Tidur Nyenyak Bantu Menurunkan Berat Badan, Ini 5 Caranya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Jcomp

    Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Jcomp

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidur yang berkualitas adalah kunci penurunan berat badan yang paling sering dilupakan. Itu sebabnya, pakar diet banyak yang menyarankan memprioritaskan istirahat, pemulihan, dan tidur. Sebaliknya, kurang tidur bisa menjadi penghalang proses penurunan ini. 

    Kurang tidur, atau pola tidur yang buruk, dapat menyebabkan perubahan metabolisme dan hormon, yang dapat menyebabkan peningkatan nafsu makan dan mengidam serta penurunan sensitivitas insulin.

    Penasaran bagaimana tidur bisa membantu menurunkan berat badan? Simak penjelasan yang dilansir dari Times of India, Selasa, 6 Juli 2021. 

    1. Meningkatkan metabolisme

    ADVERTISEMENT

    Tidur malam yang baik dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dibandingkan orang yang tidurnya buruk. Kurang tidur dapat menyebabkan disregulasi metabolik, yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

    2. Mengurangi stres

    Tidur yang cukup dapat mengurangi stres dan meningkatkan mood. Ada hubungan antara stres dan obesitas. Stres kronis dapat menyebabkan stress eating, di mana orang cenderung makan berlebihan, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan.

    3. Menyegarkan otak

    Meskipun otak tak pernah berhenti bekerja, organ itu tetap perlu istirahat. Tidur membuat pikiran tetap tenang dan memberikan waktu istirahat yang layak. Penting untuk memiliki tidur yang baik sebelum memutuskan sesuatu karena otak yang terus bekerja tidak dapat membuat keputusan yang tepat.

    4. Menambah energi

    Jika cukup istirahat, kemungkinan besar akan lebih energik keesokan harinya. Tubuh menghemat energi yang dimiliki selama jam tidur dan menggunakannya untuk tugas-tugas penting di hari-hari mendatang.

    5. Menambah kekebalan

    Virus dan infeksi lebih mudah menyerang jika kurang tidur. Saat tidur, energi yang digunakan untuk berbagai tugas tubuh hanya dapat digunakan oleh sistem kekebalan tubuh. Tidur malam yang baik memungkinkan tubuh memiliki kekebalan seimbang yang dapat melawan berbagai infeksi. Tubuh menyembuhkan dirinya sendiri saat tidur, cedera cenderung lebih cepat sembuh pada malam hari daripada di siang hari.

    Lamanya tidur yang dianjurkan adalah 7-9 jam setiap hari. Ada kebiasaan lain yang bisa dikombinasikan dengan tidur untuk membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kualitas tidur, yakni kurangi konsumsi kafein, batasi penggunaan layar dan gadget sebelum tidur, konsumsi makanan tinggi serat, dan cukup minum air putih. 

    Baca juga: 7 Tips Tidur Lebih Cepat untuk Wanita 40-an


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.