimu. Kami mencintaimu, dan di sini untukmu selalu tepat di sisimu. Aku tidak bisa membayangkan rasa sakit yang kamu alami secara mental selama 5 tahun terakhir ini. Ingat siapa kamu, dan apa yang telah kamu capai dan pengaruhmu serta semua kehidupan orang yang telah kamu sentuh, dan masih melakukannya hingga hari ini dengan membagikan kisahmu. Bangga padamu, dan dukung kamu setiap langkahmu,” kata dia.

    "Kamu dicintai," tulis supermodel lainnya, Christy Turlington.

    Linda Evangelista, Campbell, Turlington, dan Christensen, bersama dengan Cindy Crawford, Claudia Schiffer, dan Elle Macpherson, dinobatkan sebagai legenda catwalk modern oleh Times pada 1996, dan mendefinisikan mereka sebagai generasi model.

    Baca juga: 8 Risiko Sedot Lemak, Awas Kulit Kendur dan Mati Rasa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.