7 Tanda bahwa Kamu Siap untuk Resign dan Mulai Karier Baru

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan bekerja larut malam. Shutterstock

    Ilustrasi perempuan bekerja larut malam. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak alasan orang untuk meninggalkan pekerjaan saat ini. Kebanyakan karena tawaran yang lebih baik di tempat lain. Namun, ada juga yang memilih keluar atau resign dengan alasan tidak mendapat penghargaan yang sesuai meski sudah bekerja keras dan membuat atasan terkesan. 

    Inilah tujuh alasan seseorang siap resign, seperti dilansir dari Times of India, Jumat, 20 Agustus 2021. 

    1. Telah diremehkan

    Menginginkan gaji yang lebih besar adalah salah satu alasan utama orang memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan mereka. Khusus perempuan, kesenjangan gaji yang besar antara mereka dan laki-laki adalah alasan utama untuk mengundurkan diri dan pindah ke pekerjaan dengan gaji yang lebih baik.

    2. Pekerjaan terlalu berat 

    Pada awal karir, biasanya senior membuat terkensan sehingga ingin menjadi seperti dia suatu saat ini. Tapi keinginan itu hilang setelah terlalu banyak bekerja hingga muncul lingkaran hitam, tak punya waktu bersama keluarga, atau stres. 

    3. Takut ke kantor 

    Mengeluh tentang pekerjaan adalah hal yang normal, tapi jika sampai malas bangun pagi karena takut ke kantor, itu patut dapat perhatian. Jika itu dialami, sudah waktunya memikirkan untuk mengundurkan diri. 

    4. Terkekang 

    Setiap kali teman atau keluarga ingin mengajak bertemu, jawaban standar Anda adalah, "Saya mungkin terlambat karena deadline yang penting." Tidak hanya itu, Anda tidak pernah bisa merencanakan liburan atau pergi berlibur. 

    5. Stres 

    Jika pikiran tentang pekerjaan menyiksa sampai tak bisa tidur, nyeri otot, sakit perut, sakit kepala, dan gejala stres fisik lainnya, ini adalah tanda-tanda bahwa pekerjaan beracun. Anda perlu keluar dari pekerjaan seperti itu untuk mengatasinya.

    6. Bosan 

    Belajar membuat orang tetap termotivasi, dan ketika berhenti belajar, itu sering kali merupakan tanda bahwa Anda telah melampaui pekerjaan . Jika pekerjaan yang dilakukan tidak membuat Anda ingin mencapai sesuatu, itu akan menimbulkan rasa bosan. 

    7. Lingkungan kerja negatif 

    Lingkungan kerja negatif adalah racun. Sulit untuk merasa bahagia, atau bahkan puas, di tempat kerja rekan terus-menerus mengeluh dan atasan tidak pernah puas. Suasana negatif bisa membunuh gairah untuk berkarier lebih tinggi. Jadi, ini bisa jadi salah satu alasan resign dan memulai karier baru. 

    Baca juga: 6 Jenis Rekan Kerja Beracun yang Harus Dijauhi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.