Ibu Hamil yang Terinfeksi Covid-19 Berisiko Tinggi Melahirkan Prematur

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi ibu hamil berdiri di antara pepohonan. unsplash.com/Ryan Franco

TEMPO.CO, Jakarta - Wanita hamil yang positif Covid-19 saat hamil berisiko lebih tinggi melahirkan prematur, menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal The Lancet Regional Health-Americas.

Para peneliti di University of California (UC) San Francisco, Amerika Serikat, menemukan bahwa risiko kelahiran prematur di usia kehamilan kurang dari 32 minggu, lebih tinggi 60 persen. Adapun risiko kelahiran prematur kurang dari 37 minggu sebesar 40 persen lebih tinggi. 

Risiko bertambah jadi 160 persen ketika wanita hamil yang terinfeksi itu memiliki hipertensi, diabetes dan/atau obesitas. 

"Kelahiran prematur dikaitkan dengan banyak hal yang menantang bagi orang hamil dan bayi, dan kelahiran prematur membawa risiko tertinggi komplikasi bayi," kata pemimpin studi, Deborah Karasek, asisten profesor di UC San Francisco.

Studi ini melibatkan beberapa ras, etnik, dan status asuransi. Mereka menemukan bahwa orang-orang Latinx, Indian Amerika/Alaska, penduduk asli Hawaii/Kepulauan Pasifik, serta orang-orang dengan asuransi publik, memiliki tingkat Covid-19 yang lebih tinggi selama kehamilan.

Selain itu, komorbiditas atau penyakit bawaan meningkatkan risiko kelahiran prematur pada wanita hamil dengan Covid-19.

“Dengan lonjakan infeksi dan peningkatan varian Delta, kita harus memikirkan orang hamil, terutama populasi hitam dan cokelat, sebagai kelompok yang perlu diprioritaskan, dengan kebijakan yang mendukung untuk mengurangi paparan dan stres, dan meningkatkan akses ke perawatan," dia berkata. 

Wanita hamil dianggap sebagai populasi berisiko tinggi terhadap virus ini. Karasek mengatakan salah satu tindakan pencegahan untuk mengurangi infeksi Covid-19 adalah vaksinasi. 

Di Indonesia, vaksinasi untuk ibu hamil sudah tersedia sejak Agustus 2021. Dalam Surat Edaran HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 Bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining Dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19, yang ditandatangani oleh Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 2 Agustus 2021, vaksinasi bagi ibu hamil dinyatakan masuk dalam kriteria khusus.

Penelitian awal yang dilakukan di Amerika kepada ibu hamil hanya menunjukkan bahwa pemberian vaksin Covid-19 baik yang berasal dari material inactivated virus (virus yang sudah dimatikan) maupun yang berfungsi sebagai viral vector tidak berisiko dan aman baik untuk ibu maupun janin hingga setelah dilahirkan.

#CuciTangan #PakaiMasker #JagaJarak #DiamdiRumah

Baca juga: Ibu Hamil Divaksin, Janin Bisa Mendapat Antibodi Covid-19






Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

10 menit lalu

Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

Sebelumnya, Jepang bahkan mengumumkan akan mempertimbangkan untuk melonggarkan rekomendasi penggunaan masker.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

12 jam lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

22 jam lalu

Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

Korea Selatan adalah salah satu negara pertama yang melaporkan wabah Covid-19 pada awal 2020.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

22 jam lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

1 hari lalu

Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

Ada sekitar 69.323 kartu jaminan sosial atau Social Security Numbers (SSNs) yang digunakan untuk mendapatkan dana bantuan dari total USD 5,4 miliar


Begini Cara Mendapatkan Vaksin Booster Kedua, Apa Syaratnya?

1 hari lalu

Begini Cara Mendapatkan Vaksin Booster Kedua, Apa Syaratnya?

Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa pemberian vaksin booster kedua sudah bisa diperoleh masyarakat umum. Apa saja syaratnya?


Wisata Normal, Kasus Covid-19 Harian Yogyakarta Nyaris Nol

1 hari lalu

Wisata Normal, Kasus Covid-19 Harian Yogyakarta Nyaris Nol

Kasus harian yang muncul tak pernah melebihi tiga kasus dari seluruh temuan lima kabupaten/kota di DI Yogyakarta.


Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

1 hari lalu

Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

Toyota Motor Corp mencatat total penjualan global sebanyak 10,5 juta unit sepanjang 2022, mengalahkan Volkswagen yang hanya menjual 8,9 juta unit.


Deteksi Subvarian Baru seperti Kraken dengan Pengurutan Genom

1 hari lalu

Deteksi Subvarian Baru seperti Kraken dengan Pengurutan Genom

Peneliti mengingatkan pentingnya pengurutan genom menyeluruh untuk mendeteksi COVID-19 subvarian baru seperti Kraken.


Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

1 hari lalu

Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

Pasien demam yang berkunjung ke klinik akibat Covid-19 selama Imlek turun sekitar 40 persen.