3 Efek Buruk Self-Talk Negatif, Lebih Cemas Hingga Kehilangan Peluang Bagus

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita menutup telinga. Freepik.com/Jcomp

    Ilustrasi wanita menutup telinga. Freepik.com/Jcomp

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda merasa telah mengacaukan presentasi penting di tempat kerja. Anda pikir semua teman ibu telah menangani anak-anak mereka di rumah selama pandemi lebih baik daripada Anda. Anda terus-menerus menyalahkan diri sendiri karena tidak cocok dengan jeans favorit Anda dari sepuluh tahun yang lalu. Self-talk negatif atau pembicaraan diri yang negatif menyebalkan, tetapi itu juga sangat umum. Namun, tidak berarti bahwa tidak ada cara untuk melawan hal tersebut.

    Pembicaraan diri yang negatif persis seperti apa yang terdengar: Percakapan yang Anda lakukan dengan diri sendiri yang berfokus pada hal-hal negatif daripada hal-hal baik tentang Anda dan hidup Anda. Dialog batin apa pun yang menghalangi kemampuan Anda untuk percaya pada diri sendiri.

    Meskipun umum untuk merasa kecewa pada diri sendiri dari waktu ke waktu, self-talk negatif sering kali berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih jahat. Katakanlah Anda mendapat umpan balik yang kurang bagus tentang proyek di tempat kerja. Berpikir, Ugh, saya melakukan pekerjaan yang buruk dalam hal ini, saya tidak pandai dalam apa yang saya lakukan, dapat dengan cepat beralih ke pikiran seperti, saya seharusnya tidak mendapatkan pekerjaan ini sejak awal, saya tidak pantas bekerja di sini dan saya mungkin akan dipecat.

    Penting untuk dicatat bahwa self-talk secara umum tidak berbahaya dengan sendirinya. “Sudah pasti normal dan sangat umum untuk berbicara dengan diri sendiri,” kata psikolog Dr. Jeannette R. Bergfeld, dari Therapy Group of DC.

    ADVERTISEMENT

    Umumnya, kita mulai berbicara kepada diri sendiri karena kita merasakan beberapa jenis emosi, seperti marah, gugup, letih, cemas, atau hanya mencoba untuk fokus. "Membicarakan diri sendiri bisa menjadi alat yang menenangkan diri saat stres atau takut," kata psikolog Dr. Heather Stevenson, seperti dilansir dari laman Purewow. "Kami melakukan ini ketika kami berbicara sendiri melalui pengalaman menakutkan atau stres dengan meyakinkan diri sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja atau bahwa kita akan melewati apa pun masalahnya."

    3 Efek Buruk dari Self-Talk Negatif

    1. Anda Mungkin Merasa Lebih Cemas atau Depresi

    Dr. Stevenson mencatat bahwa “berbicara kepada diri sendiri dapat jatuh ke dalam wilayah yang tidak membantu ketika suara batin [yang] saya sebut sebagai 'kritikus batin' muncul. Kita semua memiliki suara hati ini, suara yang memberitahu Anda bahwa Anda melakukan kesalahan atau meremehkan Anda dengan cara lain. Terjebak dalam dialog kritikus batin dan memercayai segala sesuatu yang dikatakan suara Anda sering kali dapat menyebabkan peningkatan kecemasan, depresi, dan harga diri rendah. Banyak pekerjaan yang saya lakukan dengan klien adalah mengidentifikasi dan memisahkan diri dari kritik batin itu dan belajar kapan dan bagaimana tidak mendengarkan suara itu.

    2. Anda Mungkin Terjebak dalam Lingkaran Negatif

    Begitu Anda mulai merendahkan diri sendiri, akan sulit untuk berhenti. “Kadang-kadang ini dapat menyebabkan perenungan yang tidak produktif, di mana Anda hanya memikirkan berulang-ulang di kepala Anda tanpa mereka benar-benar pergi ke mana pun atau mengarah pada kesimpulan apa pun,” jelas Dr. Bergfeld. “Jika Anda melihat ini terjadi, cobalah membuat jurnal tentang hal itu atau berbicara dengan orang yang dicintai atau terapis. Menulis dan berbicara dengan orang yang aman biasanya merupakan cara yang jauh lebih efektif untuk mengatur dan memahami pikiran kita.”

    3. Anda Mungkin Kehilangan Peluang

    Terus-menerus berbicara kepada diri sendiri membelokkan persepsi Anda tentang kemampuan Anda. Jika Anda telah mengkondisikan otak Anda untuk melihat diri Anda sebagai orang yang gagal, Anda cenderung tidak mengambil keuntungan dari hal-hal yang berpotensi menakjubkan yang menghampiri Anda. Katakanlah Anda sering mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda tidak akan pernah menemukan pasangan. Akhirnya Anda akan percaya bahwa Anda tidak layak untuk dicintai. Ketika teman Anda mencoba menjodohkan Anda dengan rekan kerja barunya, Anda menolak tawaran itu karena Anda menganggap Anda akan mengacaukannya. Bagaimana jika Anda pergi berkencan dan bertemu cinta dalam hidup Anda? Self-talk negatif tidak hanya mengacaukan Anda di masa sekarang, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memengaruhi masa depan Anda.

    Baca juga: 8 Langkah Mulai Perawatan Diri Sendiri dari Self Talk Hingga Menikmati Alam


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?