Gejala yang Sering Dialami Perempuan Menjelang Menopause

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi wanita paruh baya memegang segelas air. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Menopause adalah periode menstruasi terakhir dalam kehidupan wanita, menurut badan amal The Daisy Network. Namun, sebelum itu benar-benar terjadi, perempuan mengalami penurunan bertahap produksi hormon dan fungsi ovarium yang disebut klimakterik.

Selama proses klimakterik, gejala mulai muncul karena kadar hormon berubah meskipun menstruasi mungkin masih teratur. Gejala awal yang muncul adalah keringat malam dan perubahan suasana hati.

Dilansir dari Express.co.uk, Royal College of Obstetricians and Gynecologists menjelaskan bahwa perubahan suasana hati dapat disebabkan oleh penurunan kadar estrogen dan progesteron. "Kurang tidur karena keringat malam juga dapat menyebabkan perubahan suasana hati," demikian menurut organisasi itu.

Bridgewater Community Healthcare NHS Foundation Trust menyebutkan, gejala menjelang menopause dapat bertahan selama beberapa tahun, rata-rata hingga sekitar empat tahun. Tapi, ada juga perempuan yang mengalami gejala perubahan hormonal hingga 10 tahun sebelum terjadinya menopause. 

Gejalanya bisa meliputi rasa panas, keringat malam, perubahan suasana hati, kekeringan vagina, insomnia, serta sakit sendi, otot dan tendon.

Gejala juga muncul dalam bentuk perubahan emosi, kecemasan dan lekas marah, konsentrasi buruk, memori buruk, kehilangan gairah seks, juga tidak nyaman saat berhubungan. 

Gejala yang muncul serta durasinya tergantung pada faktor gaya hidup seperti diet dan olahraga, serta obat-obatan.

Usia rata-rata seorang wanita mengalami menopause adalah 51 tahun. Namun, gejalanya muncul antara usia 45-55 tahun. 

Saat kadar estrogen turun drastis, muncul keinginan untuk buang air kecil lebih sering. Kadang-kadang diikuti dengan gangguan kesehatan lain seperti infeksi saluran kemih (ISK), kebocoran kandung kemih, dan rasa terbakar dan gatal di bawah.

Kulit pun mengalami masalah seperti kering dan sering mengalami memar. "Pertumbuhan rambut wajah yang tidak diinginkan juga dapat dijelaskan oleh kurangnya estrogen," tambah NHS.

Penurunan estrogen juga akan mengurangi jumlah kalsium dalam tulang, sehingga menyebabkan osteoporosis. Untuk mengurangi risikonya, konsumsilah makanan sehat dan bergizi seimbang dengan kalsium yang cukup. 

Perempuan yang mengalami gejala penurunan hormon estrogen jelang menopause, disarankan makan lebih sedikit lemak jenuh, memilih susu rendah lemak, mengurangi asupan garam, makan dua porsi ikan seminggu, makan lima porsi buah dan sayur sehari, juga makan cukup serat. 

Baca juga: Pentingnya Menjaga Kualitas Tidur Saat Menopause







Daftar Makanan untuk Bantu Meredakan Nyeri Haid Menurut Para Ahli

8 jam lalu

Daftar Makanan untuk Bantu Meredakan Nyeri Haid Menurut Para Ahli

Makan makanan utuh dapat membantu mengatasi nyeri haid


Tips untuk Mengikis Lemak Perut yang Disebabkan Perubahan Hormonal

1 hari lalu

Tips untuk Mengikis Lemak Perut yang Disebabkan Perubahan Hormonal

Beberapa alasan perubahan hormonal menyebabkan lemak perut bertambah di antaranya adalah misteri


5 Penyebab Hormonal yang Bikin Lemak Perut Membandel

1 hari lalu

5 Penyebab Hormonal yang Bikin Lemak Perut Membandel

Seiring bertambahnya usia, bahkan sedikit gangguan pada kadar hormon dapat menyebabkan lemak perut yang membandel menempel.


Hari Jantung Sedunia, Perempuan Rentan Kena Serangan Jantung setelah Menopause

2 hari lalu

Hari Jantung Sedunia, Perempuan Rentan Kena Serangan Jantung setelah Menopause

Wanita cenderung memiliki kekebalan relatif terhadap serangan jantung sebelum menopause, tapi setelahnya?


Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

3 hari lalu

Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

Gigantisme adalah kondisi langka yang menyebabkan pertumbuhan tidak normal pada anak-anak akibat ada kelainan pada hormon pertumbuhan.


Stuart Weitzman Tunjuk Kim Kardashian Sebagai Duta Merek Tunjukkan Kekuatan Baru

4 hari lalu

Stuart Weitzman Tunjuk Kim Kardashian Sebagai Duta Merek Tunjukkan Kekuatan Baru

Stuart Weitzman berharap dapat lebih menyentuh konsumen milenial secara emosional


Perempuan, Garda Terdepan dalam Demo Iran

4 hari lalu

Perempuan, Garda Terdepan dalam Demo Iran

Kemarahan para perempuan dalam demo Iran yang mengutuk kematian Mahsa Amini, dituangkan dalam teriakan lantang: perempuan, hidup dan kebebasan.


Trik untuk Bantu Wanita Menopause Mudah Tidur Menurut Studi

5 hari lalu

Trik untuk Bantu Wanita Menopause Mudah Tidur Menurut Studi

Para peneliti penasaran apakah pijat kaki bisa meningkatkan mood dan kualitas tidur, yang kerap melanda saat menopause.


Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

8 hari lalu

Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

Top 3 dunia pada 22 September 2022, di urutan pertama unjuk rasa yang dilakukan perempuan Iran untuk memprotes ketatnya aturan berjilbab di negara itu


Naomi Watts Luncurkan Merek Kesehatan untuk Perempuan Menopause

9 hari lalu

Naomi Watts Luncurkan Merek Kesehatan untuk Perempuan Menopause

Naomi Watts ingin menghapus stigma menopause yang masih sering dianggap tabu.