6 Penyebab Sakit Punggung yang Tak Terduga, Dehidrasi sampai Bra Tanpa Tali

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebagian wanita merasakan sakit punggung kala haid. Tabloidbintang.com

    Sebagian wanita merasakan sakit punggung kala haid. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sakit punggung disebabkan oleh posisi duduk yang buruk saat bekerja, kasur yang sudah tua, latihan di gym yang tidak tepat, dan stres. Tapi di luar hal umum itu, ada beberapa penyebab tak diduga yang juga bisa membuat punggung sakit. 

    Gbolahan Okubadejo, seorang ahli bedah tulang belakang dan ortopedi yang berbasis di New York City, membahas enam penyebab tidak biasa dari nyeri punggung yang sering tidak disadari orang. 

    1. Dehidrasi

    "Ketika mengalami dehidrasi, cakram tulang belakang kehilangan air dan tulang belakang jadi tertekan," kata Okubadejo, seperti dilansir dari Livestrong, Minggu, 25 Juli 2021. "Ketika ini terjadi, tulang belakang menerima kejutan penuh dari gerakan, yang dapat menyebabkan rasa sakit." 

    Untuk mengatasinya, minum banyak air dan batasi minuman dengan kafein, yang menyebabkan dehidrasi, katanya.

    2. Dompet di saku celana 

    Selalu menyimpan dompet di saku belakang celana? Ini mungkin alasan mengapa punggung sakit.

    "Ketidakseimbangan struktural di tulang belakang dapat terjadi ketika duduk dengan dompet," kata Okubadejo, karena satu sisi tubuh tiba-tiba lebih tinggi dari yang lain.

    Posisi yang tidak tepat ini memberi tekanan ekstra pada tulang belakang bagian bawah, yang dapat menyebabkan nyeri punggung bawah dan mati rasa, jelasnya.

    Hal yang sama berlaku ketika membawa tas berat di satu bahu. "Ini juga dapat menyebabkan leher dan tulang belakang miring yang dapat menyebabkan sakit punggung," kata dia.

    Untungnya, ada solusi sederhana untuk menghilangkan sakit punggung ini. "Keluarkan dompetmu dari saku belakang saat duduk, dan secara teratur ganti beban tas dari satu bahu ke bahu lainnya," katanya.

    3. Merokok

    Efek negatif dari merokok tidak hanya pada paru-paru. Merokok dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada ligamen dan otot di daerah tulang belakang, yang dapat menyebabkan sakit punggung, kata Okubadejo.

    Hampir 37 persen perokok dilaporkan mengalami sakit punggung, dibandingkan dengan 23,5 persen bukan perokok, menurut sebuah studi September 2016 di Cureus.

    Nikotin juga dapat mengubah ukuran pembuluh darah dan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan rasa sakit, tambah Okubadejo. "Ketika nikotin memasuki aliran darah, itu mengurangi penyembuhan dan menghambat regenerasi sel di dalam cakram [tulang belakang]," ujar Okubadejo.

    Merokok juga mengurangi aliran darah (dan nutrisi penting) ke cakram, yang katanya dapat menyebabkan menua sebelum waktunya dan selanjutnya ikut memicu sakit punggung.

    Jadi, berhentilah merokok. 

    4. Jeans ketat dan bra tanpa tali 

    Pakaian juga bisa menjadi penyebabnya. Skinny jeans termasuk di antara lima pakaian yang berkontribusi menyebabkan sakit punggung, menurut riset konsumen 2017 dari British Chiropractic Association.

    "Skinny jeans menyempitkan gerakan mudah di lutut dan pinggul dan mempengaruhi cara kita memposisikan tubuh," kata Okubadejo.

    Postur tubuh yang buruk berperan dalam nyeri punggung karena memaksa tulang belakang dan otot punggung tegang untuk menahan posisi yang tak wajar. 

    Begitu juga dengan bra tanpa tali yang mungkin tidak memberikan topangan yang cukup untuk bagian belakang (terutama untuk yang berpayudara besar), kata Okubadejo. Bahu bisa tegang tanpa tali penyangga, yang dapat menyebabkan tekanan dan nyeri punggung.

    Cobalah untuk membatasi pemakaian skinny jeans dan bra tanpa tali. 

    5. Alas Kaki 

    Sepatu hak tinggi juga dapat mengganggu kesehatan punggung. Tumit tinggi mengubah cara berjalan dengan memaksa memiringkan panggul dan mendorong bokong ke depan, yang membuat tulang belakang melengkung, kata Okubadejo.

    "Dalam kasus yang parah, ini dapat menyebabkan linu panggul bagi mereka yang sering berjalan dengan sepatu hak tinggi," tambahnya.

    Tapi sepatu tanpa penahan belakang bahkan jika itu flat shoes juga tidak lebih baik.

    Jadi, hindari berlama-lama mengenakan sepatu yang tidak nyaman untuk menghilangkan sakit punggung.

    6. Ponsel 

    Sering membungkuk untuk melihat ponsel juga bisa menjadi penyebab punggung sakit, karena postur yang buruk dapat memicu ketegangan di leher, bahu, dan punggung.

    "Terus-menerus membungkukkan leher untuk melihat ponsel akan menekan dan mengencangkan otot dan tendon di struktur depan leher," kata Okubadejo. "Ini menciptakan ketidakseimbangan dan mengakibatkan berkurangnya mobilitas, nyeri bahu dan leher, formasi kelengkungan di punggung atas dan bahkan sakit kepala."

    Saat melihat ponsel, usahakan posisi ponsel sejajar dengan mata dan letakkan siku di atas meja untuk mencegah lengan lelah agar tidak sakit punggung.

    Baca juga: 7 Jenis Sakit Punggung yang Tak Boleh Diabaikan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.