Siapa Bilang Bikin Tempe Susah? Ini Cara Mudah Produksi Tempe Sendiri

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tempe. (doctortempeh.com)

    Ilustrasi tempe. (doctortempeh.com)

    TEMPO.CO, JakartaTempe merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang terkenal di berbagai penjuru dunia. Rasanya yang nikmat dan juga mengandung banyak nutrisi serta manfaat yang baik bagi tubuh membuat tempe menjadi salah satu alternatif pengganti produk hewani seperti daging. 

    Siapa sangka ternyata tempe memiliki proses pembuatan yang terbilang mudah dan dapat dilakukan di rumah. Dilansir dari tasty-indonesian-food.com, beginilah cara membuat tempe dengan mudah dan murah:

    Bahan:

    1. 500 g kedelai kering utuh

    ADVERTISEMENT

    2. 1/4 sdt ragi tempe

    Cara Pembuatan:

    1. Rendam kedelai di dalam air selama 8 jam atau semalaman

    2. Setelah direndam selama 8 jam atau semalaman, pisahkan kedelai dari kulitnya. Jika Anda menggunakan kedelai utuh, Anda harus membelahnya dengan cara meremasnya dengan gerakan menguleni. Aduk perlahan hingga kulitnya naik ke permukaan, lalu tuangkan air dan sekam ke saringan. Tambahkan air tawar dan ulangi sampai sebagian besar kulit telah lepas. Tetapi jangan khawatir jika beberapa kulit masih menempel.

    3. Masukkan kedelai ke dalam panci yang telah terisi air dan masak selama 30 menit. Saat memasak dan muncul busa, keluarkan dengan sendok bersih.

    4. Setelah 30 menit, tiriskan air dan keringkan kedelai dengan terus memanaskannya di dalam panci dengan api sedang selama beberapa menit hingga kering. Setelah itu, biarkan kedelai mendingin hingga di bawah 35°C.

    5. Pindahkan kedelai yang telah kering ke tempat yang luas seperti loyang untuk memanggang, hingga dingin dan biarkan beberapa saat. Selama proses ini, hindari menyentuh kacang dengan tangan, gunakan alat yang bersih sebagai gantinya.

    6. Setelah kedelai kering dan dingin (tidak terlalu dingin lebih baik), taburi dengan 1/4 sendok teh ragi tempe. Aduk dengan sendok bersih selama kurang lebih 1 menit agar ragi tempe tercampur merata. Proses pencampuran ragi tempe sangat penting untuk mengurangi risiko pembusukan dan fermentasi akan lebih cepat.

    7. Ambil 3 kantong plastik lalu bagi kedelai ke dua kantong dan tutup rapat. Tekan hingga rata dan pastikan ketebalan biji maksimal 3 cm. Kemudian lubangi pada jarak sekitar 1 cm dengan menggunakan tusuk sate bersih atau jarum yang tebal dan tajam. 

    8. Tempatkan biji yang telah dikemas ke dalam inkubator pada suhu 30 ° C atau di tempat yang hangat selama sekitar 36-48 jam di mana fermentasi tempe berlangsung, bungkus kacang kedelai menggunakan serbet/handuk bersih agar lebih hangat. Suhu terbaik untuk Tempe adalah sekitar 30 C. 

    9. Setelah 36 jam wadah harus terisi penuh dengan miselium putih dan seluruh isinya dapat diangkat secara utuh. Setelah itu, tempe siap dimasak sesuai selera.

    VALMAI ALZENA KARLA 

    Baca: Tempe Kaya Gizi, Tapi Jangan Juga Dimakan Mentah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.