World Breastfeeding Week, Ini 5 Tips Merawat Puting Payudara Selama Menyusui

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menyusui. factretriever.com

    Ilustrasi menyusui. factretriever.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Periode setelah melahirkan bisa sangat menegangkan. Homeostasis kehamilan hilang, lingkungan laktasi belum ditetapkan dan rutinitas sosial juga telah berubah, semua ini dapat mengacaukan pikiran dan membuat Anda sulit untuk mengatasinya. Sementara Anda harus menyusui bayi, baik karena bayi tidak dapat mengisap atau karena Anda memiliki puting yang rata.

    Dalam rangka Wolrd Breastfeeding Week atau Pekan Menyusui Sedunia,  ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi hal tersebut, menurut ahli Laktasi, dr Helai Gupta, seperti dilansir dari laman The Health site.

    1. Pijat payudara
    Prosedur manual sangat mudah, tetapi membutuhkan kesabaran. Konsultan laktasi biasanya akan menjelaskan prosedurnya secara detail. Yang paling penting untuk diingat adalah duduk dalam posisi yang nyaman, minum air putih karena biasanya Anda akan merasa haus setelah memberikan ASI dan pijat payudara dengan benar.

    Pijat payudara dilakukan mulai dari pinggiran dengan cara melingkar bergerak ke arah areola, menangkupkan payudara Anda dengan satu tangan membuat 'C'. Kemudian, dengan telunjuk dan ibu jari Anda, pijat puting susu ke depan dan ke belakang sampai Anda menerima semprotan yang layak.

    2. Gunakan pelindung puting
    Untuk pilihan lainnya, Anda dapat menggunakan pelindung puting untuk puting datar atau alat pengisap untuk membuat puting menonjol keluar. Pompa ASI, baik manual maupun elektronik, juga merupakan pilihan yang baik. Namun, pastikan untuk tetap menjaga sterilitas serta kebersihan perangkat tersebut setelah digunakan.

    3. Pastikan bayi Anda cukup makan
    Cobalah untuk sering memeriksa popok bayi Anda, popok yang basah menunjukkan bahwa anak Anda mendapatkan cukup makanan.

    4. Kenakan pakaian yang tepat
    Hindari menggunakan pakaian yang ketat, seperti memakai bra kawat. Ini dapat menyumbat saluran susu Anda dan meningkatkan peluang Anda terkena infeksi payudara. Selalu kenakan bra yang mendukung dan pas.

    5. Kompres hangat
    Jika ASI Anda tersumbat, gunakan kompres hangat ke area yang terkena sebelum menyusui. Sedangkan untuk kompres dingin, digunakan setelah menyusui membantu meredakan nyeri dan pembengkakan.

    Baca juga: Rayakan World Breastfeeding Week, Halsey Unggah Foto Menyusui di Taman

    SITI HAJAR SUWARDI | THE HEALTH SITE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.