Kendall Jenner Digugat Rp26 M oleh Brand Fashion Italia, Diduga Langgar Kontrak

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendal Jenner. Instagram.com/@kendalljenner

    Kendal Jenner. Instagram.com/@kendalljenner

    TEMPO.CO, JakartaKendall Jenner dituntut oleh merek fashion Italia Liu Jo karena diduga melanggar persyaratan kontrak modeling yang mengharuskannya tampil untuk dua pemotretan, menurut pengaduan hukum yang diajukan oleh Liu Jo.

    Gugatan yang diajukan pada Senin malam di Pengadilan Distrik Amerika Serikat di Manhattan menyatakan bahwa model 25 tahun itu hanya mengambil bagian dalam sesi pertama dari dua pemotretan yang direncanakan. Setelah itu dia tidak pernah muncul untuk yang kedua, yang semula dijadwalkan berlangsung pada Maret 2020 tetapi ditunda karena pandemi virus corona.

    Liu Jo meminta ganti rugi setidaknya US$1,8 juta atau sekitar Rp 26 miliar, menurut pengaduan. Menurut pengaduan, Liu Jo telah membayar US$1,35 juta atau sekitar 19 miliar kepada Jenner untuk layanan yang tercakup dalam kontrak 2019. Merek fashion itu mengaku mencoba menjadwal ulang pemotretan kedua beberapa kali tetapi tidak mendapat tanggapan dari Jenner.

    Liu Jo mengatakan kemudian gagal mendapatkan pengembalian uang dari pembayarannya ke model tersebut.

    Mengutip Reuters, salah satu model berpenghasilan tertinggi di dunia itu belum bisa dihubungi. Jenner terkenal di reality show televisi Keeping Up with the Kardashians, bersama kakaknya Kourtney Kardashian, Kim Kardashian, Khloe Kardashian, dan adiknya, Kylie Jenner. 

    Agen Kendall Jenner, The Society Model Management, dan perusahaan induk Elite World Group, tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sebuah perusahaan hubungan masyarakat yang mewakili Liu Jo juga tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

    REUTERS | INDIAN EXPRESS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.