Tuai Pro Kontra, Apa Kata Guru Besar Sosiologi Unair Soal Fenomena Childfree?

Reporter

Editor

Nurhadi

Ilustrasi pasangan romantis/suami-istri. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Childfree belakangan menjadi topik hangat yang menyebabkan pendapat warganet terbelah dalam pro dan kontra. Guru Besar Sosiologi Universitas Airlangga (Unair), Bagong Suryanto, mengatakan perempuan yang tidak ingin punya anak adalah perkembangan baru dan sah-sah saja dilakukan.

"Hanya saja pada titik tertentu nantinya, saya yakin kerinduan untuk punya anak akan muncul," kata Bagong seperti dikutip Tempo dari laman Unair News, Kamis, 26 Agustus 2021. 

Pada zaman dulu, lanjut dia, status dan eksistensi perempuan dilihat dari seberapa banyak dia melahirkan anak. Seiring perkembangan zaman, indikator ini berubah. Kesuksesan perempuan tidak lagi diukur dari ranah domestik, melainkan berdasarkan sektor publik seberti karir, prestasi, dan indikator baru lainnya.

Menurut dia, pilihan memiliki anak atau tidak adalah kebebasan personal. Meski begitu, dosen Sosiologi ini menyatakan bahwa childfree tidak hanya keputusan mutlak dari perempuan, tetapi juga keputusan pasangan sebagai sebuah keluarga.

"Saya yakin childfree adalah sikap sebagian kecil perempuan. Sebagai hak pribadi, boleh-boleh saja mereka memilih seperti itu dan masyarakat tidak perlu merespons secara serius," ujarnya.

Bagong menyebut ada dua kemungkinan yang menjadi alasan seseorang atau pasangan memilih childfree. Pertama adalah usia. "Bisa jadi seseorang tidak ingin punya anak karena masih muda."

Sedangkan alasan kedua adalah hasrat untuk meniti karir. Untuk mencapai kesuksesan karir, tidak sedikit perempuan yang menganggap kehadiran anak menjadi rintangan tersendiri.

"Kalau dibilang alasan childfree adalah karena masih banyak anak yang terlantar atau tidak ingin menambah populasi di bumi, saya rasa itu rasionalisasi dan bukan alasan sesungguhnya," jelasnya

Bagong mengatakan childfree sebenarnya bukan barang baru. Namun, kata dia, hal ini kerap mendapatkan stigma negatif di Indonesia. Perbedaan respons ini karena masyarakat luar negeri sangat menghormati hak privat dan otonomi individu, sementara masyarakat Indonesia lebih menghargai hak kelompok.

AMELIA RAHIMA SARI

Baca juga: Sebab Banyak Pasangan Tak Mau Punya Anak






RS Terapung Unair Raih Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik 2022

2 jam lalu

RS Terapung Unair Raih Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik 2022

Universitas Airlangga (Unair) meraih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dalam gelaran Penganugerahan Bersama Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi.


Tips Membantu Anak Atasi Kesepian

4 jam lalu

Tips Membantu Anak Atasi Kesepian

Apapun alasannya, kesepian dapat menyebabkan anak kehilangan minat. Berikut cara yang dapat dilakukan orang tua saat menghadapi anak yang kesepian.


5 Cara Mendisiplinkan Anak Menurut Sains

1 hari lalu

5 Cara Mendisiplinkan Anak Menurut Sains

Biasanya orang tua untuk menggunakan pukulan sebagai tindakan disiplin utama, namun bukan berarti tindakan itu efektif


Paris Hilton Cerita Proses IVF yang Dijalaninya Demi Memiliki Anak

1 hari lalu

Paris Hilton Cerita Proses IVF yang Dijalaninya Demi Memiliki Anak

Paris Hilton menceritakan proses IVF yang dijalani demi memilki keturunan dengan Carter Reum


Kiat Sukses Bangun Usaha di Bidang Industri Bahasa

1 hari lalu

Kiat Sukses Bangun Usaha di Bidang Industri Bahasa

Simak tips wirausaha di bidang bahasa dari alumnus Unair yang kini menjadi Direktur MainKata dan Ketua Himpunan Penerjemah Indonesia.


Mata Malas atau Ambliopia, Apa Saja Penyebabnya?

1 hari lalu

Mata Malas atau Ambliopia, Apa Saja Penyebabnya?

Ambliopia atau mata malas kondisi kurang kemampuan penglihatan


Sebab Orang Tua Tak Boleh Manjakan Anak

2 hari lalu

Sebab Orang Tua Tak Boleh Manjakan Anak

Psikolog meminta orang tua menghindari anak menjadi pusat segala perhatian dan terlalu memanjakan anak. Apa dampaknya?


Tips Merawat Anak dengan HIV/AIDS dari Dokter

2 hari lalu

Tips Merawat Anak dengan HIV/AIDS dari Dokter

Dokter membagikan sejumlah tips merawat anak dengan HIV/AIDS. Berikut hal penting yang perlu diperhatikan.


Hati-hati, HIV pada Anak Sering tanpa Gejala Khas

3 hari lalu

Hati-hati, HIV pada Anak Sering tanpa Gejala Khas

Dokter mengatakan HIV pada anak sering tidak menimbulkan gejala khas sehingga kadang dapat mengecoh orang tua.


Menengok Inovasi Pemasangan Ring Jantung Mahasiswa Unair yang Sabet Emas di Pimnas 35

3 hari lalu

Menengok Inovasi Pemasangan Ring Jantung Mahasiswa Unair yang Sabet Emas di Pimnas 35

Tim mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) berhasil meraih medali emas kategori presentasi pada gelaran Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2022