5 Kebiasaan yang Bikin Imunitas Menurun dan Mudah Kena Penyakit

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tidur. Unsplash.com/Kinga Cichewicz

    Ilustrasi tidur. Unsplash.com/Kinga Cichewicz

    TEMPO.CO, Jakarta - Gaya hidup sehat seperti makan dengan gizi seimbang, rutin berolahraga, tidur cukup ditambah dengan konsumsi suplemen membantu memperkuat imunitas di masa pandemi. Namun, kadang kala orang masih melakukan hal-hal yang berdampak sebaliknya. 

    Ahli diet Mansi Padechia dari India mengungkap beberapa hal penting yang harus diingat agar kekebalan tubuh tidak turun.

    “Tubuh kita cukup sering menunjukkan tanda-tanda sistem kekebalan yang kuat. Salah satu contohnya adalah ketika Anda mendapatkan gigitan nyamuk. Gatal merah dan bentol adalah tanda sistem kekebalan sedang bekerja. Flu atau pilek adalah contoh khas tubuh yang gagal menghentikan kuman/bakteri sebelum masuk,” kata dia, seperti dilansir dari Indian Express, Rabu, 21 Juli 2021. 

    Tapi ketika tubuh pulih atau sembuh dari pilek, itu menandakan bahwa sistem kekebalan tubuh sudah bekerja. "Jika sistem kekebalan tidak melakukan apa pun, Anda tidak akan pernah bisa mengatasi flu, atau apa pun dalam hal ini. Ketika sakit, tubuh Anda tidak dapat bekerja secara maksimal.”

    ADVERTISEMENT

    Inilah kebiasaan yang bisa membuat imunitas menurun. Hati-hati jika sering melakukannya. 

    1. Kurang tidur

    Tubuh melepaskan sitokin, sejenis protein yang membantu fungsi kekebalan tubuh. Tapi itu hanya diproduksi saat tidur. Jadi kurang tidur tidak membuat tubuh cukup memproduksinya sehingga kekebalan rubuh bisa lemah.

    2. Kecemasan dan stres

    Kortikosteroid, jenis hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, sering disebut sebagai hormon stres. Hormon yang diproduksi saat sedang cemas atau stres ini mengurangi efektivitas sistem kekebalan dengan menurunkan jumlah limfosit.

    3. Kurangnya asupan buah dan sayuran

    Kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung banyak seng, beta-karoten, vitamin A, C, E, dan nutrisi lain yang membantu pembentukan sel darah putih atau leukosit. Begitu pun dengan sayuran dan buah. 

    4. Kurang Vitamin D 

    Reseptor vitamin D hadir pada banyak jenis sel kekebalan dan berfungsi secara aktif untuk mencegah infeksi.

    5. Kurang olahraga

    Latihan aerobik membantu mengalirkan darah ke seluruh tubuh dengan lebih efisien. Ini berarti sel-sel dalam darah yang berfungsi melawan kuman juga akan mencapai semua organ tubuh, membuat imunitas bertambah baik. Ini sulit terjadi jika kurang olahraga. 

    Baca juga: 6 Tips Untuk Memiliki Sistem Kekebalan Tubuh yang Kuat Sehari-hari


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...