Amy Schumer Operasi Pengangkatan Rahim dan Usus Buntu karena Endometriosis

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komedian Amy Schumer saat menghadiri acara 100 orang paling berpengaruh di dunia menurut majalah Time di New York, 21 April 2015. Evan Agostini/Invision/AP

    Komedian Amy Schumer saat menghadiri acara 100 orang paling berpengaruh di dunia menurut majalah Time di New York, 21 April 2015. Evan Agostini/Invision/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Amy Schumer sedang dalam pemulihan setelah menjalani operasi karena endometriosis. Aktris I Feel Pretty yang kini berusia 40 tahun itu memutuskan melakukan pengangkatan rahim dan usus buntunya sekaligus.

    Dia mengabarkan kondisinya melalui unggahan video di Instagram yang diambil oleh suaminya, Chris Fischer, di rumah sakit pada Sabtu, 18 September 2021.

    "Jadi, inilah pagi setelah operasi endometriosis saya dan pengangkatan rahim saya," katanya ke kamera. "Dokter menemukan 30 titik endometriosis yang dia angkat. Dia mengangkat usus buntu saya karena endometriosis telah menyerangnya."

    "Ada banyak, banyak darah di rahim saya dan saya, kamu tahu, sakit dan saya memiliki beberapa keluhan, seperti nyeri gas," Schumer menambahkan. 

    Dia juga menulis pesan untuk pengikutnya yang perempuan di keterangan. "Jika mengalami menstruasi yang sangat menyakitkan, kamu mungkin menderita #endometriosis."

    Ini bukan pertama kalinya bintang Snatched itu mengungkapkan nyeri endometriosis dan kesuburannya. Dia juga didiagnosis menderita adenomiosis, yakni kondisi saat jaringan endometrium ada di dalam dan tumbuh menerobos dinding otot rahim.

    Pada Agustus 2020, ia membahas risiko mencoba memiliki bayi kedua pada Sunday Today dengan Willie Geist. Dia dan Fischer menyambut putra Gene David, 2, pada Mei 2019.

    "Kami melakukan IVF, dan IVF sangat sulit bagi saya," kata Schumer saat itu. "Saya tidak berpikir saya bisa melakukan IVF lagi."

    Akhirnya, dia memutuskan untuk tidak hamil lagi. Kalaupun ingin menambah anak, dia mungkin akan melakukannya dengan ibu pengganti tapi tidak dalam waktu dekat. 

    Sebelumnya, dia mengatakan bahwa pandemi membuatnya memutuskan untuk menunggu untuk hamil anak kedua. Padahal dia dan suaminya sudah memiliki embrio. 

    Dia juga berterima kasih kepada para pengikutnya yang telah berbagi pengalaman tentang program bayi tabung yang mereka jalani. Kisah-kisah tersebut membuat dia merasa berdaya dan memiliki banyak dukungan. 

    "Begitu banyak wanita melalui banyak proses IVF yang menyakitkan dan melelahkan secara mental. Saya mendengar dari ratusan wanita tentang keguguran dan perjuangan mereka, juga banyak cerita yang penuh harapan tentang bagaimana setelah putaran dan putaran IVF berhasil!!" kata Amy Schumer. 

    Baca juga: Gejala yang Dirasakan Pengidap Endometriosis selain Kram Menstruasi

    PEOPLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.