Irina Shayk Puji Cara Bradley Cooper Mengasuh Putri Mereka, Tanpa Pengasuh

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bradley Cooper berpose bersama dengan istrinya Irina Shayk saat tiba di karpet merah dalam acara Piala Oscars 2019 di Holywood, Los Angeles, 25 Februari 2019. Bradley Cooper masuk dalam tiga nominasi dalam Piala Oscar 2019. REUTERS/Mario Anzuoni

    Bradley Cooper berpose bersama dengan istrinya Irina Shayk saat tiba di karpet merah dalam acara Piala Oscars 2019 di Holywood, Los Angeles, 25 Februari 2019. Bradley Cooper masuk dalam tiga nominasi dalam Piala Oscar 2019. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta - Irina Shayk mungkin menentang istilah pengasuhan bersama atau co-parenting, tetapi dia mendukung Bradley Cooper, ayah dari putrinya yang berusia empat tahun.

    Dalam sebuah wawancara baru dengan HighStyle Highsnobiety, model memuji mantan pacarnya, untuk pendekatan langsung dalam membesarkan putri mereka. “Dia ayah yang aktif dan aktif—bukan pengasuh,” kata Shayk, seperti dilansir dari laman Glamour. “[Putri saya] Lea pergi berlibur bersamanya selama hampir dua minggu—saya tidak menelepon mereka sekali pun.”

    Kebijakan tanpa pengasuh di Hollywood, sepertinya masih kurang populer. Padahal setiap ibu tentu membutuhkan bantuan saat mengasuh anak dari kekasih, pasangan, atau mantan pasangan.

    Wawancara ini sejalan dengan pernyataan lain yang dia berikan tentang kekuatan Cooper sebagai seorang ayah pada Maret 2021. Sambil menyebut mantannya sebagai "ayah yang paling luar biasa," dia juga menjelaskan mengapa dia menolak istilah "mengasuh bersama."

    "Saya tidak pernah mengerti istilah 'mengasuh bersama'," katanya kepada Elle saat itu. “Ketika saya bersama putri saya, saya 100% seorang ibu, dan ketika dia bersama ayahnya, dia 100% ayahnya. Co-parenting adalah mengasuh anak.”

    Irina Shayk, model, bersama putrinya Lea De Seine (2 tahun) saat memakai kostum Minnie untuk merayakan Halloween 2019. dailymail.co.uk/theimagedirect.com

    Shayk, yang biasanya menjaga kehidupan keluarganya cukup pribadi, juga membuka diri kepada HighStyle tentang gaya pengasuhan mereka yang sangat ketat. “Ketika dia selesai makan, dia bangkit dari meja, mengambil piringnya, berkata, 'Terima kasih.' Tanpa kata 'tolong' atau 'terima kasih', dia tidak mendapatkan apa-apa," lanjut Shayk. “Sulit, karena dia punya banyak mainan. Saya punya satu boneka, dan saya masih memiliki boneka ini. Pirang, mata biru, boneka Rusia besar. Nenek saya biasa membuatkan pakaian untuknya.”

    Shayk melanjutkan bahwa dia selalu menjelaskan kepada putrinya, kenapa dia hanya memiliki satu boneka. “Saya selalu menjelaskan, 'Lihat, ini boneka saya. Saya hanya punya satu.' Atau terkadang, 'Kamu punya permen ini. Saya dulu hanya punya permen untuk Natal,’” tambahnya.

    Irina Shayk dan Bradley Cooper memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka mereka pada Juni 2019, setelah empat tahun bersama. “Saya pikir dalam semua hubungan yang baik, Anda membawa yang terbaik dan yang terburuk — itu hanya sifat manusia,” kata Shayk kepada Vogue dalam wawancara jujur tujuh bulan. setelah perpisahan mereka. "Dua orang hebat tidak harus menjadi pasangan yang baik."

    Baca juga: Irina Shayk dan Bradley Cooper, Hubungan Hanya Fokus pada Anak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.