Alasannya Minum Kopi Sebaiknya 30-45 Menit setelah Bangun Tidur

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kopi. Unsplash.com/Kira Auf Der Heide

    Ilustrasi kopi. Unsplash.com/Kira Auf Der Heide

    TEMPO.CO, Jakarta - Pecinta kopi punya banyak alasan untuk minum minuman favoritnya, dari rasa, ritual yang menenangkan, bahkan manfaat kopi untuk rambut. Tapi alasan yang paling banyak adalah kopi menjadi pembangkit semangat sepanjang hari itu sebabnya banyak yang meminumnya di pagi hari. Jadi jangan heran jika banyak orang meminumnya langsung begitu bangun tidur. 

    Tapi tahukah Anda bahwa ada waktu yang lebih efektif untuk mendapatkan manfaat kopi lebih besar? Dilansir dari Huffington Post, waktu yang terbaik adalah sekitar 30-45 menit setelah bangun tidur di pagi hari. Ini karena da pengaruh kortisol

    Kortisol adalah hormon stres tubuh. Hormon ini melayani fungsi penting dalam tubuh.  Di pagi hari, hormon ini secara alami melonjak, bersama dengan adrenalin, untuk memberi kita energi dan membantu kita fokus. Jadi melengkapi ekstra kortisol dengan kafein adalah pemborosan karena sudah ada lonjakan energi alami.

    Jadi, lebih baik menunggu kadar kortisol menurun sebelum mengonsumsi kafein akan lebih efektif untuk mendapatkan sumber energi lain. Itu sekitar 30-45 menit setelah bangun tidur. Jadi, setelah sentakan energi dari kortisol, akan ada tambahan energi lain dari kafein. 

    ADVERTISEMENT

    Selain itu, menambahkan kafein ketika tubuh sudah memiliki kortisol tinggi dapat menyebabkan perasaan gelisah, bahkan sedikit sensitif terhadap kopi. “Ada beberapa ilmu di balik mengisolasi kafein dan kortisol puncak sehingga mereka tidak saling berhadapan dan memiliki efek negatif dalam tubuh [seperti kegelisahan],” jelas Tracy Lockwood Beckerman, ahli diet terdaftar dan penulis “The Better Period Food Larutan." "Pada dasarnya Anda ingin kafein dalam kopi bersinar sebagai artis solo dan tidak terpengaruh oleh efek kuat kortisol."

    Dia menjelaskan bahwa berkat kortisol, kewaspadaan dan fokus cenderung memuncak 30-45 menit setelah Anda bangun. "Jadi untuk merasakan sensasi kafein yang sebenarnya, Anda mungkin ingin menunggu sebentar sebelum menyesap kopi Anda, yang akan membuat kortisol menjadi lebih lembut," katanya.

    Namun, jika suka banyak kafein dan cenderung tidak gelisah karena kopi, tak perlu menundanya. Steven Gundry, ahli bedah kardiotoraks di The International Heart and Lung Institute Center for Restorative Medicine, mengatakan menggabungkan kafein dengan lonjakan energi pagi yang alami bisa menjadi cara yang bagus untuk melakukan tugas berat, seperti olahraga pagi.

    “Kortisol umumnya mulai meningkat sekitar jam 4 pagi, seperti halnya epinefrin (adrenalin), untuk membuat Anda siap untuk hari itu. Keduanya menyebabkan gula darah (glukosa) naik sehingga Anda memiliki banyak bahan bakar yang tersedia,” jelasnya. “Kafein dalam kopi juga meningkatkan glukosa, jadi jika Anda ingin bangun dan beraktivitas, terutama untuk berolahraga atau sekadar mengajak anjing jalan-jalan, minumlah secangkir kopi.”

    Tipa bagus lainnya adalah memastikan untuk menghidrasi tubuh sebelum minum kopi. Itu karena tubuh kehilangan sekitar satu liter air saat tidur, dan kopi adalah diuretik yang menarik air keluar dari tubuh lebih banyak lagi.

    Baca juga: Kopi Bisa Jadi Tidak Sehat jika Diminum dengan Cara Ini, Kata Ahli Gizi

    HUFFINGTON POST | EATTHIS.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.