Penasaran dengan Jumlah Kalori yang Anda Makan? Begini Cara Menghitungnya

Reporter

Editor

Nurhadi

Menghitung kalori yang diperlukan tubuh bisa membantumu mengatur pola dan menu makan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. (Canva)

TEMPO.CO, JakartaKalori merupakan satuan unit kandungan dari panas dan energi yang ada di dalam tubuh. Kalori didapatkan dari makanan yang dikonsumsi kemudian diproses oleh tubuh saat Anda beraktivitas.

Seorang wanita dewasa rata-rata membutuhkan sekitar 2.000 kalori, sedangkan laki-laki sampai 2.500 kalori. “Pada dasarnya, setiap orang membutuhkan jumlah kalori berbeda-beda tergantung bobot tubuh,” dikutip Tempo dari laman Zurich, Selasa, 2 Februari 2021.

Menghitung kalori dapat menggunakan rumus Basal Metabolic Rate (BMR) beserta tingkatan aktivitas fisik harian Anda. Rumus ini dihitung berdasarkan usia, jenis kelamin, berat, dan tinggi badan Anda. Berikut rumus yang digunakan:

Rumus menghitung kalori laki-laki: (88,4 + 13,4 x massa tubuh dalam kilogram) + (4,8 x tinggi badan centimeter) - (5,68 x Umur)

Rumus menghitung kalori perempuan: (447,6 + 9,25 x massa tubuh dalam kilogram) + (3,10 x tinggi badan centimeter) - (4,33 x Umur)

Setelah mengetahui hasil perhitungan tersebut, Anda perlu mengalikannya dengan angka aktivitas fisik Anda. Menurut laman KAL Care, angka aktivitas fisik berkisar antara 1.2 jika tidak melakukan aktivitas fisik, 1.375 jika cukup aktif berolahraga 1-3 kali per minggu, 1.55 jika aktif berolahraga 3-5 kali per minggu, 1.725 aktif berolahraga 6-7 kali per minggu. Hasil yang didapatkan adalah jumlah kalori harian yang idealnya dipenuhi atau total energy expenditure (TEE).

Kalori penting sebagai sumber energi yang menjalankan organ-organ tubuh manusia. Pemenuhannya harus dijaga dengan baik dan seimbang karena jika terlalu rendah atau terlalu tinggi, Anda akan rawan terhadap risiko penyakit. Malnutrisi dapat terjadi pada seseorang yang pemenuhan kalorinya rendah. Sementara orang yang pemenuhan kolesterolnya terlalu tinggi berisiko terkena penyakit jantung atau kolesterol.

Kandungan kalori pada makanan dapat diukur dengan memperhatikan kadar lemak, karbohidrat, dan protein di dalamnya. Contoh makanan berkalori tinggi adalah nasi, kacang-kacangan, buah kering, dan alpukat. Sedangkan makanan berkalori rendah meliputi beberapa jenis ikan, dada ayam, tahu, dan jamur.

DINA OKTAFERIA

Baca juga: Jumlah Kalori yang Ideal untuk Makan Malam






Fakta Menarik Viral Nasi Minyak di Surabaya

1 hari lalu

Fakta Menarik Viral Nasi Minyak di Surabaya

Nasi minyak kuliner Surabaya sering dibicarakan belakangan ini, karena banyaknya minyak goreng yang dicampur dalam hidangan hingga menjadi viral.


Ingin Ginjal Sehat? Hindari 5 Makanan Ini

3 hari lalu

Ingin Ginjal Sehat? Hindari 5 Makanan Ini

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan ginjal dengan mengenali jenis-jenis makanan yang wajib dihindari untuk dikonsumsi.


Inilah 6 Mitos yang Keliru terkait Kesehatan Jantung

3 hari lalu

Inilah 6 Mitos yang Keliru terkait Kesehatan Jantung

Selama ini terdapat sejumlah mitos terkait kesehatan jantung, salah satunya menurunkan intensitas kegiatan fisik setelah didiagnosis memiliki masalah jantung.


Dari Brokoli hingga Putih Telur, Inilah 5 Makanan Sehat untuk Ginjal

4 hari lalu

Dari Brokoli hingga Putih Telur, Inilah 5 Makanan Sehat untuk Ginjal

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal, salah satunya dengan rutin mengonsumsi makanan-makanan sehat.


5 Makanan untuk Mengurangi Risiko Maag

4 hari lalu

5 Makanan untuk Mengurangi Risiko Maag

Orang yang memiliki riwayat maag sebaiknya mengonsumsi makanan yang sesuai untuk kondisinya. Apa saja?


Cara Alami untuk Membakar Lemak dengan Meningkatkan Metabolisme

4 hari lalu

Cara Alami untuk Membakar Lemak dengan Meningkatkan Metabolisme

Dari pilihan makanan, olahraga, sampai mengelola stres akan membantu tubuh membakar lemak secara alami.


7 Kiat Mencegah Koma Makanan atau Mengantuk Saat Kenyang

5 hari lalu

7 Kiat Mencegah Koma Makanan atau Mengantuk Saat Kenyang

Di bidang medis kondisi mendadak mengantuk dan lesu setelah kenyang disebut koma makanan atau postprandial somnolen


Sebagai Obat Herbal, Inilah Khasiat Daun Jambu Biji

5 hari lalu

Sebagai Obat Herbal, Inilah Khasiat Daun Jambu Biji

Daun jambu biji dapat dijadikan obat herbal yang banyak khasiatnya.


Koma Makanan, Kondisi Mendadak Mengantuk atau Lesu Saat Kenyang

5 hari lalu

Koma Makanan, Kondisi Mendadak Mengantuk atau Lesu Saat Kenyang

Tak ada kesimpulan pasti penyebab koma makanan. Tapi?


Hindari Makan 5 Buah Ini jika Ingin Menurunkan Berat Badan

5 hari lalu

Hindari Makan 5 Buah Ini jika Ingin Menurunkan Berat Badan

Saat mencoba menurunkan berat badan, kurangi atau hindari makanan yang padat kalori seperti buah-buahan tinggi kalori.