Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil, Tips Sebelum Vaksin hingga Efek Samping

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil berpikir. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil berpikir. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 masih berlanjut sampai saat ini. Salah satu cara untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 yaitu dengan mentaati protokol kesehatan serta melakukan vaksinasi. Meski dalam program vaksinasi Covid-19 tidak menyertakan ibu hamil, mulai Agustus 2021 Kementrian Kesehatan telah mengizinkan ibu hamil untuk mengikuti program tersebut.

    Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro membagikan tips untuk ibu hamil yang ingin vaksin Covid-19. “Konsultasikan keinginan tersebut kepada dokter kandungan atau bidan Anda, kedua pastikan semua prasyarat dasar kita penuhi sebelum pergi ke pos vaksin," ujar Reisa, dalam jumpa pers virtual, Rabu, 4 Agustus 2021, di kanal Youtube, Sekretariat Presiden.

    Reisa menambahkan syarat-syarat untuk ibu hamil yang ingin mendapat vaksin Covid-19, antara lain tidak demam atau suhu tubuh dibawah 37,5 derajat celcius, tensi darah dibawah 140mmHg, usia kehamilan minimal 13 minggu atau masuk trimester kedua. Meski sudah divaksin, ia menghimbau agar tetap menjaga protokol kesehatan. 

    Sementara itu, untuk efek samping vaksin Covid-19 untuk ibu hamil, berdasarkan survei di Pune, India, menemukan bahwa dari 106 wanita hamil yang divaksinasi sebagian besar hanya mengalami efek samping ringan dan bersifat sementara. Penelitian yang dilaporkan oleh ginekolog dari Rumah Sakit Gupte menemukan  beberapa wanita mengalami gatal-gatal, ruam dan efek samping seperti biasanya yaitu kelelahan, sakit kepala dan demam.

    “Beberapa efek samping pasca inokulasi seperti gatal dan ruam tidak biasa. Peningkatan tekanan darah juga diamati pada beberapa orang,” ujar kepala ginekolog Rumah Sakit Gupte Sanjay Gupte, seperti dilansir dari India Times. “Dua puluh sari 106 wanita hamil yang kami tindak lanjuti setelah suntikan mereka tidak memiliki gejala apa pun,” imbuhnya.

    Selain itu ada yang mengalami gejala campuran termasuk kelelahan, sakit kepala dan demam. Tetapi semua gejala sembuh sendiri dan beberapa membutuhkan tidak lebih dari satu butir parasetamol. Namun, efek samping ini hanya sementara dan tidak untuk jangka panjang. Para ahli mengatakan bahwa efek samping ini normal dialami oleh ibu hamil, sebagai petunjuk bahwa sistem kekebalan tubuh mengalami peningkatan setelah di vaksin Covid-19.

    Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil Akan Mulai Bulan Ini, Cek Syaratnya

    SITI HAJAR SUWARDI | YOUTUBE | INDIA TIMES

    Jangan lupa #JagaJarak #PakaiMasker #CuciTangan #JauhiKerumunan #BatasiMobilitas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.