3 Cara untuk Meningkatkan Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita melakukan peregangan. Freepik.com

    Ilustrasi wanita melakukan peregangan. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tempat kerja, ada begitu banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Begitu lama sehingga terkadang menyabotase kemampuan Anda untuk memeriksa kesehatan mental Anda dan memperhatikan emosi yang Anda alami sepanjang hari kerja.

    Namun, kelelahan itu nyata dan secara bersamaan merasakan semua hal ketika beberapa dari kita kembali ke lingkungan kantor dalam pandemi sementara yang lain terus melakukan Zoom dengan atasan dari kamar tidur mereka. Carson Tate pendiri Working Simply dan penulis Own It. Love It. Make It Work: How to Make Any Job Your Dream Job membagikan beberapa tindakan sederhana yang dapat kita ambil untuk menjaga kesehatan emosional di tempat kerja berikut ini.

    1. Jangan Meremehkan Seni Istirahat Kerja 5 Menit

    Baik itu "hai" setiap hari kepada teman atau anggota keluarga atau meluangkan waktu lima menit untuk membuat lagu yang bagus, tutup mata Anda dan tutup dunia, istirahat sejenak—dan saat Anda tidak sedang melakukan banyak pekerjaan—dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan mental Anda. Menurut Tate, hanya pertukaran teks lima menit dengan manusia lain—bahkan istri Anda yang bekerja—seperti makanan dan air untuk otak.

    "Ini dapat memberikan dorongan langsung dalam suasana hati dan seiring waktu memperkuat hubungan," jelas Tate, seperti dilansir dari laman Purewow. Ini juga memungkinkan Anda untuk menghirup udara selama satu menit. Pilihan lainnya adalah jeda mendengarkan musik. Tidak hanya memberi isyarat beberapa lagu Britney Spears atau Beyoncé membantu mengurangi depresi dan kecemasan, itu juga meningkatkan harga diri Anda sehari-hari, terutama jika Anda memilih lagu yang optimis, menurut The Journal of Positive Psychology.

    2. Untuk Stres Akut di Kantor, Bergeraklah

    Memang benar: Beberapa tantangan kesehatan mental yang lebih kompleks untuk dipecahkan adalah tantangan yang muncul secara tidak terduga. Email yang tidak menyenangkan dari atasan Anda atau pertemuan mendadak yang ditambahkan ke kalender Anda. Pertahanan terbaik? Jalan cepat, jumping jacks, bahkan pesta dansa solo dapat membantu, Tate menjelaskan. "Gerakan adalah salah satu cara paling ampuh untuk memindahkan emosi negatif ke seluruh tubuh Anda dan mengatur ulang," katanya. Anggap saja sebagai meditasi dalam gerakan—meringankan respons melawan atau lari Anda, tetapi juga memberikan kejelasan pada ketegangan dan kejengkelan sehari-hari sehingga Anda dapat melepaskan segala sesuatunya dengan lebih mudah.

    3. Ajukan Pertanyaan pada Diri Sendiri yang Membantu Anda Melihat Gambaran yang Lebih Besar

    Ketika berbicara tentang kesehatan mental di tempat kerja, itu adalah hal-hal kecil yang bisa berdampak buruk. Mungkin Anda terperosok dalam politik kantor kecil atau Anda hanya perlu istirahat dari tugas kecil namun menjengkelkan dalam daftar tugas Anda yang terus-menerus membuat Anda kecewa. Tate mengatakan di sinilah bertanya pada diri sendiri serangkaian pertanyaan dapat meningkatkan pandangan (dan suasana hati) Anda tentang pekerjaan. 

    “Nilai dan pentingnya pekerjaan Anda ditentukan oleh Anda, yang berarti Anda dapat menemukan makna dalam pekerjaan apa pun karena Anda mendefinisikannya. ,” jelasnya. “Tanyakan pada diri sendiri, 'Apa manfaat yang diterima pelanggan Anda dari menggunakan produk atau layanan Anda?' 'Bagaimana pekerjaan Anda memengaruhi orang secara positif?' 'Apa dampaknya bagi tim, perusahaan, dan pelanggan Anda jika Anda tidak melakukan pekerjaan Anda? ?'”

    Setelah Anda memusatkan perhatian pada jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, Anda dapat menulis pernyataan makna untuk pekerjaan Anda dan mengapa Anda melakukannya. “Posting di tempat yang bisa Anda lihat, jadi ketika Anda mengalami hari yang buruk, seperti yang kita semua lakukan, Anda akan memiliki pengingat visual tentang mengapa Anda dan pekerjaan Anda penting bagi Anda," ujarnya.

    Baca juga: Zendaya Ungkap Terapi Bantu Menjaga Kesehatan Mentalnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.