Buttonscarves dan 7 Brand Lokal Buat Karya Terinspirasi dari Karakter Disney

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buttonscarves x Disney membuat produk yangterinspirasi dari Ariel The Mermaid (Dok. Magnifique Indonesia)

    Buttonscarves x Disney membuat produk yangterinspirasi dari Ariel The Mermaid (Dok. Magnifique Indonesia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Karakter Disney telah lama menginspirasi banyak orang di dunia. Kini, delapan brand lokal Indonesia membuat scarf, sepatu, hingga perhiasan dari inspirasi yang sama.

    Delapan brand lokal itu, yakni Buttonscarves, HIJUP, Ittaherl, JD.ID, Puru Karemba, Shop At Velvet, Hypefast (Nona dan WSQ), dan UBS berkolaborasi dengan Disney membuat koleksi  Ultimate Princess Celebration.

    Director of Design The Walt Disney Company Wanda Rau dalam jumpa pers, Senin, 26 Juli 2021, mengatakan Ultimate Princess Celebration ini merupakan perayaan kreativitas mode Indonesia yang terinspirasi dari keberanian dan kebaikan hati para karakter putri Disney.

    "Kami sangat senang melihat para brand dapat menafsirkan cerita dan karakter kami dengan cara yang otentik berdasarkan pengalaman dan audiens mereka yang dapat menghubungkan penggemar di Indonesia dengan keajaiban Disney," kata dia.

    Sebagai kolaborator di Ultimate Princess Celebration, para pelaku usaha membuat produk khusus dengan memberikan sentuhan karakter putri Disney tanpa menghilangkan ciri khas dari brand masing-masing.

    Terinspirasi dari karakter Belle dan Cinderella, brand sepatu lokal Ittaherl mengkreasikan sepatu dengan desain cantik yang dibuat secara handmade. Pemilik brand Ittaherl Anita Lundy mengatakan, karakter Belle dan Cinderella telah banyak memberikan inspirasi dalam hidupnya sehingga ia ingin konsumen Ittaherl juga merasakan hal yang sama.

    "Dari Belle saya melihat sosok yang percaya diri, cerdas, dan berani mengemukakan pendapat. Dari Cinderella juga (mengajarkan) jangan lupa untuk selalu bermimpi. Dengan Ittaherl menciptakan produk ini saya harap konsumen dapat terinspirasi juga," kata Anita Lundy.

    Sementara itu, Buttonscarves yang sudah sangat terkenal lewat produk hijabnya memilih mengkreasikan produk mereka dengan karakter Ariel dari "The Little Mermaid".

    Buttonscarves memadukan unsur-unsur laut seperti terumbu karang, rumput laut, hingga kerang mutiara sebagai motif di produk mereka. Tak hanya scarf, Buttonscarves juga akan merilis produk baru yakni pouch dan tas laptop dengan konsep yang sama.

    Brand fashion lokal lainnya yakni Puru Karemba membuat produk hijab dengan motif yang terinspirasi dari Mulan, Cinderella, Belle, Rapunzel, Snow White, dan Aladdin.

    Kemudian, UBS menciptakan koleksi kalung dan cincin yang terinspirasi dari tujuh princess, yakni Cinderella, Jasmine, Mulan, Snow White, Belle, Ariel, dan Rapunzel. Setiap perhiasan yang diciptakan UBS dalam Ultimate Princess Celebration ini memiliki keunikan masing-masing. Salah satunya, kalung yang terinspirasi dari karakter Snow White menonjolkan unsur pita yang sudah menjadi ciri khas Snow White dan memiliki tiga tampilan berbeda dalam satu kalung.

    Nona menyuguhkan nostalgia masa kecil dengan menciptakan produk pakaian yang motifnya terinspirasi dari tujuh kurcaci, Flounder, dan Genie.

    Sementara itu, WSQ lebih menyoroti para penjahat dalam film Disney. Terinspirasi dari ambisi mereka yang kuat, WSQ telah menafsirkan cerita mereka melalui koleksi busana yang edgy.

    Kemudian, JD.ID x HIJUP terinspirasi dari karakter Moana sehingga koleksi mereka lebih menyoroti kecantikan dari pantai dan laut.

    Terakhir, Shop At Velvet mengambil inspirasi dari karya klasik Disney Princess, yang menampilkan Cinderella, Aurora, Ariel dan Putri Salju. Koleksi ini dibagi menjadi 2 drops dengan total 50 produk yang terdiri dari atasan, gaun, bawahan, luaran dan banyak lagi.

    Baca juga: Sandra Dewi Mewujukan Mimpi Berkat Karakter Disney


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.