7 Jenis Suplemen yang Dibutuhkan Wanita Supaya Hidup Sehat sampai Tua

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi vitamin dan suplemen. TEMPO/Subekti.

    Ilustrasi vitamin dan suplemen. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak penyebab seseorang tak bisa mendapatkan semua nutrisi. Selain kesibukan, orang sering kali kesulitan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral karena pemilih makanan atau sedang menjalani diet tertentu. Ahli diet terdaftar Amanda Sevilla dan Lauren Hoover merekomendasikan beberapa suplemen terbaik untuk dikonsumsi, terutama oleh perempuan.

    Dilansir dari Eatthis.com, inilah 7 suplemen yang direkomendasikan untuk perempuan. 

    1. Omega 3 DHA

    Omega-3 DHA (docosahexaenoic acid) adalah asam lemak yang bisa didapatkan dari beberapa jenis ikan berminyak. “Omega-3 DHA sangat penting untuk kesehatan jantung, serta kesehatan otak," kata Sevilla.  Ada banyak penelitian yang mendukung hal ini juga, terutama dalam hal mencegah penyakit kardiovaskular dan menunda gejala penyakit Alzheimer.

    Menurut Cleveland Clinic, omega-3 DHA tidak hanya membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, tetapi juga menurunkan risiko kematian jika seseorang telah didiagnosis menderita penyakit jenis ini. Bagi ibu hamil, mengonsumsi suplemen omega-3 DHA juga dapat meningkatkan kesehatan janin.

    2. Protein

    Bagi wanita, protein sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Sayangnya banyak wanita tidak mengkonsumsi protein yang optimal untuk kebutuhan mereka. Jika tidak mendapatkan cukup protein dalam makanan kita sehari-hari, efeknya antara lain penipisan rambut, kehilangan massa otot, dan sistem kekebalan yang melemah.

    Hoover merekomendasikan untuk mengonsumsi suplemen protein jika merasa tidak mendapatkan cukup makanan. "Memasukkan suplemen protein, dalam bentuk shake atau bubuk siap minum, bisa menjadi cara yang nyaman untuk mendapatkan protein ekstra dalam makanan," kata Hoover.

    3. Folat

    "Folat adalah vitamin B yang sering direkomendasikan untuk suplemen prenatal," kata Sevilla, "dan kecukupan folat penting untuk pengembangan sistem saraf yang tepat untuk bayi dan perkembangan tabung saraf."

    Tidak hanya itu, The National Institutes of Health mengatakan bahwa folat sangat penting bagi wanita di usia subur, bahkan jika mereka tidak hamil. Suplemen ini dapat membantu mengurangi peradangan, menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan stroke, membantu menunda gejala Alzheimer, dan bahkan melawan depresi.

    4. Magnesium

    Magnesium dapat ditemukan dalam gandum, biji-bijian, dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut Sevilla, magnesium membantu tubuh mengatasi kontraksi otot. "Magnesium tidak hanya direkomendasikan untuk atlet, tetapi juga untuk wanita pra-menopause karena dapat membantu kram," kata Sevilla.

    Penelitian juga menunjukkan bahwa bersama dengan kesehatan fisik, magnesium dapat membantu kesehatan mental. Sebuah studi 2013 di Pharmacological Reports mengungkapkan bahwa magnesium dapat membantu pasien yang didiagnosis dengan depresi, biasanya bersamaan dengan antidepresan yang diresepkan.

    5. Kalsium

    "Saya merekomendasikan suplemen [kalsium] bagi wanita untuk membantu mencegah keropos tulang terkait usia," kata Hoover. Kalsium tidak hanya membantu menjaga kesehatan tulang, tetapi juga membantu menjaga kesehatan saraf dan otot.

    6. Vitamin D

    Berbicara tentang kesehatan tulang, vitamin D adalah suplemen penting lainnya bagi para wanita. "Wanita lebih berisiko mengalami patah tulang, terutama pasca-menopause karena estrogen adalah bagian penting dari kesehatan tulang," kata Sevilla, "dan suplemen vitamin D dapat membantu memperkuat tulang kita."

    7. Multivitamin

    Multivitamin berisi beberapa nutrisi mikro. "Carilah multivitamin yang mencakup vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium, dan potasium," kata Hoover, "dan cari juga mikronutrien esensial, seperti thiamin, riboflavin, niacin, B6, B12, folat, selenium, beta-karoten, vitamin E, K dan D

    Kebutuhan multivitamin setiap wanita berbeda, jadi sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen ini.  Misalnya, wanita sebelum dan sesudah menopause mungkin memerlukan hal yang berbeda. "Jika Anda pramenopause, carilah multivitamin yang mengandung zat besi dalam jumlah yang lebih tinggi," kata Hoover.

    Baca juga: Daftar Vitamin dan Mineral Penting untuk Wanita di Atas 50 Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.