7 Makanan dan Minuman Ini Bisa Merusak Kesehatan Hati

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi minuman bersoda (Pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Hati atau lever adalah salah satu organ terbesar dan terpenting yang  melakukan banyak tugas untuk menjaga tubuh kita berjalan dengan lancar, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC Amerika Serikat. Organ ini menyaring produk limbah hingga memproses makanan, alkohol, dan obat-obatan. 

Menurut Hopkins Medicine, hati melakukan lebih dari 500 fungsi yang berbeda untuk membantu mendukung tubuh. Organ ini menampung sekitar satu liter suplai darah tubuh dan menghasilkan empedu, yang membantu mengatur proses diet dan membuang produk limbah. Hati juga membantu menyeimbangkan proses kimia tubuh. 

Karena organ ini sangat penting, maka perlu menjaga kesehatan hati. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, termasuk olahraga, makan makanan bergizi seimbang, menghindari racun, dan mendapatkan vaksinasi untuk mencegah penyakit lever. 

Beberapa makanan dianjurkan untuk menjaga kesehatan hati, seperti buah dan sayuran, biji-bijian kaya serat, unggas, dan ikan. 

Sebaliknya, ada makanan dan minuman yang bisa memperburuk kesehatan lever. Dilansir dari eatthis.com, inilah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin hati berfungsi optimal. 

1. Soda

Makanan atau minuman apa pun yang mengandung banyak gula perlu dihindari untuk melindungi kesehatan hati, menurut Healthline. Soda mengandung beberapa bahan yang bisa menyebabkan kerusakan hati, seperti kandungan gula yang tinggi, bahan kimia buatan, perasa, aditif, serta kurang nutrisi, meski itu variasi soda diet atau bebas kafein. 

2. Keripik

Keripik mengandung banyak garam. Dan, mengkonsumsi terlalu banyak garam memiliki efek negatif pada fungsi hati, menurut The American Liver Foundation. Daripada mengunyah keripik saat santai, lebih baik menggantinya dengan buah atau sayuran renyah. 

3. Alkohol

Hati membantu memecah alkohol, jadi ketika mengonsumsi bayak dalam waktu singkat, organ ini harus bekerja sangat keras untuk memetabolismenya. Itu sebabnya The American Liver Foundation merekomendasikan untuk membatasi asupan minuman keras ini. 

4. Kerupuk

Kerupuk tampak relatif tidak berbahaya, tetapi itu bukan pilihan yang baik untuk kesehatan hati. Makanan dengan karbohidrat atau gula olahan, sirup jagung fruktosa tinggi, dan roti putih, nasi, atau pasta bisa menjadi masalah bagi hati, menurut penelitian. 

5. Daging yang diawetkan

Daging yang diawetkan seperti ham atau salami mengandung banyak garam, dan mungkin pengawet. Jadi disarankan menghindari mengkonsumsinya. Sebagai gantinya, pilihlah daging tanpa lemak seperti ayam, kalkun, atau sandwich tuna.

6. Buah kalengan

Menurut sebuah studi pada 2013, konsumsi buah-buahan yang berlebihan sebenarnya dapat memasukkan terlalu banyak fruktosa ke tubuh, yang mungkin jadi masalah saat diproses oleh hati. Apalagi buah kalengan karena buah ini sering dikemas dengan sirup sakarin dan gula tambahan.  

7. Gorengan 

Makanan yang digoreng menawarkan banyak masalah bagi tubuh, dan hati adalah salah satu organ yang paling terpengaruh. American Liver Foundation menyarankan menghindari makanan yang digoreng dan makanan cepat saji jika ingin menjaga kesehatan hati. Banyak gorengan dilapisi tepung roti atau banyak mengandung susu, makanan lain yang jumlahnya perlu dibatasi untuk menjaga kesehatan hati. 

Baca juga: 7 Langkah Detoksifikasi dengan Cara yang Sehat






Regulasi FIFA: 8 Aturan Penonton Sepak Bola Sebelum Masuk Stadion

17 jam lalu

Regulasi FIFA: 8 Aturan Penonton Sepak Bola Sebelum Masuk Stadion

Terdapat aturan bagi para penonton sepak bola sebelum memasuki tribun stadion. FIFA telah memberikan 8 aturan terkait aturan tersebut.


Mengenal Ileus Paralitik, Gangguan Kontraksi Otot Usus yang Dapat Sebabkan Penumpukan Makanan

20 jam lalu

Mengenal Ileus Paralitik, Gangguan Kontraksi Otot Usus yang Dapat Sebabkan Penumpukan Makanan

Penyumbatan atau obstruksi usus akibat ileus paralitik sering disebut dengan pseudo-obstruction.


Apa itu Alergi Sulfit dan Penyebabnya?

1 hari lalu

Apa itu Alergi Sulfit dan Penyebabnya?

Zat kimia tertentu seperti sulfit rentan menyebabkan alergi


5 Kiat Mengonsumsi Makanan Saat Kondisi Lidah Mati Rasa atau Ageusia

1 hari lalu

5 Kiat Mengonsumsi Makanan Saat Kondisi Lidah Mati Rasa atau Ageusia

Saat makan atau minum lidah tak merasakan apa-apa menandakan kondisi ageusia


Badai Ian Mereda, Warga Kuba Protes Kekurangan Pasokan Makanan

2 hari lalu

Badai Ian Mereda, Warga Kuba Protes Kekurangan Pasokan Makanan

Kuba telah memulihkan listrik di sebagian besar wilayah Havana setelah dikacau oleh badai Ian.


Hindari 8 Aktivitas Ini Setelah Makan

2 hari lalu

Hindari 8 Aktivitas Ini Setelah Makan

Hal yang perlu dilakukan setelah makan adalah tetap bergerak, tetapi tidak melakukan gerakan intens atau berlebihan.


Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

2 hari lalu

Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

Karbohidrat dan protein adalah nutrisi yang diperlukan untuk pemulihan pasca-olahraga.


Mengapa Makanan di Restoran Terasa Lebih Enak?

2 hari lalu

Mengapa Makanan di Restoran Terasa Lebih Enak?

Dari pengalaman hingga peralatan, ada beberapa alasan yang membuat makanan restoran terasa lebih lezat daripada di rumah.


Ketahui Sindrom Frey, Sebab Berkeringat Ketika Makan

2 hari lalu

Ketahui Sindrom Frey, Sebab Berkeringat Ketika Makan

Kondisi ini pertama kali dilaporkan dalam literatur medis yang ditulis Baillarger pada 1853. Inilah sindrom frey, berkeringat ketika makan.


Mengenal Kalori Kosong, Terdapat dalam Jenis Makanan Apa Saja?

3 hari lalu

Mengenal Kalori Kosong, Terdapat dalam Jenis Makanan Apa Saja?

Semakin lama semakin banyak orang yang mengonsumsi makanan modern atau cepat saji. Padahal, makanan tersebut mengandung lebih banyak kalori kosong.