5 Tanda Anak Boleh Memiliki Ponsel Sendiri

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak main ponsel pintar. (Shutterstock.com)

    Ilustrasi anak main ponsel pintar. (Shutterstock.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Telepon seluler atau ponsel dapat membantu orang tua tertap terhubung dengan anak. Ketika memegang ponsel, anak bisa dihubungi kapan pun. Kini manfaat ponsel bagi anak bertambah selama di rumah saja. Anak-anak menggunakannya bukan hanya sebagai alat komunikasi, tapi juga hiburan dan belajar. 

    Ada makin banyak alasan orang tua memberikan ponsel pada anak. Tapi, apa pun alasannya, memberikan anak-anak handphone yang terhubung ke Internet di usia terlalu dini bukan keputusan yang bijak. Ada risiko dari peretas jahat, konten dewasa, dan kejahatan online umum.

    Di Inggris, penelitian Internet Matters menyebutkan bahwa rata-rata anak memiliki ponsel sendiri di usia 10 tahun. Tapi Bill Gates memberikan anak-anak mereka ponsel sendiri ketika usia 14 tahun atau ketika duduk di bangku SMA. 

    Carolyn Bunting, CEO organisasi e-safety Internet Matters mengatakan, setiap anak berbeda dalam hal kesiapan memiliki ponsel. "Apakah itu tanda kedewasaan atau ketenangan pikiran, orang tua tahu secara intuitif berapa usia yang tepat bagi anak mereka untuk diberikan smartphone," kata dia, dilansir The Sun. 

    ADVERTISEMENT

    Inilah beberapa pertimbangan orang tua sebelum memberikan ponsel pada anak. 

    1. Sudah bisa menangani uang dengan bijak

    Hal pertama adalah seberapa baik anak menangani uang dan apakah dia bisa mengatasi keinginan memiliki barang-barang mahal. Jika pikir mereka akan kalah, pertimbangkan kembali keputusan memberi mereka ponsel.

    2. Paham teknologi 

    Evaluasi seberapa paham teknologi anak dan apakah dia dapat melakukan operasi dasar di telepon.

    3. Bertanggung jawab 

    Apakah anak sudah memiliki cukup bertanggung jawab untuk membawa telepon sepanjang waktu bersamanya? 

    Banyak anak menggunakan ponsel secara tidak bertanggung jawab. Mereka akan mengunduh aplikasi yang berbeda atau akan main media sosial sepanjang hari. Ada baiknya untuk mempertimbangkan hal ini sebelumnya.

    4. Perlu dihubungi

    Sebelum menyerahkan telepon kepada anak, tanyakan pada diri sendiri apakah mereka benar-benar membutuhkannya. Jika mereka tidak memerlukan telepon,  dapat menunggu beberapa tahun lagi. Salah satu alasan anak memerlukan telepon adalah agar bisa dihubungi. Tapi sebaiknya pilih ponsel yang tepat. 

    5. Mematuhi instruksi 

    Terakhir, apakah mereka akan mendengarkan permintaan orang tua agar menggunakan telepon untuk waktu yang terbatas, atau apakah mereka akan terpaku pada ponsel sepanjang hari?

    Baca juga: Orang Tua Boleh Kasih Anak Gadget dengan Syarat Ini

    TIMES OF UNDIA | THE SUN 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji