Simak Berbagai Upaya Pencegahan Penuaan Dini

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penuaan Dini/Bisnis.com

    Penuaan Dini/Bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penuaan dini atau premature ageing seakan menjadi momok bagi manusia dan berusaha untuk dihindari. Penuaan (ageing) tidak bisa dihindari oleh seluruh umat manusia. Namun, terdapat beberapa orang yang sudah mengalami penuaan sebelum waktunya. Penuaan dini merupakan tanda akan penuaan lebih dahulu daripada biasanya. Secara ilmiah, penuaan dini terjadi ketika usia biologis (tubuhnya) lebih tua dibandingkan usia kronologisnya (usia sebenarnya). 

    Terdapat beberapa tanda dan gejala penuaan dini, seperti garis halus pada wajah, kerutan, uban, bintik hitam karena matahari, kulit kering atau gatal, kulit kendur dan cekung, rambut rontok, serta hiperpigmentasi di sekitar dada. Penuaan dini ini dapat terjadi karena genetika, lingkungan, status sosial dan ekonomi, gaya hidup, dan paparan sinar matahari. 

    Penuan dini ini dapat dicegah atau dikurangi dengan treatment medis ataupun usaha pribadi. Sebagai individu, manusia dapat mencegah terjadinya penuaan dini tergantung gejala penuaan yang terjadi pada dirinya. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara-caranya sesuai gejala penuaan dini yang dialami:

    Bintik hitam dan hiperpigmentasi

    ADVERTISEMENT

    Jika menemukan hal ini, manusia dapat menggunakan tabir surya (sunscreen) dengan tingkat SPF minimal 30 SPF sebagai penggunaan harian. Menggunakan skincare yang memiliki kandungan lidah buaya (aloe vera), vitamin C, serta alpha hydroxy acid. Serta, jika mengalami hiperpigmentasi, dapat mencari produk kecantikan yang mengandung retinol.  

    Kulit kering dan gatal

    Gejala ini cenderung berasal dari gaya hidup sebab gejala ini menunjukan bahwa tubuh sedang mengalami dehidrasi. Demi mengurangi gejala ini dapat dimulai dengan meminum air yang cukup untuk menjaga hidrasi tubuh. Kemudian, mandi menggunakan air hangat dengan waktu yang relatif singkat. Serta, mengaplikasikan pelembab (moisturizer) ke seluruh tubuh. Selain itu, dapat menggunakan produk kecantikan yang mengandung hyaluronic acid

    Kulit keriput 

    Jika mengalami gejala ini, pencegahan dapat dimulai dengan penggunaan SPF 30 serta mengurangi paparan sinar matahari ke tubuh. Selain itu, menghidrasi tubuh dengan meminum air yang cukup dan memberi pelembab pada tubuh. Serta, menggunakan produk kecantikan yang mengandung ekstrak teh hijau (green tea), vitamin A, vitamin C, retinol, dan anti oksidan. Serta, berhenti merokok untuk mencegah kerusakan kulit lebih lanjut.

    Rambut rontok

    Jika mengalami rambut rontok dan merasa rambut semakin tipis, pencegahan dapat dimulai dengan menggunakan sampo dan conditioner untuk rambut rontok. Kemudian, memilih makanan yang mengandung nutrisi tinggi serta menambah multivitamin atau suplemen vitamin. Hal ini demi membantu tubuh untuk membuat keratin yang dapat mengurangi penuaan dini pada rambut.

    JACINDA NUURUN ADDUNYAA 

    Baca: 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Menyebabkan Penuaan Diri pada Kulit


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.