Tips Menyimpan Daging Kurban Menurut Akademisi UGM

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menata daging kurban di atas alas daun pisang dan daun jati di Blitar, Jawa Timur, Minggu, 31 Juli 2020. Warga di daerah itu memanfaatkan dedaunan untuk membungkus daging kurban dengan tujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meminimalisir penggunaan plastik (diet plastik). ANTARA FOTO/Irfan Anshori

    Warga menata daging kurban di atas alas daun pisang dan daun jati di Blitar, Jawa Timur, Minggu, 31 Juli 2020. Warga di daerah itu memanfaatkan dedaunan untuk membungkus daging kurban dengan tujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meminimalisir penggunaan plastik (diet plastik). ANTARA FOTO/Irfan Anshori

    TEMPO.CO, Jakarta - Daging kurban yang diterima masyarakat pada Hari Raya Idul Adha tentu harus segera diolah. Kalau tidak, harus disimpan dengan benar agar daging tidak cepat membusuk. Dosen Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Nurliyani, mengatakan daging kurban harus dijaga higienitasnya.

    “Kualitas pangan yang dikonsumsi menentukan kualitas SDM, untuk membentuk manusia yang sehat dan produktif diperlukan asupan gizi yang cukup yang diperoleh dari konsumsi pangan yang memenuhi kaidah aman, bergizi, berimbang, dan beragam (AB3),” ujarnya seperti dikutip Tempo dari laman UGM, Jumat, 3 Juli 2020.

    Penyimpanan daging, lanjut Nurliyani, disarankan pada suhu di bawah lima derajat Celcius atau di atas 60 derajat Celcius karena tempat bersuhu lima hingga 60 derajat Celcius adalah area yang berbahaya mengingat bakteri dapat tumbuh cepat pada area tersebut.

    Menurut dia, daging kambing dapat disimpan tiga hingga lima hari di kulkas dan enam hingga sembilan bulan di freezer. Sementara itu, daging sapi dapat bertahan selama tiga hingga lima hari di kulkas dan empat hingga enam bulan di freezer.

    Selain itu, ia memaparkan kunci penyimpanan daging yang benar. Pertama, daging harus dibersihkan dengan baik namun daging kambing tidak perlu dicuci karena akan merusak. Kedua, pisahkan makanan mentah dan matang supaya tidak terjadi kontaminasi silang. Ketiga, makanan harus dimasak dengan sempurna. Keempat, tempatkan makanan pada suhu atau temperatur yang sesuai. Kelima, gunakan air serta bahan mentah yang aman.

    Tak lupa Nurliyani memberikan kiat agar daging kurban dikemas dalam kemasan kecil ketika disimpan dalam kulkas atau freezer. Kemudian daging kurban yang sudah dikeluarkan dari freezer hendaknya langsung dimasak semua atau tidak dikembalikan lagi ke dalam freezer karena akan menurunkan kualitas daging tersebut.

    AMELIA RAHIMA

    Baca juga: Ada Sisa Daging Kurban, Simpan dengan Cara Ini agar Lebih Awet


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.