Alasan Aktris Gillian Anderson Berhenti Pakai Bra

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gillian Anderson. Instagram.com/@gilliana

    Gillian Anderson. Instagram.com/@gilliana

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Inggris-Amerika Serikat Gillian Anderson mengakui bahwa dia tidak memakai bra lagi. Wanita berusia 52 tahun itu mengatakan hal tersebut dalam Instagram Live di mana dia menjawab pertanyaan dari pengikutnya yang bertanya tentang busana favorit yang ia gunakan selama lockdown.

    “Saya tidak memakai bra lagi. Saya tidak bisa memakai bra. Saya minta maaf,” kata aktris yang pernah membintangi serial seperti The X-Files, The Crown, dan The Fall ini, seperti dilansir dari laman The Star. “Saya tidak peduli jika payudara saya mencapai pusar. Saya tidak memakai bra. "Itu terlalu (sumpah serapah) tidak nyaman!"

    Komentar Gillian Anderson menjadi viral di Twitter dan banyak netizen wanita yang mendukung penuh keputusannya tak memakai bra lagi. Seorang netizen menulis: “Aku juga! 17 bulan isolasi/bekerja dari rumah, lalu pensiun... Gillian benar sekali, bra adalah alat penyiksaan! (Terutama untuk wanita!)”. Yang lain berkata: “Saya bersama @GillianA, belum memakainya selama 10 tahun. Ya untuk #NoBraNoProblem” Banyak yang berkomentar bahwa mereka memakai tank top dengan bra built-in atau bra crop top karena lebih nyaman.

    Ada banyak pro kontra tentang keputusan tidak memakai bra. Ada yang merasakan nyaman tidak memakai bra ada juga yang takut tidak memakai bra menyebabkan payudara kendur. Para ahli memiliki pendapat berbeda tentang hal ini. "Jika Anda tidak memakai bra, payudara Anda akan kendur," kata pakar kesehatan wanita Sherry Ross, seperti dilansir dari laman Shape. "Jika tidak ada dukungan jangka panjang yang tepat, jaringan payudara akan meregang dan menjadi kendor, terlepas dari ukuran payudara."

    ADVERTISEMENT

    Andrea Madrigrano, ahli bedah payudara dan profesor bedah di Rush University Medical Center di Chicago, mengatakan bahwa kendur lebih mungkin terjadi berdasarkan kepadatan payudara Anda. "Jika memiliki lebih banyak lemak daripada jaringan berserat (yaitu lebih besar), payudara cenderung melorot, dan untuk wanita berpayudara kecil, tidak ada manfaat struktural untuk memakai bra," jelasnya.

    Kedua ahli sepakat bahwa ada beberapa faktor yang berperan jika dan ketika kendur (istilah teknisnya "ptosis") terjadi, kesampingkan penggunaan bra. Ini termasuk berat badan, genetika, kehamilan, dan menyusui. Selain estetika, kurangnya penyangga yang tepat (yaitu tidak memakai bra) juga berpotensi menyebabkan rasa sakit. Efek paling cepat dari memiliki jaringan payudara yang tidak didukung adalah rasa sakit yang tajam atau terbakar di daerah dada, dan/atau nyeri dan sesak payudara. Ini bisa ringan atau parah, berlangsung berjam-jam, berhari-hari atau berbulan-bulan, tambahnya.

    Sementara selain kenyamanan, tidak memakai bra bermanfaat terutama bagi mereka yang mengalami iritasi dan berjerawat. Apakah Anda ingin mengenakan bra atau tidak saat berada di rumah — atau tidak sama sekali — pada akhirnya adalah masalah preferensi dan kenyamanan pribadi.

    Baca juga: Benarkah Tidak Memakai Bra Lebih Baik untuk Kesehatan Payudara?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.